"Ada apa anda memanggil saya kesini?" Tanya Yechan kebingungan.
"Aku ingin kau membantuku Yechan." Ucap Hanbin.
"Dan jangan bilang siapapun, rahasia ini hanya boleh kita yang tau." Ucap Hanbin.
"Apa yang bisa saya bantu?" Tanya Yechan.
"Aku mengirimu pesan, bukalah pesan dariku." Pinta Hanbin dan Yechan menurutnya dan melihat Hanbin mengirimkan beberapa nomor yang ia kasih.
"Aku ingin kau melacak nomor dan keberadaan nomor ini secepatnya, aku ingin kau melakukannya." Ucap Hanbin.
"Saya tidak berani melakukan hal seperti ini." Ucap Yechan.
"Aku mohon, aku sedang dalam keadaan yang begitu susah, kau ingin berapa? Aku akan kasih sesuai apa yang kau mau." Tawaran Hanbin membuat Yechan berpikir lebih keras.
"Baiklah, saya akan kerjakan, tapi ini membutuhkan waktu yang lama." Ujar Yechan membuat Hanbin menepuk pundaknya dan tersenyum.
"Bagus, terimakasih Yechan." Ucap Hanbin dan pergi meninggalkan Yechan.
61
Sanha membawa Rocky ke ruang investigasi kantor polisi di daerah yang mereka tempati dan Minkyu sudah mendapat izin melakukan investigasi.
Minkyu dan Sanha kemudian duduk dihadapan Rocky, dan Sanha bertugas mencatat semua apa yang ia dapatkan dari pernyataan Rocky.
"Baiklah Tuan Rocky, entah mengapa kami hanya ingin bertanya saja dengamu tetapi mengapa kau kabur melihat kami seakan kau melakukan kejahatan yang besar?" Tanya Minkyu membuat Rocky berkeringan dingin.
"Baiklah, kita langsung masuk ke pertanyaannya, jawablah dengan jujur, apa yang kau lakukan empat tahun yang lalu dengan usaha mobil rongsokan itu." Tanya Minkyu.
Rocky tidak menjawab ia bahkan menunduk dan merasa takut untuk menjawab, Sanha pun mengeluarkan barang bukti yaitu potongan patung cupid, Rocky melihat itu langsung membulatkan matanya, ia bahkan tidak sanggup mengatakan sepatah katapun.
"Bisakah kamu mengatakan apa yang terjadi empat tahun yang lalu setelah melihat ini?" Tanya Sanha.
"Sa-saya tidak bisa mengatakannya, saya hanya disuruh dan membungkam." Lirih Rocky hingga terbata-bata.
"Jika kau tidak mengatakan kejadian sebenarnya, dan siapa yang membuatmu melakukan seperti ini terpaksa kau tidak bisa dibebaskan dan ditahan, apa kau mau?" Ancam Minkyu dengan tegas.
Rocky hanya terdiam dan menunduk, Sanha menghela nafas lalu keluar dari ruangan meninggalkan Minkyu dan Rocky, Sanha keluar dari gedung kepolisian dan mendapati Yeonjun yang berdiri seorang diri.
"Tuan Yeonjun?" Tanya Sanha yang melihat Yeonjun.
"Apa yang kau lakukan disini? Kau seorang polisi?" Tanya Sanha.
"Bukan, aku hanya ingin memberitahumu sesuatu." Ucap Yeonjun.
Yeonjun membawa Sanha pada bangku di depan gedung kepolisian, Suasana sedikit sepi, Yeonjun menghela nafas dan memulai percakapannya.
"Sebenarnya aku datang kesini untuk mempermudah tugasmu." Ucap Yeonjun membuat dahi Sanha mengkerut karena ia tidak dapat menangkap apa yang Yeonjun katakan.
"Sung Hanbin." Ucap Yeonjun membuat mata Sanha membulat.
"Bagaimana kau tau?" Tanya Sanha tidak percaya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Papi's Wishes [Haobin]
FanfictionHao yang mempunyai latar belakangi tidak memiliki kedua orang tua karena tragedi kecelakaan, lalu dia bertemu dengan Hanbin dan hidup bahagia bersamanya selamanya. Hao memiliki keinginan yang selalu apa yang ia mau, tetapi Hanbin selalu melarangnya...
![Papi's Wishes [Haobin]](https://img.wattpad.com/cover/360605790-64-k389035.jpg)