10

41 7 0
                                        

Di rooftop grey melihat riggs yang duduk  dan menatap langit. Grey mendudukkan dirinya di samping riggs lalu merangkul sang adek dan membuat riggs menatap kearah samping dan matanya melebar saat mengetahui siapa sebenarnya yang merangkul dirinya

"Sejak kapan kau disini dan sejak kapan kau berani membolos seperti ini?" Tanya grey ketika riggs akan mengeluarkan suaranya tetapi grey terlebih dahulu mebgeluarkan suaranya

"Kakak, kakak kapan datangnya ke sini kenapa gak kasih tau, lalu kakak datangnya sama kakak jasper kan ?" Tanya riggs yang tidak menjawab sama sekali pertanyaan dari jasper dan memilih berbalik bertanya kepada jasper

"Heh, pertanyaan kakak belum kau jawab sama sekali tapi kau malah berbalik tanya kepada kakak, ya kakak datang dengan kak jasper, kakak datang tadi pagi ke sini karena mengisi sosialisasi dan kakak sengaja tidak memberitahu mu karena kejutan saja"jelas grey

Grey akan selalu mengomel seperti itu jika adeknya tidak membalas perkataannya terlebih tetapi grey tetap akan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh adeknya

"Kak, aku rindu sama bunda apa bunda rindu juga sama aku kak?" Tanya riggs

"Tentu saja bunda akan rindu dengan anak anaknya kenapa tau bertanya seperti itu?"

"Kalau rindu kenapa tidak datang kembali, aku tau jika yang sudah mati tidak akan kembali lagi ke dunia ini kak, tapi aku selalu berharap ibu akan datang kembali ke sisi kita kak"

Riggs sejenak diam lalu menatap awan yang ada di langit, sedangkan grey masih menunggu lanjutan dari perkataan adeknya itu

"Aku memang sudah melihat wajah bunda, tapi itu saat aku masih belum berusia 1 tahun dan saat berusia itu alam bawah sadar kita tidak ingat apapun, jadi aku masih penasaran dengan wajah bunda kak, apa bunda mau mengajak ku ke sana"

"Heh, apa perkataan mu tadi mau ikut dengan ibu?"

"Kak, disini aku merasa kesepian kak, kakak dan kakak jasper selalu pulang malam ketika sudah masuk kampus jika libur kakak dan kakak jasper lebih memilih untuk tertidur di dalam kamar, kak vito dia mempunyai teman dekat yang selalu mengajaknya pergi kemana mana kak"

"Lalu kak bronte dia lebih memilih untuk belajar di dalam kamarnya ketika sudah selesai pun kak bronte memilih berdiam diri di kamar, aku ?, tidak ada seorang pun yang mengajak ku berbicara kak baik disini ataupun di istana, aku kesepian hanya bibi aella yang selalu berbicara dengan ku"

"Bunda tidak berbicara dengan ku karena bunda memilih disana dibandingkan dengan diriku disini, ibu pasti benci dengan diri hingga tidak mau bertemu dengan diriku walaupun hanya sekedar dalam mimpi "

Selama ini riggs tidak memiliki teman hanya bronte seorang yang menjadi teman kelasnya tetapi saat berada di rumah bronte akan pergi ke kamarnya hanya untuk sekedar tidur atau mengerjakan pekerjaan rumah

Aella sangat menyayangi anak dari alaska tetapi sekarang aella tidak bisa sesuka hati berkunjung ke kerajaan apalagi saat mereka di alam manusia

Aella sudah menjadi ratu dari kerajaan peri dan aella harus melaksanakan tanggung jawabnya dan hingga saat ini aella tidak bisa bertemu dengan anak anak

Riggs masih membutuhkan kasih sayang seorang ibu begitupun dengan yang lain,

"Kenapa ayah tidak nikah dengan bibi kalau iya di istana kita berdua akan selalu berbicara hingga larut malam dan kenapa paman van membunuh bunda, apa paman van sendiri tidak tau jika di sana ada bunda juga apa paman tidak bisa mengunakan kekuatannya apa"ujar riggs yang berkaca kaca hingga air matanya mengalir satu persatu

"Tapi itu tidak bisa riggs, kita dengan bibi berbeda tidak akan pernah sama sampai kapan pun apalagi bibi nikah dengan ayah itu tidak akan terjadi dan perkataan mu yang mengatakan bunda membenci mu karena tidak mau bertemu walaupun hanya dalam mimpi saja itu salah, bunda sangat menyayangi kita apalagi mu, kau sangat mirip dengannya dan bunda sangat mengharapkan jika kau ingin menjadi temannya ketika kakak tidak ada di istana tetapi kau malah mengatakan bunda membenci mu"

"Apa kau mau kakak memukuli mu ha?, kau berbicara melantur, paman van itu tidak sengaja membuat bunda meninggal riggs"

"Pukul aja pukul, kakak tidak akan bisa main tangan dengan diriku"

Memang benar dari perkataan riggs, grey tidak akan bermain tangan kepada saudaranya apalagi dengan riggs

Ketika riggs berbuat salah grey hanya menasehati riggs supaya tidak melakukan kesalahan apapun

Pernah satu hari, riggs memecahkan vas bunga kerajaan dan sebelumnya alaska mengatakan jika tidak ada yang boleh memecahkan apapun yang ada di istana

Dan saat riggs berlari di kejar pelayan untuk makan riggs menabrak vas bunga

Alaska tentu saja marah akan melayangkan tamparan ke riggs tetapi grey menghentikan alaska dan meminta grey untuk menghukum riggs

Alaska menyetujui itu. Grey hanya mengatakan untuk berhati hati saja dan mengantar riggs ke kamarnya

Grey memukul mukul udara, dia tidak ada keberanian untuk memukul atau bermain tangan keada adek adeknya

Grey membawa riggs kedalam pelukannya, seketika riggs menangis sesenggukan di dalam pelukan grey, grey hanya mengelus punggung adeknya yang menangis sudah lama atau bahkan tidak pernah grey melihat adek kecil nya menangis kembali saat beranjak remaja dan hari ini lah pertama kalinya grey melihat tangisan riggs

"Nangis Lah, sesuka mu tidak ada yang melarang kita memang harus menangis ketika kita benar benar tidak sanggup melakukan sesuatu, kakak malah senang jika adek kakak satu ini menangis karena kakak berhasil menjadi kakak yang di butuhkan saat saudaranya membutuhkan sandaran seperti ini"

"Tapi kakak sendiri bagaimana, kakak menanggung kesedihan kami tapi dengan siapa kakak membagi beban kakak?"  Tanya riggs yang melepaskan pelukannya

"Beban kakak akan hilang seketika saat adek adek kakak berada membantu kakak di dalam situasi apapun dan adek adek kakak bahagia selalu dengan itu juga kakak tidak akan sedih "

Grey terus mengelus punggung saudaranya itu dan memberikan kata kata penenang agar saudaranya tidak akan bersedih lagi

"Mau bertemu dengan bibi aella ?" Tanya grey

"Apa boleh?"

"Tentu saja boleh, kemaren malam sebelum kakak berangkat ke sini ayah sendiri yang bilang ke kakak kalau bibi aella ingin bertemu dengan mu dan ayah akan memberi pengamanan jika kau ke sana nanti, kau mau ?"

Riggs menganggukkan kepalanya sudah lama dia tidak bertemu dengan aella di karenakan harus mengerjakan pekerjaan sekolah, jika pun dia tidak mengerjakan pekerjaan sekolah ayahnya tidak akan marah

"Kalau gitu, kakak temani ke toilet untuk membasuh wajah mu "riggs kembali menganggukkan kepalanya lagi

Grey membantu riggs berdiri dan pergi ke toilet

of the netherworld ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang