Setelah beberapa bulan, Nathan memutuskan untuk kembali bekerja.
"Sayang... aku berangkat dulu ya, baik baik anak papa" ucap Nathan sambil mencium kening nasya
"Hati-hati papa" ucap nasya memeluk Nathan
Setelah Nathan berangkat kerja, nasya kini menuju ke dapur. Sesuai yang sudah ia rencanakan, ia akan membuat roti.
"Lets start" ucap nasya antusias
Setelah membuat adonan, kini nasya memasukkan adonan untuk di oven, hingga rotinya dirasa sudah matang. Setelah itu ia segera menuju kamar tidur untuk melihat baby twins.
"Sayang kalian anteng banget sih" ucap nasya menoel pipi varo
OEK OEK OEK
"dih baru mama toel udah nangis baby varo nya" ucap nasya
"baby ara anteng ya nak" ucap nasya
Nasya pun memberi asi kepada kedua anaknya.
Setelah itu, Nasya keluar rumah untuk membagikan rotinya untuk pedagang sayur komplek.
"Pak Agus!" Panggil Nasya
"Kenapa neng?" jawab pak Agus
"Ini pak buat sarapan" ucap Nasya
"Repot-repot neng, makasih neng. Semoga Allah balas kebaikan neng" ucap Pak Agus
"Aamiin pak, mari pak" pamit Nasya
______________
Siang ini Nasya bergegas menuju ke kantor Nathan. Ia menitipkan baby twins kepada bundanya. Nasya berangkat diantar supir pribadi bundanya.
Tok tok
"Masuk" jawab Nathan
Nathan mengira yang akan masuk adalah karyawannya.
Nasya pun masuk, Nathan belum menyadari karena ia terlalu sibuk dengan dokumen dokumen yang ada dimejanya.
"Sayang" panggil Nasya
Nathan langsung mendongak, ia langsung tersenyum melihat istrinya didepan matanya.
"Sini!" Ajak Nathan
Nasya pun menuju ke arah Nathan untuk menyalimi Nathan dan Nathan pun mencium kening nasya.
Setelah itu, ketika hendak menuju sofa, Nathan tiba-tiba menarik Nasya untuk duduk di pangkuannya. Tentunya Nasya memberontak.
"Ih el, jangan gini ini kamu di kantor loh. Nanti kali ada yang liat gimana?"
"Ga akan sayang" ucap Nathan
"Udah gini dulu, aku tuh masih pengen gini. Kalo dirumah gak bisa karena ada si kembar" ucap Nathan
Nasya terkekeh
"Aku bawain makan siang, mau aku suapin?" Tanya Nasya
"Mau banget disuapin sama mama nasya"
"Lepas dulu, gimana mau ambilnya" ucap Nasya beranjak dari pangkuan Nathan.
Nasya menyuapi Nathan dengan telaten, bahkan Nathan pun memakan masakan nasya dengan lahap.
KAMU SEDANG MEMBACA
NATHASYA [END]
Teen FictionDijodohkan dengan seorang mostwanted ketua geng motor? Perjodohan? Nikah muda? Nasya dan Nathan menikah disaat SMA perjodohan yang dilakukan oleh kedua orangtua mereka berdua. Di umur yang masih mudah untuk menjalani rumah tangga. Bagaimana kehid...
![NATHASYA [END]](https://img.wattpad.com/cover/344798371-64-k386958.jpg)