5

338 27 0
                                        

oOo

.
.
.
.

Suara tamparan itu teredam oleh nyaringnya music yang dimainkan oleh seorang DJ wanita di atas panggung sana. Hanya beberapa orang yang berdiri disekeliling mereka yang mendengar dan menyaksikan apa yang tengah terjadi.

Jari jemarinya terangkat untuk mengusap pipi kiri yang terasa kebas akibat tamparan seorang gadis dihadapannya. Siapapun yang melihat pasti mengetahui kalau gadis itu sedang dipenuhi rasa amarah hanya dengan melihat ekpresi wajah dan tatapan bengisnya pada si pria.

"Tega lo Jun! bisa-bisanya lo perlakuin gue kayak gini!" bukannya merasa bersalah, Arjuna malah tersenyum mendengar perkataan gadis itu.

"Tega darimananya Alya?" ucapnya dengan nada santai. Alya mendatangi Arjuna kesalah satu club ternama setelah menonton story milik teman Arjuna dan menemukan bahwa kekasihnya sedang bercumbu dengan seorang gadis lain.

"Lo gak ngerasa bersalah?! Jelas-jelas lo selingkuh Arjuna!" bentak Alya

Arjuna terkekeh.

"Siapa yang selingkuh disini Alya?"

Alya terdiam, dia tidak bodoh dengan maksud perkataan Arjuna. Laki-laki itu tengah menghinanya.

Arjuna mendekat kearah Alya menempatkan tangan lebar pemuda itu di pipi sang gadis.

"Dari awal bukan salah gue Al, lo nya aja yang emang sasimo dan emang gak pantes buat diseriusin"

Setelah menghina gadis itu Arjuna pergi meninggalkan club malam itu, meninggalkan Alya yang terdiam juga gadis yang menemaninya tadi.

Arjuna berjalan kearah parkiran dimana motornya terparkir rapi, moodnya berubah menjadi jelek sekarang tapi dia cukup puas setelah mendapat reaksi yang dia mau dari gadis itu. Pemuda itu memakai helmnya dan mulai menjalankan motor sportnya.

Bukan tanpa alasan Arjuna menjadi seorang bajingan yang gerap memainkan perasaan perempuan seperti ini, hingga sekarang sudah tak terhitung berapa banyak gadis yang hatinya dilukai oleh Arjuna, tetapi perempuan yang menjadi target bagi Arjuna bukanlah para gadis yang masih single atau memiliki idealis sendiri terhadap sebuah hubungan.

Melainkan, para perempuan yang sudah memiliki kekasih, dia memanfaatkan wajah tampan dan mulut manisnya untuk merayu para perempuan itu.

Seperti kata pepatah tidak ada asap kalau tidak ada api. Banyak yang mengatakan bahwa seringkali laki-laki selingkuh tapi faktanya tak kalah banyak juga perempuan yang berselingkuh dan Arjuna kecil menjadi saksi dari hal itu.

Ayah Arjuna adalah seorang family man yang sangat pekerja keras, dia mencoba memenuhi semua kebutuhan istri dan anaknya walaupun usaha yang dijalankan oleh ayahnya kerap kali naik turun tapi beliau selalu bisa menuruti segala permintaan sang istri ataupun permintaan Arjuna.

Hingga ketika usaha ayahnya mulai sangat menurun dan kerap kali mengalami kerugian dan tidak bisa lagi terus menerus memenuhi kebutuhan keluarganya memulai sebuah konflik dalam keluarga kecil Arjuna.

Ibu arjuna yang memang memiliki sifat boros mulai sering marah-marah dirumah karena kurangnya uang yang diberikan pada dirinya, ayahnya berusaha menenangkan istrinya dan meminta pengertian tetapi tetap saja mereka akan berakhir diam-diaman.

Arjuna kecil lebih dekat dengan sang ayah dibanding sang ibu jadi setiap kali kedua orang tuanya bertengkar maka Arjuna memilih untuk mendatangi ayahnya dan mereka berdua berakhir menghibur satu sama lain.

Kala itu ibu Arjuna mulai sering bepergian ketika siang hari dimana ayahnya bekerja dan Arjuna sekolah, hingga pada suatu hari ketika Arjuna pulang dari sekolah dia melihat seorang pria tak dikenal diruang tamu rumahnya tanpa mengenakan atasan apapun. Lalu sang ibu keluar dari kamar hanya menggunakan sebuah kaus kebesaran dan menatap terkejut pada dirinya.

Messed Up Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang