⚠️peringatan ⚠️
Banyak typo mohon dimaklumin
__________
Setelah memasak dunk meletakkan masakannya di meja makan dan pergi ke kamar untuk memanggil joong untuk sarapan
"Phi Joong ayo sarapan"Ucap dunk
Mereka makan dengan tenang, setelah makan dunk berucap "apakah masakan ku enak?"Joong menoleh menatap dunk "enak aku menyukainya" Dunk tersenyum lega saat joong mengatakan makanannya enak
"Kau beristirahatlah, aku akan beres beres sebentar"
Ucap dunk ingin beranjak dari tempat duduk tapi segera di cegah oleh Joong
"Biar aku membantu mu" Ucap Joong dan membawa piring kotor
"Tidak perlu aku bisa sendiri, kau beristirahatlah di kamar" Ucap dunk"Aku baik baik saja" Ucap joong sambil mencuci piring, dunk pun mengalah membiarkan Joong mencuci piring
Setelah membersihkan dapur joong menghampiri dunk yang sedang mengerjakan tugas kuliah dari dosen
Merasa ada yang menghampiri dunk pun membalikan badannya dan melihat joong
yang tersenyum tipis menghampirinya"Apakah kau sudah selesai"ucap dunk, joong mengangguk
" Aku akan pulang kerumah ku, Terima kasih telah merawat ku" Dunk mengangguk dan tersenyum "sama sama, apakah kau sudah sehat" Ucap dunk
"Aku sudah sehat, aku akan menelpon temanku untuk menjemputku" Ucap joong .
"Berhati hatilah"
Ucap dunk sambil melambaikan tangan
Joong tersenyum dan ikut melambaikan tangannya.𝗗𝗶 𝗣𝗮𝗿𝗸𝗶𝗿𝗮𝗻
Joong menghampiri mobil berwarna hitam dan membuka pintu mobil
Joong menatap seseorang sedang menunggu dirinya
Dia adalah Pond naravit sahabat sekaligus tangan kanan Joong
Pond menoleh melihat Joong sudah duduk manis di sampingnya
"Data yang kau inginkan sudah ada di ruangan mu, kita akan pergi kemana? " Ucap Pond
"Hmm, kantor"
Pond menggangguk
Menyalakan mesin mobil dan menjauh dari apartemen𝗞𝗔𝗡𝗧𝗢𝗥
Pond berjalan dengan ekspresi datar menenteng map menuju ruangan tuannya
Begitu sampai di depan pintu yang menjadi tujuannya. pond mengetuk pintu berkali kali"Masuk"pond langsung membuka pintu dan menghampiri tuannya
"Ini data yang tuan minta "pond meletakkan sebuah map biodata seseorang di atas meja tuannya dan membungkuk hormat sebelum pergi meninggalkan ruanganan tersebut
Joong tatap map yang kini ada di atas meja kerja miliknya dan mulai membaca satu persatu biodata. Kertas berisi identitas seseorang
Nama: Dunk Natachai Boonprasert
TL: 1 Oktober 20**
Status: Mahasiswa jurusan tekhnik komputer
Orang tua: Warittorn boonprasert & Patwarun Boonprasert
Tinggal: Apartemen Jl ****
Hobi: balap liar
Catatan: Dunk adalah mantan siswa heathfield International School, orang tua dunk meninggal karena kecelakaan 5 tahun yang lalu.
Setelah membaca biodata tersebut Joong mengambil handphone dan menelpon seseorang
"Awasi pemuda yang bernama dunk natachai boonprasert, ikuti setiap kegiatan yang dia lakukan jangan sampai ada yang terlewat dan kirimkan satu anak buah untuk menjaga dunk saat kuliah
__________
𝗣𝗮𝗴𝗶 𝗵𝗮𝗿𝗶 ☀
Drrttt.... Drrrtttt... DrrtttDunk mengeryitkan dahinya ketika alarm ponsel berbunyi, Dunk mengerjapkan mata nya yang masih lengket, ia mengucek matanya yang gatal dan mendudukkan dirinya di kasur untuk mengumpulkan nyawanya
Dunk melihat jam dinding dikamarnya menunjukkan pukul 06.24 dunk yang hari ini ada kelas pagi segera ke kamar mandi
Butuh waktu 25 menit untuk bersiap-siap
Celana jeans berwarna hitam dan kemeja berwarna putihKeluar dari apartemen menuju parkiran
Menaiki motor ninja miliknya dan menyalakan motornya tapi entah kenapa dunk merasakan ada yang aneh dunk menoleh dan melihat sekitarnya tidak ada seseorang pun, tanpa mengambil pusing dunk pun mulai melajukan motor nya menuju universitas.Tanpa dunk sadari ada seseorang memerhatikan gerak gerik dirinya dari jauh

KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine
Short StoryBagaiman jika seorang mafia ternama yang dikenal dingin dan kejam terobsesi kepada lelaki manis " Aku ingin sekali mengurungnya dan menciumnya" ⚠️Peringatan⚠️ BxB Area Mohon di harap bijaksana dalam memilih bacaan anda