⚠️peringatan ⚠️
Banyak typo mohon dimengerti
(Mungkin cerita ini tidak nyambung)__________
𝙈𝙖𝙧𝙠𝙖𝙨
Mereka semua telah sampai di markas"Apakah kau tidak papa dunk" Ucap Ohm cemas melihat luka di wajah dan dilengan dunk
Sebagai responnya dunk hanya mengangguk bahwa dia tidak papa
"Obati luka kalian, aku ingin pulang" Dunk menaiki motornya
"Apa kau tidak mengobati luka mu itu terlebih dahulu, kau lah yang terluka lebih parah dari kami"ucap Perth
"Gue bisa sendiri, setelah sampai nanti gue obatin" Perth mengangguk
"Gue pergi" Dunk melajukan motor nya dan meninggalkan halaman markas
_____
Hari sudah sangat malam tapi dunk enggan untuk pulangIa memberhentikan motor di jembatan🌉
dunk menatap langit malam yang indah dengan tatapan datar
Dunk menutup matanya dan menikmati dinginnya malam
"Dunk kangen kalian" Batin dunk
Drtt... Drtt..
Suara dering telpon membuat dunk membuka mata nya, ia mengambil dan melihat nama phuwin yang tertera di ponselnya
Tanpa menunggu lama dunk mengangkat telponnya
"Hmm"
"Apakah kau sudah pulang"
"Ya aku sudah pulang" Ucap dunk berbohong
"Sudah kau obati luka mu"
"Iya" Ucap dunk berbohong lagi
"Udah malem sebaiknya kau tidur"dunk mengalihkan pembicaraan dan menyuruh phuwin untuk tidur
"Tap-"
.
"Gak usah tapi tapian, tidur PHUWINTANG!! " Ucap Dunk memotong pembicaraan phuwinDunk mendengar suara helaan napas phuwin dari telpon
"Makasih ya udah bantuin aku"
"Ya, gue tutup"lanjut dunk dan mendapatkan balasan iya dari phuwin
Tut..
Dunk menghela napas panjang dan pergi menuju apartemen
Setelah sampai dunk segera menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang kotor
10 menit kemudian dunk sudah selesai dengan mandinya, setelah itu ia segera menuju ke lemari , ia memilih memakai baju kaos dan celana pendek
Merasa haus dunk segera menuju dapur dan meminum air putih yang ia dapat dari kulkas, setelah itu dunk segera menuju ke kamar
Tanpa mengobati lukanya dunk memilih untuk tidur
Ia menaiki kasur dan berbaring
dia menutup kedua matanya dan terlelap dalam tidur karena ia sudah lelah
ia tidak memperdulikan luka di wajah dan di lengannya
__________
Setelah sampai Joong keluar dari mobilnya"Aku tidak sabar bertemu denganmu" Ucap Joong menatap gedung apartemen dunk
Pria kekar dan berotot itu melangkah memasuki apartemen dengan kotak obat di tangan nya
Lelaki itu memasuki apartemen dunk dengan mudah karena Joong tau password nya
Ceklek..
Bunyi knop pintu terbuka, disana Joong masuk ke kamar dunk

KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine
Short StoryBagaiman jika seorang mafia ternama yang dikenal dingin dan kejam terobsesi kepada lelaki manis " Aku ingin sekali mengurungnya dan menciumnya" ⚠️Peringatan⚠️ BxB Area Mohon di harap bijaksana dalam memilih bacaan anda