Dalam catatan sejarah Kekaisaran, pusat kekuasaan terletak di ibu kota, menghubungkan empat Kerajaan besar yang masing-masing memiliki kekuatan unik. Setiap Kerajaan berperan penting dalam menjaga keseimbangan wilayah Kekaisaran, mulai dari timur hingga barat, dari utara hingga selatan.
Di timur, berdirilah Kerajaan Zerania, dipimpin oleh Duke Jergan Loizh, yang mana keluarganya terkenal akan kekuatan penghancur yang luar biasa. Simbol kebanggaan mereka adalah harimau putih yang mengaum, melambangkan kekuatan tak terbendung yang mampu menggetarkan musuh-musuh
Bergerak ke selatan, terdapat Kerajaan Lucarn, di bawah pemerintahan Marcelius Caineus dan Revalia Sanea. Keluarga ini dianugerahi kekuatan penyembuhan, yang telah menyelamatkan banyak jiwa dan memulihkan negeri dari berbagai bencana. Lambang mereka adalah mahkota dewa dengan simbol salib besar, simbol anugerah ilahi yang mereka warisi.
Di sebelah barat, berdiri Kerajaan Vertnalta, dengan pewaris takhtanya Haxlegard Hersy, Putra dari Marquess Ji Vertnalta. Keluarga Vertnalta dikenal sebagai penguasa angin dan elemen alam, mampu mengendalikan kekuatan alam dengan baik. Lambang kerajaan mereka adalah elang dengan sayap terbentang, dikelilingi oleh pusaran angin, mencerminkan kendali mereka atas kekuatan alam.
Terakhir, di bagian utara, berjaya Kerajaan Labestia, dipimpin oleh Taecy Armaleon, dengan penerusnya, Lyivenna Veronica, yang merupakan sahabat dekat Haxlegard Hersy dari Vertnalta. Kerajaan ini dikenal karena kekuatan pertahanannya yang kokoh, menjadikan mereka benteng terakhir yang tak tertembus. Lambang mereka adalah pedang dengan kupu-kupu bertengger di gagangnya, simbol kekuatan yang mematikan namun tetap anggun.
...
Gambaran posisi strategis keempat keluarga Kerajaan yang melindungi Kekaisaran utama :
Pada barisan terdepan, ada Kerajaan Zerania yang memiliki kekuatan Penghancur.
Pasukan Kerajaan Zerania selalu berada di garis terdepan, tempat yang paling berbahaya. Jergan Loizh dan para prajurit Kerajaannya, yang dianugerahi kekuatan Penghancur, menjadi ujung tombak serangan. Mereka adalah tameng pertama yang bertemu dengan musuh, melepaskan kekuatan destruktif yang mampu menghancurkan barikade, dinding, dan pasukan musuh hanya dalam satu serangan.
Setiap langkah di medan perang, mereka membawa kehancuran, dengan harimau putih yang mengaum sebagai simbol ketakutan bagi musuh. Keberanian dan kekuatan Penghancur mereka adalah kunci untuk membuka celah dalam pertahanan musuh.
Di barisan tengah dan belakang, adanya Kerajaan Lucarn yang mana memiliki kekuatan Penyembuh.
Pasukan Kerajaan Lucarn, yang dipimpin oleh Marcelius Caineus dan istrinya yang seorang saint, Revalia Sanea, menempati posisi yang sangat strategis. Kekuatan penyembuhan mereka begitu berharga dalam mempertahankan ketahanan dan fisik pasukan. Di saat pasukan barisan depan terluka atau hampir kalah, para penyembuh dari Lucarn hadir untuk menyembuhkan, seperti luka-luka kritis, dan menghidupkan kembali harapan dalam peperangan.
Mahkota dewa dengan simbol salib besar menjadi lambang harapan yang mengalir di medan perang. Mereka jarang terlibat di tengah konflik fisik, namum peran mereka sangat penting untuk menjaga keseluruhan pasukan tetap kuat.
Kerajaan Vertnalta dengan kekuatan Pengendali, menempati barisan samping dan mengisi di udara.
Pasukan Kerajaan Vertnalta, yang dipimpin oleh Grand Duke Vertnalta, mengendalikan sisi medan perang. Mereka tidak hanya bertempur di tanah tetapi juga memanfaatkan kekuatan udara. Dengan kemampuan mereka untuk mengendalikan elemen, terutama angin, Vertnalta menguasai ruang yang jauh lebih luas. Mereka bisa mengirim serangan udara, atau mempercepat pergerakan pasukan, dan menciptakan badai atau kabut untuk mengelabui musuh.
Elang bersayap lebar yang dikelilingi oleh angin menjadi simbol kehormatan mereka, dan mereka mampu membuat medan perang berpihak pada mereka, menghancurkan formasi musuh dari jarak jauh, tanpa harus masuk ke dalam pertarungan langsung.
Dan terakhir, Kerajaan Labestia yang berkekuatan Pertahanan hadir di barisan depan setelah Kerajaan Zerania.
Pasukan Kerajaan Labestia, yang dipimpin oleh Taecy Armaleon menempati posisi tepat di belakang Kerajaan Zerania. Mereka merupakan perisai yang tidak tergoyahkan, bertugas melindungi pasukan Kerajaan Zerania ketika serangan musuh semakin intens.
Kekuatan Pertahanan Labestia dapat menciptakan barikade magis yang tak tertembus, menahan serangan fisik maupun magis dari musuh.
Lambang pedang dengan kupu-kupu yang melambangkan kekuatan lembut namun mematikan menjadi tanda bahwa mereka mampu untuk bertahan sekaligus menyerang.
Kerajaan Labestia juga memastikan bahwa ketika pasukan Kerajaan Zerania jatuh atau mundur, mereka siap mengambil alih posisi dan memberikan perlindungan bagi pasukan yang tersisa.
..
Jadi,
Zerania dengan kekuatan penghancurnya membuka jalan, menghantam keras di garis terdepan.
Lucarn menjaga kestabilan seluruh pasukan dengan penyembuhannya, berada di tengah hingga belakang untuk mendukung setiap prajurit yang terluka.
Vertnalta berperan sebagai penguasa elemen, memanfaatkan udara dan sisi medan peranf untuk menyerang dari posisi yang tidak terduga.
Sementara itu, Labestia berdiri sebagai tembok pertahanan yang tak tergoyahkan, memastikan bahwa pasukan tetap aman di saat yang paling kritis.
To be continued.

KAMU SEDANG MEMBACA
Butterflies of Labestia: The Heir's Final Light
FantasiLyivenna Veronica de Labestia, dikenal sebagai 'Kupu-kupu terakhir' Kerajaan Labestia, menjadi simbol harapan dan cahaya bagi masa depan Kerajaan. Sejak kecil, ia menanggung beban tanggung jawab dan ekspektasi besar, terpaksa tumbuh dewasa lebih cep...