Hari demi hari terus berlanjut,Zayyan menjalani harinya dengan mononton. Tidak ada yang berubah. Tidak ada yang istimewa.
Rasa bosan sudah menjadi teman dekatnya saat ini. Entah sampai kapan akan berlanjut. Kaki-kakinya mulai kaku rasanya.
Lebih parahnya lagi,kini ia jarang sekali bisa melihat sinar matahari karena tirai selalu ditutup. Kamarnya selalu dalam kondisi redup, kecuali jika malam lampu akan dinyalakan.
Dengan keadaannya sekarang, aktivitasnya lebih banyak didominasi waktu tidur. Karena tidak banyak hal yang bisa ia lakukan. Mencoba kabur pun percuma.
Dinding pagar pembatasnya terlalu tinggi,kakinya tidak bisa mencapai dasar lantai,serta Sam selalu berjaga siap siaga kapan pun.
Benar-benar merugikan Zayyan,namun disisi lain benar-benar menguntungkan Sam.
Sejak tuan mudanya berada dalam sangkar kecil, jantungnya bisa berdetak dengan tenang dan damai.
Jika dulu,pasti setidaknya satu kali dalam satu hari pasti ada saja hal yang bisa membuatnya hampir mengalami serangan jantung.
Sekarang,rasa khawatirnya berkurang, mengalami penurunan. Huft,jam kerjanya menjadi ringan,namun gaji tetap tidak berkurang. Sungguh mantap!
Eh,jangan mengira kalau Sam bekerja hanya mengharapkan karena jumlah digit. Dibalik gajinya yang begitu besar,ada resiko yang lebih besar pula.
Melayani dan mengasuh putra bungsu Damar Adelard termasuk salah satu pekerjaan tersulit didunia.
Kamu harus memiliki ilmu psikologi anak, kesabaran yang luar binasa,kecekatan bertindak dalam situasi apapun dan menanggung segala resiko yang akan-
Ups,apa yang kita bahas ini?
Syarat lamaran pekerja?info loker ini tidak berguna.
Lupakan.
Sam,ia dengan tulus segenap hati bekerja melayani tuan mudanya dengan penuh kasih sayang selayaknya orang tua Zayyan sendiri.
Keluarga Sam sudah sejak turun temurun telah mengabdikan diri, bahkan sejak pendahulu Damar. Jadi,tidak heran jika Damar dan Yuliana sangat mempercayainya.
Melihat jam,sudah hampir memasuki pukul 9 pagi. Belum ada tanda-tanda tuan mudanya akan bangun. Namun, instingnya lebih kuat.
Pasti sebentar lagi laki-laki yang terbaring,terbungkus selimut itu akan bangun.
"Engh.."
Benarkan.
"Haa"
Zayyan sedikit menggeliat,lalu menguap. Kepalanya dengan rambut berantakan menoleh.
Tidak ada siapa-siapa.
"Saya disini tuan muda" Sam bicara,sudah hafal sifat Zayyan.
"Samm" panggilnya.
"Ya tuan muda?" Sam mendekat.
"Ingin ke kamar mandi"
"Baik,akan saya bukakan"
Sam segera membuka kunci dari luar,disaat bersamaan pula.
"Zayyan"
Suara yang memanggilnya. Zayyan kenal suara itu. Mata kantuknya sekejap hilang.
"Papa!" Suaranya penuh kegembiraan.
"Ya son?"
"Papa disini hari ini?"
KAMU SEDANG MEMBACA
ZAYYAN [HIATUS]
Genel KurguZayyan, seorang remaja yang selalu dikekang oleh keluarganya Selama 16 tahun dirinya tidak pernah merasakan yang namanya kebebasan. Dikekang,diatur, sudah biasa Zayyan rasakan. walau demikian, keluarganya sangat menyayangi Zayyan,putra bungsu keluar...
![ZAYYAN [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/345744100-64-k796193.jpg)