Jangan lupa baca bismillah dulu yaa!
Ini Carita baru ku!
Jangan lupa vote please..
Kasih saran kritik dan ide kalian ya nanti ku baca..
Oke MAKASIHH..🌷🌷
...back to reading...
Sena memasuki kelasnya dan duduk di bangku depan dekat dengan kedua sahabatnya, yang sudah menunggu lama dirinya sejak upacara.
Sena menghela nafasnya kasar saat masuk ke kelas dengan wajah melasnya"Hufftt akhirnya masuk kelas juga," ucap Sena.
"Heh Lo kok ga ada pas upacara tadi?" tanya Kayla teman sebangkunya. Kayla Putri Anjawara Sahabat lama Sena dari saat Sena di bangku SMP yang berumur 16 tahun lebih tua dari Sena. Perempuan yang memiliki parasnya yang cantik, bola mata berwarna coklat muda, kulitnya berwarna kuning Langsat, hidungnya yang pesek, mempunyai sifatnya yang jahil, pintar dan barbar seperti Sena, ia juga suka membaca novel bergenre romance.
"Iya kok lu kagak ada pas upacara di depan juga ga ada?" tanya gina. Juga teman Sena yang duduk di belakangnya. Gina Almaira Zonia, juga sahabat dari Sena dan Kayla yang baru bertemu awal masuk SMA, perempuan yang memiliki kulit sawo matang, bola mata hitam kecoklatan dan sedikit tinggi, juga sifatnya yang sedikit jahil, tidak banyak bertingkah, kalem dan sopan, Ia memiliki hobi bermain bulutangkis, menonton Anime suka mengkhayal.
"Huftt! capek gue abis di hukum sama ketua OSIS Ganteng, tapi nyebelin!" balas Sena sambil menaruh tasnya dan duduk di sebelah Gina mengambil es cekik di tangan Gina.
"Woy es gue main nyomot Bae!"
Kayla terkejut, lalu menatap Sena dengan tatapan tak percaya"WHAT!!..Di hukum! Kok bisa? Lu di hukum sama ketos ganteng ituuu...oh megaaattt!" celetuk kayla.
"Oh my God anjir buka oh Megat." celetuk Sena memutar bola matanya malas."AAAAA! DIA GANTENG BANGET ANJIR!" pekik Sena yang sudah senyum senyum sendiri dari tadi membayangkan Pria tadi.
" YAKAN EMANG GANTENG BANGET GUE AJA TERPESONA," celetuk Kayla yang ikut heboh sambil menggoyang goyangkan tubuh Gina di sampingnya.
"Ishh diem napa lu pada berisik tau gue lagi namatin animek ini. yaelah baru pandangan pertama aja udah klepek-klepek, gue tanya emang Lo tau namanya OSIS itu?" tanya Gina tanpa menatap kedua sahabatnya.
"IDK." sahut Sena.
"idk apaan dah kagak tau bahasa purba gue," bingung Kayla.
"Idk artinya I don't know dasar kudet lu," balas gina.
Sena kembali menatap mereka berdua"btw dia namanya siapa?" tanya Sena.
"Namanya ga—"
"ASSALAMUALAIKUM ANAK ANAK SELAMAT PAGI!"
Omongan Kayla terputus saat tiba tiba guru sejarah yang bernama Bu Anita selaku wali kelas 11 datang dan memberi salam.
"WAALAIKUMUSSALAM WARAHMATULLAHI WA BAROKATU, PAGI BU!" seru para murid dari kelas 11 IPS.
"Kita lanjut nanti aja...takut di hukum guru sejarah mampus," bisik Kayla.
"Eh sen lu udah ngerjain pr sejarah?"
"Yang mana dah?" tanya balik Sena.
"Masa lu lupa yang tugas Minggu kemarin halaman 97 yang di suruh mencari sejarah Indonesia," jawab Kayla.
"Hah! Mampus gue belom ngerjain, btw jawaban kita boleh sama ga sih? Kalo boleh gue nyatet punya lu," tanya Sena sambil mencari halamannya dan panik karena harus mencari banyak sejarah"tugasnya banyak banget lagi...asli hari Senin kayaknya sial banget gue kali ini." batin Sena.
"Gimana anak anak sudah mengerjakan tugas sejarah Minggu lalu?" tanya Bu Anita sambil merapikan meja yang sedikit kotor.
"Gimana dong gue belom ngerjain, mana banyak banget lagi takut kena hukum Bu Anita nih." lanjut Sena. Sambil pura pura menulis agar tidak terlihat Bu Anita yang mengecek satu satu buku teman temannya.
"Eh hina lu udah ngerjain tugas sejarahnya?" tanya Sena.
"Nama gue Gina bukan hina! udah, apa lu mau nyontek? ogah gue nyontekin lu,"memutar bola matanya malas dan melanjutkan membaca bukunya itu.
"Ck! Shiball" Sena berdecak kesal karena temannya tak mau ada yang bantu. Hingga beberapa waktu ada ide yang terlintas dalam otak nya" apa gue pura pura sakit aja kali ya biar bisa menghindar." batin Sena
Sambil melamun tanpa sadar ada yang memanggilnya dari tadi.
"Alsena Putri Alzeria!" panggil tegas Bu Anita.
"ANJIR EH KECOA TERBANG!" kaget Sena hingga membuat satu kelas panik dan berlari berhamburan kesana kesini karena mereka kira ada kecoa terbang di kelasnya.
"AAAAA BUU KECOA TERBANG BUU!! AAAAAA!" teriak salah satu murid yang berlarian ke sana kemari, sambil membawa tasnya dan mulai naik-naik ke atas meja.
"HAHH MANA MANA KECOAK TERBANG!!" panik Kayla yang sudah berancang-ancang sudah mengambil sapu dan naik ke atas kursinya.
"MAK KECOA TERBANG MAKK TOLONG
AGUSS!"
"HUAAA TOLONG MAKK SUYANTI TAKUT KECOAK!"
CTARRR..!!"
Suara kayu rotan yang di pukul keras ke meja yang membuat suara nyaring yang mengema satu ruangan dengan wajah guru yang merah menahan emosi mematap satu satu murid kelas 11 yang membuat mereka semua terdiam berdiri tak bersuara.
"Sudah diam?" tanya dingin Bu Anita sambil menatap murid murid.
Murid murid terdiam"SUDAH BU!" jawab serempak dari siswa kelas
"Sekarang duduk!" perintah Bu Anita, mereka pun duduk di bangkunya masing masing tanpa bersuara.
Bu Anita beralih menatap ke arah Sena yang ikut diam"Sena tugas sejarah minggu lalu apa sudah kamu selesaikan?" tanya Bu Anita dengan tangan yang bersedekap di dada.
"B-belum Bu,"
Bu Anita memegang keningnya yang sudah pusing dengan kelakuan Sena"Haduhh Sena udah beberapa kali kamu ga ngerjain tugas yang ibu kasih," sahut Bu Anita.
"Sudah sekarang kamu maju ke depan dan angkat kaki satu dan jewer telinga mu sendiri tiga jam sampai mapel ibu selesai!" final Bu Anita, kembali berjalan ke mejanya.
"Iya Bu," sahut Sena, Lalu Sena maju ke depan mengangkat satu kaki dan menjewer telinganya sendiri"ah ilah gini amat nasib gue ... udah terlambat, di hukum ketos ganteng ... di hukum guru lagi, awas aja kalo nanti ketemu sama tu ketos lagi gue pites juga!"Gerutu Sena.
***
HALOOOWW
Gimana kabarnya? Baik
Kasih saran and kritik kalian ya di komen.
Kasih ide kalian juga buat cerita selanjutnya..
Okeee terimakasih man teman
Jangan lupa follow akunku ya!!
VOTE JGN LUPA!
Babayy🌷
...Next time..
KAMU SEDANG MEMBACA
G & ALSENA (REVISI)
Teen FictionSeorang gadis Cantik bernama Alsena putri Alzeria yang biasa di panggil Sena gadis cantik dengan sifatnya yang centil, jahil dan di kenal dengan ke-barbarannya, jatuh cinta dengan pandangan pertamanya di sekolah pada ketua OSIS yang di kenal akan cu...
