"Kenapa gak mau dijodohin sama gue?"
"Males! Lo bukan tipe gue!"
"Kalo gue berubah jadi tipe lo berarti bakal mau?"
***
Nadine si anak manja yang begitu disayang Mami-Papinya menolak keras saat mau dijodohkan dengan Isa--anak rekan bisnis sang Papi...
Lagu ini match banget sama keadaan Nadine kalo Isa milih nyerah wkwk
Anw, ada yang kangen Isa bareng antek-anteknya?
Jangan lupa vote and comment!
🌹Happy Reading 🌹
~~~
Nadine jatuh sakit. Tubuhnya drop setelah diantar pulang Isa dari apartemennya. Usai diperiksa, dokter pribadinya mengatakan Nadine tumbang karena imun tubuhnya menurun akibat kecapekan dan stres ringan.
Entah keadaannya ini patut disyukuri atau tidak. Tapi anehnya Nadine merasa lega. Well, setidaknya dengan kondisi ini dia dapat mengulur waktu lebih lama untuk menghadapi realita.
Kini Nadine sedang bergelung dibalik selimut sambil sembunyi-sembunyi memainkan ponsel. Sakitnya memang tidak parah. Tapi kalau ketahuan Papi Nadine asik main ponsel dan bukannya istirahat total sudah pasti dia akan kena marah.
Omong-omong, kalian tidak akan menyangka Nadine sedang chatting dengan siapa sekarang. Rara. Yap, Rara yang itu. Sepupu Isa yang awalnya memusuhi Nadine.
Long story short, sebelum Nadine pulang ke Jakarta Rara dan keluarganya sempat meminta maaf dengan tulus. Rara juga mengungkapkan alasannya memusuhi Nadine karena belum mengetahui latar belakangnya dengan baik.
Setelah mendengar semuanya Nadine cukup mengerti. Anak itu cuma ingin yang terbaik untuk sepupunya. Hanya saja caranya memang agak ekstrim.
Intinya sejak saat itu mereka berdamai. Dan surprisingly mereka malah jadi akrab sampai sekarang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tiba-tiba Nadine kepikiran dengan foto yang dia temukan dikamar Isa—salah satu pemicu utama tubuhnya drop. Haruskah Nadine mencari informasi lebih dari Rara?
Sepertinya harus.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.