Seng kalian ada yang baca Webtoon Girls World juga gak? Aku baru aja beres baca maraton dan plizz nangis Bombay😭
Makanya ini tuh aslinya aku lagi mix feeling huhu sedihhh banget padahal ga expect bakal begini😞
Niatnya mau healing gitu sekalian nyari inspirasi dari kisah gemes nan uvvu anak sekolah
tapi malah ... Ah sudahlah... 🥲
Sekian curcolnya maap kelamaan😔🙏🏻
Ps ; paling banyak nangisin Seungha💔💔💔
Tunggu apa lagi -Nyoman Paul.
(Play diatas ya 👆🏻)
🌹 Happy Reading 🌹
~~~
Canggung yang menyiksa.
Itu yang Nadine rasakan saat ini. Duduk di jok belakang bersebelahan dengan Isa, bersama Om Rendra dan Tante Sarah yang berada di jok tengah dalam Alphard keluarga mereka.
Tunggu, bagaimana ini bisa terjadi?
Tepatnya dua jam lalu, Mami yang memang selalu punya gebrakan baru dalam menyumbang keruwetan di hidup Nadine tiba-tiba saja masuk ke kamarnya. Lalu dengan enteng berucap, "Kamu siap-siap, gih. Tante Sarah udah otw jemput. Mau ajak kamu ke acara family gathering keluarganya di Jogja. Ayo cepat bangun, Sayang. Kamu dikejar waktu lho ini jangan malah leha-leha begitu. Mbak Atik, tolong bantu Nadine packing, ya. Sejam lagi sudah harus siap!"
Wow ... Nadine was of course surprised. Apalagi saat itu dia sedang sibuk galau sambil mendengarkan lagu-lagu Olivia Rodrigo. Dan Maminya masuk tepat saat Nadine sedang ikut nyanyi menghayati lirik lagu Traitor.
Jangan pikir Nadine tidak menolak. Memang kapan sih Nadine suka langsung bilang iya kalau disuruh-suruh Mami? Never! Tapi seperti yang sudah-sudah. Tipu muslihat Mami yang luar biasa sekali lagi berhasil menjebak Nadine dan membuatnya mau menuruti titah sang Ibu suri.
"Memang kamu tega bikin Tante Sarah kecewa? Tante Sarah udah senang banget lho pas tau Mami bolehin kamu buat ikut ke acara keluarganya. She loves you so much with all her sweet heart." Begitu katanya.
Meski tahu kalimat itu hanya taktik Mami untuk memanipulasi pikirannya, at the end Nadine tetap berhasil terbujuk dan mengubah niatnya yang semula teguh menolak.
Kenapa? Tentu saja karena Nadine tidak mau membuat kecewa Tante Sarah yang sudah dia anggap seperti Ibunya sendiri!
Perjalanan dari rumahnya menuju bandara memakan waktu kurang dari satu jam jika dihitung tanpa macet. Rencananya mereka akan berangkat ke Yogyakarta menggunakan jet pribadi keluarga Isa.
Nadine ingat betul sebelum berangkat matanya sudah berat menahan kantuk karena jam tidur idealnya hampir terlewat. Tapi lihatlah sekarang, bahkan untuk sekedar berkedip saja mata Nadine merasa segan.
Ugh, ini semua gara-gara kehadiran Isa!
Kembali terputar di kepalanya kejadian memalukan kemarin yang sejujurnya ingin Nadine hapus dari memori otaknya. Dia ingat betul kemarin menangis tersedu-sedu penuh drama didepan Isa. Menjadi tontonan hampir setengah penghuni sekolah.
KAMU SEDANG MEMBACA
The First Red Rose
Teen Fiction"Kenapa gak mau dijodohin sama gue?" "Males! Lo bukan tipe gue!" "Kalo gue berubah jadi tipe lo berarti bakal mau?" *** Nadine si anak manja yang begitu disayang Mami-Papinya menolak keras saat mau dijodohkan dengan Isa--anak rekan bisnis sang Papi...
