Lanjut....
Kring... Kring..... Kring.....
Bunyi bel berbunyi memenuhi rungan taman kanak-kanak di salah satu sekolah elit thailand. Eliana duduk dengan tenang, anak itu memang menjadi lebih pendiam saat di sekolah dan lebih suka kesendirian dari pada harus bermain bersama teman-temannya.
Para guru mulai memasuki kelas dan mengajar cara membaca dan berhitung sederhana kepada anak-anak. Mereka semua terlihat antusias, ada yang bersikap nakal mengganggu teman kelas dan ada juga yang terlihat fokus dengan pelajaran yang diberi oleh guru..
Freen dan Orn mengajar anak-anak dengan tulus... Mereka menyadari jika menjadi guru tidak seburuk dengan gosip yang tersebar luas di kota thailand. Selama mengajar mata Freen tidak lepas dari Eliana. Anak itu terlihat tenang sambil membaca ataupun menggambarkan sketsa benda abstrak.
Freen berjalan mengitari kursi hingga sampai ke tempat Eliana dan menepuk kepala El dengan pelan. Eliana menongak, lalu tersenyum lembut ketika tau siapa yang menyentuhnya.
"Lagi apa sayang..?"
"El sedang membaca miss"
"Hah... Kamu ini jangan terlalu pintar, miss jadi binggung mengajarimu"
"Pftttt... El hanya pura-pura membaca saja miss hehehe biar keren.. "
"Pembohong..... CUP!! "
Eliana terkejut dengan gerakan tiba-tiba Freen yang mencium pipinya. Wajah El memerah, Freen terkekeh lalu pergi meninggalkan El yang masih syok karna perbuatannya.
Setelah pelajaran selesai miss Orn mulai membagikan selebaran kertas yang harus di tandatangani oleh orang tua. Kertas itu adalah formulir persetujuan orang tua yang ingin mengikuti kegiatan sekolah di luar sekolah.
" Kita akan mengadakan camp tour satu minggu lagi di taman tropis ciang mai bersama orang tua kalian. Bagi yang ingin pergi maka orang tua harus mengisi formulir yang sudah di berikan dan di kembalikan kepada miss Orn..
Acara camp ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan memberikan simulasi alam kepada anak anak. Miss harap semuanya ikut yaa.... Baiklah kelas sudah selesai kalian boleh pulang"
Semua anak bersorak-sorai, termasuk Eliana.. Matanya berbinar-binar mendengar penjelasan miss Orn, dengan semangat anak kecil itu memasukkan semua barang dan berlari kecil menghampiri Freen...
"Aunty!! Ayo tanda tangannnn.... "
Ucap El antusias
"Hahahha bukan aunty sayang, tapi daddy... "
Freen tertawa
Mereka terlalu asik dengan dunianya sendiri hingga mengabaikan Orn yang menatap mereka binggung..
"Miss Freen.. Apakah Eliana anakmu...?
Tanya miss Orn
Freen dan Eliana terdiam... Mereka lupa jika masih ada orang lain di sini.. Eliana terlihat kebingungan menjelaskan situasi mereka sementara Freen hanya bisa tersenyum lembut sambil mengusap kepala Eliana..
"Ya benar dia adalah anakku miss Orn"
Jawab Freen
"Benarkah... Maaf lancang tapi mengapa Eliana tidak memanggilmu Mommy...?
Tanya miss Orn lagi
"karna saya ingin menjadi guru yang profesional, saya ingin anak saya bersikap sebagai murid ketika di sekolah miss... "
Jawab Freen tenang
KAMU SEDANG MEMBACA
BENANG MERAH (BECKFREEN)
Science FictionKisah dari perjalanan hidup Becky seorang impoten, Freen perempuan mandul dan seorang anak kecil usia 3 tahun. Ketika takdir mempermainkan garis kehidupan sebelum mempertemukan kedua benang merah .. Ini cerita diluar nalar banget... Diluar imajina...
