Pagi ini Becky sibuk membuat pancake dan susu vanilla kesukaan Eliana dan Freen. Becky bangun lebih awal dari biasanya, laki-laki itu tidak bisa tidur semalaman karna gelisah di peluk oleh Freen sepanjang malam. Alhasil kantung mata Becky sedikit menggelap dan matanya sedikit bengkak.
Bukannya merasa risih, namun Becky begitu bingung dengan dirinya sendiri. Ada banyak hal baru yang dia rasakan tapi Becky tidak tau apa itu.. Dan hari ini Becky berencana mengunjungi seseorang yang mungkin saja bisa menjawab semua rasa gundah yang ada dihatinya.
Berbeda dengan Becky yang terlihat lelah, El dan Freen muncul dengan wajah sumringah dan segar, kedua wanita itu mendapatkan waktu tidur yang cukup bahkan mungkin terasa sangat cukup walaupun Freen semalam menangis dan tidur larut.
Mereka berdua duduk di meja makan sambil memegang garpu dan sendok bersiap untuk makan hasil masakan Becky..
"Wahh daddy masak pancake!!!"
Teriak Eliana, sementara Freen terlihat sedang mengelap air liur yang menetes di bibirnya
"Sepertinya enak sekali.... "
Batin Freen
Mereka semua makan dengan lahap bahkan El dan Freen makan dengan porsi yang lebih banyak dari yang biasanya. Pancake buatan Becky terasa luar biasa, rasa karamel dan buahnya benar-benar pas dan menyatu dalam satu gigitan. Freen sangat mengagumi kepintaran Becky dalam memasak..
"Harusnya kau jadi cheff saja Becky... "
Freen bercanda
"Itu mungkin ide bagus... "
Becky tersenyum lembut
"No!! Nanti banyak yang mau sama daddy mommy... "
Eliana menyahut
Mereka semua terkikik lalu menyelesaikan sarapan mereka. Becky menatap El dan Freen lalu memulai pembicaraan yang cukup serius..
"Umm sebenarnya ada yang ingin daddy sampaikan kepada kalian"
Becky
"Apa itu dad.. "
El terlihat bingung sementara Freen hanya menyimak
"Hari ini daddy berencana berangkat ke Paris.. Ada beberapa hal yang ingin daddy urus..."
Becky menjelaskan
"Okeyy, tapi El ikut!! "
Tegas Eliana
"Sayang... Sebaiknya El tinggal bersama mo-"
Ucapan Becky terpotong
"Pokoknya El ikut!!! "
Eliana sedikit meninggikan suaranya
Becky menghela nafas, tau jika putrinya pasti bersih keras ingin ikut. Sementara Freen merasa sedikit bingung dengan perubahan sikap Eliana yang tiba-tiba menjadi sedikit terbawa emosi.
"Sayang..... Tidak baik berteriak kepada daddy..."
Freen berusaha menenangkan Eliana
"Berapa lama perginya Bec...? "
Tanya Freen penasaran
"Satu minggu, aku akan pulang tepat di hari acara reuni"
Jawab Becky
"Sayang... daddy pergi cukup lama, bagaimana dengan sekolah hmm? "
Freen mencoba memberi pengertian
"Daddy bisa minta izin ke kepala sekolah Mommy. Pokoknya El tetap ikut bersama daddy. Lagi pula dulu El pernah izin satu bulan tidak masuk sekolah karna pergi bersama daddy."
Ucap Eliana bersih keras ingin ikut
KAMU SEDANG MEMBACA
BENANG MERAH (BECKFREEN)
Science FictionKisah dari perjalanan hidup Becky seorang impoten, Freen perempuan mandul dan seorang anak kecil usia 3 tahun. Ketika takdir mempermainkan garis kehidupan sebelum mempertemukan kedua benang merah .. Ini cerita diluar nalar banget... Diluar imajina...
