Lanjotttt!!!!!
Hiks..... Hiks.....
Sepanjang perjalanan pulang, Freen terus menangis di pelukan Becky. Mereka sedang dalam perjalanan menuju apartemen, Becky tidak mengendarai mobil sendiri, mereka dibantu supir Nam yang mengantar Nam ke pasta. Sementara Nam dan Eliana, mereka pergi ke mansion Chankimha agar bisa memberikan privasi bagi Freen dan Becky.
Becky tetap menggendong Freen hingga masuk ke dalam kamar. Sebenarnya Becky sedikit merasa malu, sepanjang jalan mereka menjadi pusat perhatian, namun kondisi Freen sedang tidak baik dan Freen juga terlihat lemas..
Becky mendudukkan Freen di kamar dan hendak melepaskan Freen namun gagal karna Freen tidak mau lepas dari Becky. Tangannya memeluk leher Becky erat seolah-olah tidak ingin berpisah. posisi mereka saat ini adalah Freen bawah Becky, namun Freen tiba-tiba beranjak naik ke atas Becky dan meringkuk seperti anak kecil yang tertidur lelap di pangkuan ibu-Nya.
Becky membelai rambut halus Freen, berharap tindakannya bisa membuat Freen sedikit lebih tenang. Jujur Becky tidak tau harus berbuat apa, karna yang biasa selalu menenangkan suatu hal adalah Putrinya, Eliana....
Cukup lama Mereka ada dalam posisi saling memeluk, hingga tak lama Becky mulai mendengar suara dengkur halus Freen. Sepertinya Freen kelelahan sampai-sampai menangis sambil tertidur.
Bingung.......
Becky bingung.. Langkah Apa yang harus diambil.. ???
Freen masih memakai gaun pesta, itu pasti tidak nyaman dipakai saat tidur, Becky tidak mungkin mengganti pakaian Freen.. Itu terlihat tidak sopan... Namun di sisi lain Becky tidak tega membiarkan Freen tidur dengan pakaian yang tidak nyaman apalagi Freen belum membersihkan riasan wajahnya..
Becky mulai membaringkan lembut Freen yang terlelap dan mulai mengambil cairan pembersih wajah dan kapas. Lalu Becky mulai membersihkan wajah Freen dengan sangat hati-hati agar Freen tidak bangun dan merengek..
Setelah cukup lama, Becky telah selesai membersihkan wajah Freen. karna tidak tega membangunkan Freen yang sudah tidur, Becky dengan tekad kuat memutuskan untuk mencoba mengganti pakaian Freen dengan piyama.
Becky mulai mengambil sapu tangan untuk di'ikat ke matanya. Dia mengikatnya dengan sangat kencang, takut jika penutup matanya jatuh pada saat menganti pakaian Freen. Becky sedikit kesulitan karna resleting gaun Freen ada di belakang punggungnya, sementara posisi Freen saat ini sedang tidur terlentang.
Degg.. Deg...
Becky menjelajahi tangan, dan dengan hati-hati mulai mengangkat sedikit tubuh Freen agar dapat meraih resleting gaun. Untungnya Freen terasa ringan, jadi Becky tidak perlu berusaha keras untuk mengangkat tubuh Freen...
Tapi, sepertinya.............
Itu bukan masalah dari beban badan Freen....
Permasalahan yang sebenarnya terjadi adalah kepekaan Becky yang tidak menyadari jika Freen dengan sengaja memberi sedikit bantuan agar tindakan Becky berjalan dengan mulus....
Gaunnya mulai terlepas, Becky menarik gaun Freen dari badan hingga kaki dengan pelan, takut jika Freen terbangun dan langsung menampar wajahnya karna sudah bersikap tidak sopan. Becky merasa sedikit bangga, rupanya menganti gaun Freen bukanlah hal yang sulit..
Mungkin karna matanya ditutup, Becky tidak bisa melihat jika sedari tadi mata Freen sudah terbuka terus menatap Becky dengan penuh Cinta.
KAMU SEDANG MEMBACA
BENANG MERAH (BECKFREEN)
Science FictionKisah dari perjalanan hidup Becky seorang impoten, Freen perempuan mandul dan seorang anak kecil usia 3 tahun. Ketika takdir mempermainkan garis kehidupan sebelum mempertemukan kedua benang merah .. Ini cerita diluar nalar banget... Diluar imajina...
