32

1.9K 226 15
                                        

Lanjut....!!










MINAL AIDIN WALFAIDZIN SEMUANYAAAAA

MOHON MAAP LAHIR BATIN..



EHHEHEHEHEHHEHEH















.
.
.
.

.

CUP!!!!!!!!!






SLURPH!!! ~





Freen dan Becky berciuman dengan tergesa-gesah, bibir mereka saling menyerang satu sama lain. Keduanya merasakan Kupu-kupu yang beterbangan di perut mereka. Baik Becky dan Freen tidak menunjukkan tanda-tanda untuk melepaskan diri, mereka terlalu kecanduan dengan rasa bibir masing-masing.  Becky mengangkat Freen ke pangkuannya sambil terus membalas ciuman Freen.





"Hmmm, hah.... ~"
Freen mengeram




Becky semakin tak terkendali, bibir Freen terasa sangat luar biasa. Ini bukan kali pertama Becky berciuman namun hanya dengan Freen Becky bisa merasakan perasaan kecanduan dan ketergantungan. betapa enaknya bibir Freen, terasa manis dan lembut sangat membuat Becky menggila.





Karna kehabisan Oksigen Becky memutuskan untuk melepaskan ciuman mereka. Mata mereka kembali melihat satu sama lain dan tak lama Freen terkikik geli..




Bagaimana tidak... Soalnya wajah Becky sangat merah seperti tomat, rambutnya juga sedikit berantakan Karna ulah Freen. Penampilan Becky yang seperti ini sangat lucu dan imut seperti bayi. Becky yang biasanya selalu terlihat rapi dan tenang, kini terlihat berantakan dan gugup. Freen sangat gemas!!, diusapnya wajah Becky dan ditekan-tekannya hingga bibir Becky sedikit cemberut..



"Pfttt!!!!!! AHAHAHAHAHAH"




"Beck... Kenapa jadi merah begini ahaha"




Freen tertawa puas, sementara Becky menatap mata Freen dalam seperti orang yang sedang jatuh cinta. Jantung Becky tidak berhenti berdebar-debar dan Becky takut jika dia sudah terkena penyakit mematikan..



Di tengah canda tawa mereka, tiba-tiba saja pintu apartemen terbuka, Jennie datang dengan mulut menganga sambil menggendong El yang sudah tertidur lelap. Jennie benar-benar syok ketika melihat Becky bermesraan dengan Freen.



Sementara Becky masih terlihat seperti orang linglung, matanya masih terlihat sayu seolah-olah Freen sudah menyerap energinya hingga habis tak bersisa.  Freen dengan tenang mulai beranjak mendekati Jennie, namun sebelum itu Freen memberikan kecupan terakhir di bibir Becky sebagai tanda kepemilikan jika Becky hanya milik-Nya seorang..



Freen dengan lembut mengambil El dari pelukan Jennie dan membawanya ke kamar. Kini hanya tersisa dua orang yang masih terdiam di posisi mereka masing-masing. Becky masih tidak bergerak dari posisinya sedangkan Jennie juga masih berdiri dengan mulut yang menganga lebar..




Dengan perlahan Jennie mulai berjalan mendekati Becky yang masih terlihat linglung akibat ciuman maha dahsyat dari Freen. Dipukulnya kepala Becky dengan keras hingga membuat Becky terhuyung dan sedikit sadar..



"Argh... Je-jennn"
Becky mengeram



"Nah sudah sadar sepertinya... "
Jennie



"Aku tidak menyangka bisa melihatmu membalas ciuman dari orang lain"
Jennie menggelengkan kepalanya..


"Apa ini sebenarnya tujuanmu datang ke sini....? "
Tanya Jennie



BENANG MERAH (BECKFREEN) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang