Lanjut..
Kini Becky dan Freen sudah berada di restoran hotel yang mereka tempati. Becky berjalan menggenggam tangan Freen seolah-olah takut jika Freen hilang atau tersesat, sementara Freen sibuk memperhatikan bahu Becky yang gagah dan seksi. Semakin hari, kharisma dan pesona Becky benar-benar membuat Freen kalang kabut. Sikap Becky sangat lembut dan penyayang... meskipun cenderung cuek namun Becky memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan keluarganya.
Mereka kemudian duduk dan langsung mendapatkan sambutan dari salah satu manager hotel yang melayani Freen dan Becky.
"Selamat datang tuan, kami sudah menyiapkan hidangan terbaik di hotel ini. kami harap tuan dan nyonya menyukainya, silahkan ditunggu 5 menit lagi"
Ucap manager hotel sambil membungkukkan setengah badan
"Terima kasih..... Bram"
Becky menjawab
"Sama-sama tuan"
Pamit Bram undur diri
"Astagahhh jadi hotel ini benar-benar miliknya..? Bahkan kemarin aku harus mengantri untuk dapat tempat duduk di sini..."
Batin Freen merasa syok dengan pelayanan istimewa yang dilakukan staff hotel
Bukan hanya Freen yang merasa terkejut, namun sebagian pengunjung hotel juga merasakan hal yang sama. Mereka terheran-heran dengan keistimewaan Becky dan Freen yang dengan sangat mudah mendapatkan kursi duduk bahkan langsung dilayani oleh manager hotel. Restoran ini sangat populer dan sampai saat ini pun masih ada pengunjung hotel yang rela antri demi makan di restoran mewah yang Becky punya.
Mereka menatap Becky dengan tatapan sinis, merasa iri dengan pelayanan yang tidak pernah mereka rasakan. Namun sebagian lagi merasa sangat takjub kepada Becky, orang yang mendapatkan pelayanan istimewa seperti itu pasti bukanlah orang biasa, para wanita centil mulai memperhatikan Becky dengan genit..
Freen bisa merasakan tatapan dari para buaya betina yang sedang melihat suaminya dengan tatapan lapar. Rasa cemburu dan posesif seketika muncul dan membuat Freen melakukan hal yang sama sekali tidak pernah Becky duga.
Para pelayanan benar-benar menempati janji mereka untuk menyiapkan hidangan terbaik selama lima menit, mereka pasti sudah mendapatkan informasi jika tuan/boss mereka akan berkunjung ke hotel, semua staff benar-benar menyiapkan hal terbaik untuk menyambut Becky.
Makanan yang dihidangkan sangat banyak dan beragam, ada juga beberapa dari masakan tidak ada masuk ke dalam daftar menu. Freen berterima kepada para pelayanan dan langsung menjalankan rencananya untuk membuat para buaya betina jerah...
"Sayang...... "
Panggil Freen
Eh..??
Merinding.......
Becky terkejut mendengar panggilan Freen, badannya seketika menggigil. Suara Freen sangat lembut, namun dibalik itu ada kesan otoriter yang ingin ditunjukkan kepada Becky. Tangan Freen mengambil sedikit makanan dan mendekat ke mulut Becky. Tanpa basa basi Becky langsung merespon suapan Freen dengan sangat cepat, takut jika terlalu lama Freen akan mengamuk...
"Enak.......?"
Tanya Freen tersenyum licik
Becky hanya mengangguk'kan kepalanya seperti anak kecil yang disuapin oleh ibunya.
"Padahal aku tidak lapar...."
Batin Becky terpaksa
Freen terus saja menyuapi Becky hingga tersisa setengah makanan. Perut Becky sudah kembung, ingin sekali menolak, namun apalah daya Becky takut dimarahi Freen. Namun Becky tidak berputus-asa, laki-laki itu terus mencari apa alasan dari perubahan mood Freen yang tiba-tiba menjadi menyeramkan. Matanya melirik kesana kemari dan akhirnya Becky berhasil menemukan penyebabnya...
KAMU SEDANG MEMBACA
BENANG MERAH (BECKFREEN)
Science FictionKisah dari perjalanan hidup Becky seorang impoten, Freen perempuan mandul dan seorang anak kecil usia 3 tahun. Ketika takdir mempermainkan garis kehidupan sebelum mempertemukan kedua benang merah .. Ini cerita diluar nalar banget... Diluar imajina...
