"Back"

1.8K 131 21
                                        

Jaehyuk mengambil hpnya, ia lebih dulu mencari berita soal Asahi dan benar saja berita soal pernikahan Asahi yang akan segera dilaksanakan menjadi headline diberbagai artikel. Jaehyuk mencoba menghubungi Asahi namun beberapa kali mencoba Asahi tidak mengangkat telfonnya membuat Jaehyuk mengacak rambutnya frustasi.














_____________________________




















Suara riuh karena obrolan dari kedua orang tua dan adiknya memang selalu menyambut Jaehyuk setiap ia pulang malam atau harus menyelesaikan pekerjaan lebih lama. Seperti hari ini, saat ia membuka pintu utama rumahnya ia sudah bisa mendengar ocehan terutama dari mama dan adiknya yang sepertinya memang diberi anugrah suara yang nyaring.

"'Malam," sapa Jaehyuk saat melihat keluarganya berkumpul diruang tengah.

"SAYANG! Kangen banget sini mama punya oleh oleh."

Menuruti mamanya, Jaehyuk mendudukan dirinya disamping Rose dengan berbagai tas belanja didepannya. Padahal kedua orang tuanya pergi tidak lebih dari sehari ke negara tetangga. Jaehyuk hanya mengangguk setiap Rose menunjukkan berbagai macam barang yang mamanya beli untuknya, yang membuat Jaehyuk tersenyum bukanlah semua oleh-oleh yang Rose berikan namun ekspresi bahagia dan semangat Rose saat menunjukkan setiap barang pada Jaehyuk.

Tanpa aba-aba, Jaehyuk bergerak memeluk Rose. Membuat Rose sedikit kaget, walaupun sudah bertahun tahun bersama Jaehyuk termasuk anak yang sangat pemalu jadi sangat jarang ia memeluk Rose duluan.

"Makasih, ma."

Dengan mata sedikit berkaca kaca, tangan Rose bergerak mengusap lengan Jaehyuk yang memeluknya.

"Sama-sama sayang."

Jeongwoo dan Junhoe hanya menjadi penonton kali ini, Jeongwoo sempat ingin memeluk Junhoe namun berakhir didorong oleh papanya sendiri membuat Jeongwoo berakhir menatap sebal ke arah papanya.

"Papa punya hadiah yang mungkin bikin kamu lebih seneng."

Jaehyuk melepaskan pelukannya dari Rose, ia menatap ke arah Junhoe dengan penuh penasaran.

Sebuah map berwarna putih Junhoe keluarkan, Jaehyuk memperhatikan map yang kini dibuka oleh papanya didepannya. Junhoe memberikan map itu kepada Jaehyuk.

"Rekam medis Asahi yang ada dikamarmu itu palsu, papa dapat rekam medis asli itu dari teman papa di Jepang. Asahi memang sempat ke jepang,  mengalami masalah mental dan berobat disana. Itu rekam medis Asahi yang asli. Papa bisa dapat itu karena bantuan Papa kandung Asahi di Jepang."

Jaehyuk sedikit terkejut mendengar ucapan Papanya, bagaimana bisa papanya sudah mengenal Papa Asahi yang bahkan sangat dirahasiakan dari publik.

"Keren juga papa kita ini bang," ujar Jeongwoo sedikit merusak suasana serius diantara mereka.

"Tapi sayang," Rose mengusap rambut Jaehyuk yang kini menatapnya. "Papanya Asahi punya syarat buat ngasih ini semua ke kita."

"Syarat apa ma?"













Dengan segelas kopi hangat ditangannya, Jaehyuk berdiri disebuah persimpangan tak jauh dari rumah sakit. Ia sedikit sumpek dirumah sakit hingga memutuskan untuk keluar membeli kopi sebentar. Sambil menunggu lampu lalu lintas berubah warna, Jaehyuk sesekali meminum kopinya sambil menandang billboard yang ada didepannya berisi sebuah iklan produk yang Asahi bintangi.

MY FAVORITE NERDY || JaesahiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang