kencan pertama

640 21 5
                                        

Hari minggu ini phuwin ingin sekali full rebahan di kasurnya, akhir² ini badannya terasa lebih lelah dua kali lipat dari biasanya.

Huftttt

" Balas dendam, bodo amat hari ini gw mau tidur seharian ". Monolog phuwin masih dengan selimut tebal di badannya di atas kasur.

Drrttt drrrrtt drrrtt

Tangan phuwin menggapai benda pipih yang bergetar tersebut dengan mata yang masih tertutup rapat.

" Halo Chi " Ucap phuwin masih dengan mata tertutup.

" Share lokasi sekarang ".

Phuwin langsung bangun bahkan dengan posisi terduduk, tadi itu bukan suara chimon. Tanganya mengangkat telfon untuk ia lihat.

Phi Pond

Aishhh sejak kapan dirinya punya nomor Pond di ponselnya sih.

" Halo " Ucap Pond di seberang.

" Iya phi sorry gw kaget, kenapa ya phi? ".

" Share lokasi lo sekarang, gw jemput 30 menit lagi " .

Tuttt tuuutt.

" Phiii "
" Phii Pond "
" Aishhh yang benar saja ".

Phuwin menjambak rambutnya, mengirim pesan pada Pond lalu bangkit untuk mandi.

Rencana rebahannya hancur sudah.

Setelah satu jam Pond menelfon phuwin, benar saja pemuda tampan itu datang ke apartemen phuwin, tak masuk ke gedung karena phuwin memintanya untuk menunggu di depan loby.

" Mau kemana? " Tanya phuwin setelah memasuki kursi penumpang mobil mewah Pond.

" Lo suka nya kemana? " Tanya Pond balik tanpa melihat phuwin.

Phuwin berfikir jika meminta ke rumah Pond untuk mencari informasi lebih mengenai pria tampan ini akan terdengar berlebihan.

Di sepanjang jalan baik phuwin maupun Pond tak ada yang memulai obrolan, Pond yang sibuk menyetir sedangkan phuwin hanya menatap jalanan sesekali berfikir kenapa diri nya ada disini bukan menikmati kasur empuk nya itu.

" Lo suka tempat begini? " Tanya Pond menatap bangunan di depannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Lo suka tempat begini? " Tanya Pond menatap bangunan di depannya.

Phuwin menangangguk lalu melangkah lebih dulu untuk memasuki toko tersebut. Toko kaset musik, piringan hitam dan juga album lawas, phuwin suka mendengarkan musik, sejak dulu teman setianya adalah musik, meski phuwin sering merasa kesepian namun musik adalah bagian dari hidupnya yang sama sekali tak membuat phuwin benar² merasa sepi.

Selama di dalam Pond hanya mengikuti kemana langkah phuwin, sesekali memperhatikan gerak gerik phuwin yang memilih beberapa kaset di tangannya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SECRET MISSION (JOYLADA) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang