•
•
•
•
Happy Reading
••©••
Hari ini adalah kepulangan member enhypen bersama istri dan kekasihnya. Mereka baru saja take off 10 menit lalu. Setelah penerbangan hampir 2 jam lebih, kini mereka sudah sampai di bandara Seoul. Manager yang bertugas menjemput mereka, menghampiri mereka dengan wajah cemas.
"Kenapa hyung?. Hyung keliatan cemas gitu?". Tanya Jungwon pada manager enhypen itu.
"Di depan banyak fans kalian. Entah dari mana mereka tau kalo kalian habis dari Busan dan pulang hari ini". Jawab manager enhypen itu dengan sedikit cemas. Mendengar ucapan manager enhypen itu, mereka semua saling menatap dalam diam.
"Mau gimana lagi. Mau gak mau ya kita harus lewati mereka". Ucap Jay setelah menghela nafas. Kalo ia dan Heeseung sudah go public, jadi tidak masalah.
"Setuju kan?". Heeseung menatap mereka yang hanya diam.
"Yaudah lah. Gak ada pilihan lain kan?!". Ucapan Sunghoon mendapat anggukan dari mereka semua.
"Tapi Hyung bawa bodyguard kan?". Tanya Sunoo yang di balas anggukan oleh managernya.
"Awalnya sih cuma bertiga sama sopir. Tapi karena ngeliat banyak fans di sini jadi hyung telfon bodyguard". Jelas manager enhypen itu. Awalnya manager enhypen itu datang bersama 2 sopir dengan 3 mobil karena ia tidak mengira para fans mengetahui hal ini.
"Ayo". Jake berjalan terlebih dahulu sambil menggandeng tangan Yujin lalu di ikuti yang lain. Tanpa membawa barang-barang mereka. Karena nanti para bodyguard yang akan mengambilnya.
Saat keluar dari bandara mereka langsung di sambut teriakan para fans. Mereka berusaha keluar dari kerumunan yang berdesakan. Mungkin karena fans terkejut melihat mereka membawa pasangan masing-masing hingga membuat para fans yang datang ke bandara menjadi rusuh tak terkendali. Bahkan mereka tidak bisa bergerak dan malah terdorong oleh para fans. Bahkan 10 bodyguard dan 5 petugas keamanan bandara pun tidak cukup mencegah kerusuhan yang terjadi.
"Jay". Bisik Ningning pada Jay yang merangkulnya.
"Kenapa by?". Tanya Jay cemas karena Ningning menunduk sambil menutup mulutnya. Tak lama setelahnya Ningning tak sadarkan diri. Beruntungnya Jay merangkulnya sejak tadi, jadi Ningning pingsan di pelukan suaminya. Memang sebelum pulang, Ningning di bawa ke dokter terlebih dahulu karena kecapekan dan membuatnya lemas. Di tambah mual karena hamil muda, Ningning menjadi drop. Ia juga sempat di infus. Seharusnya Ningning di rawat, namun karena permintaan Ningning yang ingin ikut pulang hari ini terpaksa Jay mengikuti kemauan sang istri. Mereka juga tidak menyangka akan terjadi seperti ini. Heeseung dan Ni-ki yang berada di dekat Jay berusaha melindungi Ningning yang tidak sadarkan diri.
"Please, kasih kami jalan dulu". Ucap Jake dengan keras saat tau Ningning tak sadarkan.
"Ningning pingsan. Tolong kasih kami jalan dulu". Ucapan Sunghoon membuat para fans sedikit tenang. Para bodyguard yang melihat itu langsung mengambil kesempatan untuk membuka jalan.
"Bisa di gendong kan?". Tanya Heeseung sambil melihat situasi yang sudah agak kondusif. Jay mengangguk lalu mengendong Ningning ala bridal style. Mereka sampai di mobil dengan lancar walaupun sedikit kesusahan karena fans yang datang lumayan banyak. Jake, Yujin, Sunghoon dan Wonyoung masuk di mobil pertama. Di mobil kedua berisi Jay, Ningning, Heeseung dan Karina. Dan di mobil terakhir berisi maknae enhypen beserta kekasihnya.
••©••
Tiga mobil memasuki rumah mewah yang berada di kawasan Hannam-dong. Ya, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah Jay terlebih dahulu. Mereka semua keluar dari mobil, begitu pun juga Jay yang menggendong Ningning. Sebelum mereka masuk, sebuah mobil kembali memasuki rumah Jay dan Ningning. Itu adalah mobil dokter Hyuna, teman Mama Jay yang memang dokter kandungan. Di perjalanan Jay menghubungi dokter Hyuna agar ke rumahnya itu memeriksa Ningning.
"Langsung ke kamar aja Tan". Ucap Jay lalu membawa Ningning ke kamar mereka. Dokter Hyuna, Karina dan Yujin mengikuti Jay ke kamarnya. Sedangkan yang lain memilih menunggu di ruang tengah.
"Keluhannya masih sama?". Tanya dokter Hyuna pada Jay yang sudah membaringkan Ningning di ranjang sambil membuka tas medisnya.
"Iya Tan. Sebelum pulang kita juga sempet ke dokter. Katanya dia kelelahan. Dokter juga nyaranin buat di rawat aja, tapi dianya gak mau. Pas di bandara kita gak expect fans bakal tau dan dateng ke bandara. Tadi kita sempet desak-desakan juga di bandara, mungkin karena itu dia pingsan". Jelas Jay pada dokter Hyuna yang sedang memeriksa Ningning.
"Obat yang di kasih Tante masih ada?". Tanya lagi dokter Hyuna sambil memasang infus untuk Ningning.
"Masih Tan".
"Nanti kasih lagi kalo pas bangun mual lagi ya". Jay mengangguk mendengar ucapan dokter Hyuna.
"Tapi Ningning gak papa kan dok?". Tanya Karina.
"Gak papa. Mungkin karena tadi kalian desak-desakan dan dia juga menghirup berbagai jenis aroma parfum, makanya dia jadi mual. Apalagi kondisinya lagi lemah jadinya pingsan". Karina mengangguk mengerti mendengar penjelasan dokter Hyuna.
"Kemaren selama di Busan dia gak mau di tinggal jauh-jauh. Mandi juga mau ikut karena pas aku jauh dikit aja dia muntah Tan. Tapi pas tidur di tinggal gak papa".
"Ibu hamil mungkin merasa ingin mencium aroma tubuh suami karena perubahan hormon yang membuat indera penciumannya lebih sensitif. Kondisi ini disebut hiperosmia dalam istilah medis. Beberapa penyebab ibu hamil menjadi lebih sensitif terhadap bau, di antaranya peningkatan kadar hormon hCG, estrogen, dan progesteron. Mekanisme evolusi yang dikembangkan tubuh untuk melindungi janin dari racun. Dan perubahan hormon yang memengaruhi saraf tubuh yang mengantarkan sinyal bau ke otak. Sensitivitas terhadap bau ini bisa menjadi tanda awal kehamilan. Kondisi ini biasanya hanya bertahan sampai 20 minggu usia kehamilan. Selain itu, ibu hamil juga bisa merasa ingin lebih dekat dengan suami karena cemas dan gelisah yang mungkin dirasakannya dalam menjaga si Kecil di dalam kandungan". (Sumber:google)
"Berarti mereka gak bisa jauh-jauh selama 3 bulan tan?". Tanya Yujin.
"Kalo berapa lamanya Tante gak bisa mastiin. Soalnya setiap bumil beda-beda. Tapi berhubung kalian sama-sama sibuk, coba pake sapu tangan. Kasih parfum yang biasanya kamu pake. Habis itu kamu pake dulu. Karena biasanya aroma parfum sama aroma khas bau tubuh beda. Setelah itu baru kamu kasih ke istri kamu".
"Jay". Panggil Ningning saat baru membuka matanya. Jay yang mendengar panggilan sang istri langsung menghampirinya.
"Are you okey, by?". Tanya Jay yang di balas anggukan lemah oleh sang istri.
"Kalo gitu Tante pamit ya. Mau balik ke rs. Nanti kalo infusnya mau habis, hubungi Tante lagi ya".
"Iya Tan".
Dokter Hyuna pun pergi dari kamar Jay setelah pamit pada Jay, Ningning, Yujin dan Karina.
"Mau di buatin sesuatu?". Tanya Karina yang di balas gelengan kepala oleh Ningning.
"Kalo gitu kita keluar dulu ya". Pamit Yujin.
"Iya".
•
•
•
•
••®••
