•
•
•
•
Happy Reading
••©••
Hari ini enhypen menghadiri acara SBS Gayo Daejeon yang di selenggarakan 2 kali dalam setahun. Enhypen perfomance dengan membawakan 2 lagu beserta dance break. Saat ini mereka duduk di ruangan yang di sediakan khusus oleh pihak acara. Mereka sedang mengisi perut dengan makanan yang di pesan oleh manager-nim.
Heeseung dan Jake menatap terkejut ke arah monitor yang menampilkan spesial stage kolaborasi Karina dan Yujin dengan lagu Killer dari Valerie Broussard. Mereka berdua tidak berpikir tariannya akan terlihat seksi seperti itu. Oke, keduanya menghela nafas sambil melirik satu sama lain. Mereka idol, dan itu sudah terbiasa. Tapi kenapa rasanya panas melihat penampilan sang istri yang terlihat seksi dan di lihat banyak orang.
"Butuh kipas?!". Tanya Jay dengan wajah mengejek yang membuat kedua pemuda itu semakin kepanasan.
"Dinginin dulu gak sih?!". Sunghoon menjulurkan es americano pada Heeseung yang duduk di dekatnya.
"Udah Hyung, jangan sampe nih ruangan kebakaran". Bukannya membela, leader enhypen itu menambah bensin pada api.
"Sialan Lo bertiga". Umpat Heeseung yang teramat kesal pada ketiga adiknya itu.
"Hyung, gue ke ruangan Eunchae dulu ya". Pamit Ni-ki yang sudah berdiri dari duduknya.
"Mau ngapain?". Tanya Sunoo.
"Nuker hp. Tadi pagi ke tuker karena buru-buru". Jawab Ni-ki yang semalam menginap di apartemennya bersama Eunchae.
Sunoo mengangguk mengerti. Ni-ki pun pergi meninggalkan ruangan menuju ruangan sang kekasih.
••©••
"Sayang".
Eunchae yang mendengar suara sang kekasih lantas menoleh ke arah Ni-ki yang memanggilnya. Saat ini Eunchae berada di depan ruangannya sedang mengobrol bersama Wonyoung dan Rei karena ruangan mereka bersebelahan dan kebetulan keluar secara bersamaan.
"Iya?".
"Hp kamu". Ni-ki menyerahkan ponsel milik sang kekasih sambil membungkuk 30° untuk menyapa Wonyoung dan Rei.
"Tadinya aku juga mau ke ruangan kamu". Ujar Eunchae menerima ponselnya lalu memberikan ponsel milik sang kekasih.
"Kalo gitu kita pergi dulu ya". Pamit Wonyoung pada sepasang kekasih itu.
"Noona mau kemana?".
"Ke toilet". Ni-ki mengangguk mengerti.
Sebelum Wonyoung dan Rei pergi, seseorang berbaju serba hitam menggunakan topi dan masker hitam berjalan mendekati mereka dan tiba-tiba menodongkan pisau ke arah Wonyoung berniat menusuknya. Beruntungnya, Wonyoung segera menghindar namun lengannya sedikit tergores.
"Aarrgghh__".
"Siapa Lo?". Ni-ki memegang lengan orang itu, namun orang yang di duga sasaeng itu memberontak. Tanpa di duga dia mengeluarkan pistol dari saku jaketnya dan mengarahkannya ke Wonyoung.
