SEVENTEEN

807 48 0
                                        





Happy Reading

••©••

Suasana hening kini di rasakan tujuh anak muda yang duduk berhadapan di salah satu apartemen mewah yang terletak di Seoul. Sudah hampir 10 menit mereka terdiam. Wonyoung dan Leeseo hanya duduk dengan canggung kala Yujin mengeluarkan aura tak bersahabat karena di paksa ikut ke apartemen Wonyoung. Yujin sendiri hanya sibuk pada ponselnya tanpa melihat sekitar. Sedangkan empat pemuda yang duduk di hadapan mereka hanya diam saling melirik.

"Hoonie, ikut aku ke kamar yuk. Ada yang mau aku tunjukkin ke kamu". Wonyoung yang tidak tahan dengan keadaan saat ini memilih mengajak Sunghoon ke kamarnya untuk memberi kesempatan pada Jake dan Ni-ki agar bisa menjelaskan kesalahan pahaman yang terjadi.

"Ah, ayo". Sunghoon dan Wonyoung pun pergi menuju kamar Wonyoung. Sesuai rencana mereka kemarin yang akan melakukan triple date. Namun sebelum melakukannya sepasang suami istri itu harus menyelesaikan kesalahan pahaman mereka.

"Sayang, mau cemilan?". Leeseo mengangguk mendengar pertanyaan Jungwon lalu pergi ke dapur untuk mengambil cemilan milik Wonyoung.

Sekarang hanya sisa Ni-ki, Jake dan Yujin di sana. Ni-ki yang melihat kedua pasang kekasih itu pergi menghela nafas. Ia melirik Jake sebelum berbicara pada Yujin.

"Noona". Panggilnya membuat Yujin menoleh menatapnya.

"Ya?!".

"Kamu salah paham kemaren. Aku ketemu Kazuha buat bantuin dia minta nomernya Eunchae. Berhubung aku kenal Kazuha jadi aku yang minta ke dia". Jelas Jake yang mendahului Ni-ki menjelaskan tentang kesalahan pahaman kemarin.

"Siapa yang salah paham?". Yujin mengernyit heran mendengar penjelasan Jake.

"Bukannya kamu salah paham kemaren?. Kamu juga pergi gitu aja pas aku panggil waktu ketemu kemaren".

"Kenapa aku harus salah paham. Itu kan hak kamu mau ketemu sama siapa aja. Lagian kemaren aku gak denger pas kamu panggil karena aku pake headset". Jelas Yujin membuat kedua pemuda itu saling memandang.

"Jadi bukan karena salah paham?. Trus kenapa kamu diemen aku dari kemaren?". Tanya Jake masih heran.

"Aish, kamu ngingetin lagi. Aku kesel gak bisa dapetin makanan yang aku mau dari kemaren. Lagian bukan cuma kamu yang aku cuekin. Member Ive yang lain juga aku cuekin karena lagi badmood". Yujin mendengus kesal kala mengingat ia tidak bisa mendapatkan makanan yang ia mau.

"Jadi Noona gak salah paham sama Jake Hyung?". 

"Enggak".

"Aku sampe ketar ketir loh karena ngira Noona salah paham sama Jake Hyung gara-gara aku". Ni-ki menghela nafas lega.

"Ada-ada aja".

"Tapi Noona gak cemburu liat Kazuha hubae peluk Jake Hyung?".

"Kenapa harus cemburu?. Kita bisa lebih dari itu kan, Jake?!". Yujin menatap Jake menggoda. Sedangkan yang di tatap hanya tersenyum miring mendengar ucapan sang istri.

"Okey. Mending aku pulang aja dari pada jadi nyamuk di sini". Ni-ki mengangkat kedua tangannya lalu pergi dari apartemen Wonyoung tidak mau melihat adegan dewasa yang mungkin terjadi.

"Jadi___, Nyonya Sim ingin makan apa?". Tanya Jake dengan kedua siku di atas pahanya.

"Mochi".

"Mochi yang viral itu?". Yujin mengangguk mendengar pertanyaan Jake.

LibertéTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang