Soobin membuka matanya perlahan. Ia terkejut melihat Yeonjun tidur disisinya sambil memeluk tubuhnya erat.
"Anjir"-Soobin mendorong Yeonjun hingga terjatuh dari kasurnya.
"Aduh"-Yeonjun.
"Semalem kamu. . . "-Soobin.
"Iya, emang kenapa?"-Yeonjun.
"Kamu perkosa aku?!?!?!"-Soobin.
"Ngga, kamu juga mau kok"-Yeonjun.
"Bangsat!!!"-Soobin
Soobin memukuli Yeonjun dengan gulingnya.
"Aduh ampun bin ampun"-Yeonjun.
"Anak monyet lu"-Soobin sambil terus memukuli Yeonjun.
"Bin udah bin, maap bin maap"-Yeonjun
"DASAR MESUM!!"-Soobin sambil masih memukuli Yeonjun.
"Bin udah bin, kamu masih sakit"-Yeonjun.
"Ngga!!"-Soobin
"SOOBIN!!!"-Yeonjun.
Yeonjun mencengkram tangan Soobin kemudian mendorongnya ke kasurnya sehingga Soobin terjatuh di atas kasur dan Yeonjun pun jatuh di atas tubuh Soobin.
Jantung Yeonjun berdebar sangat kencang ketika menatap Soobin. Ia tak pernah merasakan rasa yang seperti ini sebelum ada Soobin.
"Kak, ayah udah nunggu"-Leo
Leo tiba-tiba saja masuk ke kamar Yeonjun. Karena hanya dia satu satunya selain Soobin yang tau password kamarnya.
Yeonjun dan Soobin kompak menoleh ke arah Leo.
"Hei, ngapain kalian?"-Leo.
"Ga, ga ngapa ngapain"-Yeonjun bangkit dari sana.
"Ayo kak, ayah nunggu di bawah"-Leo.
"Ga!"-Yeonjun.
"Ayo kak, aku mohon sekali ini aja"-Leo.
"Soobin lagi sakit"-Yeonjun.
Leo terkejut. Pasalnya Yeonjun tidak pernah perhatian dengan orang lain sama sekali. Benar - benar tidak memiliki perhatian dan empati.
"Aku gapapa, aku bisa jaga diri. Nanti juga aku mau ekskul kok"-Soobin.
"Soobin kamu lagi sakit, jangan main bola dulu"-Yeonjun.
"Aku dah sehat kok"-Soobin.
"Ayo kak, ayo ikut aku kak"-Leo.
"Yaudah ayo, nanti aku suruh Donghwa kesini buat nemenin kamu"-Yeonjun.
"Aku ga usah ditemenin, nanti aku mau main bola"-Soobin.
"Ga ada main bola hari ini, kamu masih sakit"-Yeonjun.
"Tapi. . . "-Soobin
"Jangan membantah! Aku ga suka dibantah Soobin"-Yeonjun
"Yaudah"-Soobin.
********
Sesuai dengan perkataan Yeonjun, ia meminta Donghwa untuk menjaga Soobin. Sekarang Donghwa dan Soobin sedang rebahan di atas kasur. Kasurnya Soobin.
"Donghwa, kamu tau apa lagi tentang Yeonjun?"-Soobin.
"Yeonjun ya. . . "-Donghwa.
"Dia disini lumayan populer sih. Banyak orang yang ngincer dia, tapi dia ga mau"-Donghwa.
"Sok jual mahal"-Soobin.
"Hahaha, kayaknya kamu jengkel banget sama dia"-Donghwa.
"IYA LAH!! KAMU TAU GA SEMALAM DIA APAIN AKU?!?!"-Soobin.
KAMU SEDANG MEMBACA
DORM
FanfictionSoobin tiba-tiba dimasukkan ke dalam asrama karena konflik keluarganya. Soobin sekamar bersama dengan Yeonjun yang terkenal dingin, jutek, dan sombong karena ia tidak mau disentuh ataupun membuka suaranya untuk siapapun kecuali untuk pidato ataupun...
