15

368 19 4
                                        

12.00

Waktunya makan siang, Soobin berjalan ke arah gengnya yang sudah berkumpul itu.

"Geser dong aku mau deket Donghwa"-Soobin.

"Anything for my princess"-Beomgyu sambil menggerser pantatnya dan memberikan space ke Soobin.

"Di kamar mandi tadi antri ya?"-Donghwa.

"Iya, tadi ada 2 orang lama banget"-Soobin.

"Berak segede galon kali itu"-Jooyeon.

"Hett, orang lagi makan lu nyeletuk"-Beomgyu sambil memukul Jooyeon dengan sendoknya.

"Jangan gitu, nanti luka nih kayak sangkuriang"-Jooyeon

"Sangkuriang bapak lu"-Beomgyu.

"Btw wangi banget bin"-Hueningkai.

"Iya, tadi abis touch up parfum juga"-Soobin.

"Yes, harum banget. Aku suka wangi ini. Wangi tipe ideal aku banget"-Donghwa.

"WHATTT??? APA DIA BILANG?!?!? AKU TIPENYA???? ARGHHH  SHDHSHDGAVSYDV"-batin Soobin.

Tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan muncullah Jaehyun.

"Misi, boleh gabung disini?"-Jaehyun.

"Omaygat pangeran"-Beomgyu.

Hangyeom dan Hueningkai masih menganga melihat Jaehyun dengan senyum manis dan suaranya yang lembut itu.

"Kok lu bisa nyasar kemari bang?"-Jooyeon.

"Ya gapapa, mau deket Soobin aja"-Jaehyun.

Donghwa menganga mendengarnya.

"Soobin ada yang pdkt-in nih"-Donghwa.

"OMAYGAAATTTT"-Hueningkai.

"Pantesan aja touch up parfum, ternyata ada pdkt-annya nih"-Donghwa menggoda Soobin.

"Ih apaan si ngga"-Soobin.

"Ihh, aku kan pake parfum buat Donghwa"-batin Soobin.

"Boleh ya"-Jaehyun.

Soobin mengangguk.

"Sini bang deket Soobin"-Beomgyu.

"Thanks"-Jaehyun

PRANKKK!!!!

Tiba-tiba seseorang dari belakang Soobin membanting dan menaruh plato berbahan kaleng itu di atas meja.

"Sorry, ini tempat gua"-Yeonjun.

Donghwa, Beomgyu, Hueningkai, dan Hangyeom menganga menatap Yeonjun yang sekarang sudah berhadapan dengan Jaehyun.

"HEH KESURUPAN LO?"-Jooyeon.

"Maksud lo apaan? Gua duluan disini"-Jaehyun.

"Gua udah nitip ke Soobin kalo gua mau makan deket dia dan makan bareng temen-temen gua"-Yeonjun.

Jaehyun tertawa tipis.

"Punya temen lo? Bukannya lo sendirian dari dulu ya?"-Jaehyun.

"Cari tempat lain, gua mau makan"-Yeonjun.

"Bukannya lu punya meja makan eksklusif khusus lu sendiri ya?"-Jaehyun.

"Hari ini gua ga mau make itu, kalo lu mau make silakan"-Yeonjun.

"Lo aja, itu kan tempat lo"-Jaehyun

"Gua lagi ga mau make, gua disini duluan"-Yeonjun.

"Gua yang duluan disini, lo ngalah dong sama yang lebih tua"-Jaehyun.

"Gua yang punya sekolah ini, jadi harusnya lo yang ngalah"-Yeonjun.

"Jangan mentang-mentang lo yang punya kuasa ya?"-Jaehyun mencengkram kerah jas Yeonjun.

"Udah udah, ga usah berantem! Mending kalian duduk aja disini"-Soobin.

"Ga! Ga sudi gua duduk deket dia"-Jaehyun meninggalkan tempat itu.

Yeonjun mengambil posisi duduk di sebelah Soobin. Teman-teman se sirclenya itu saling tatap.

"Ada yang aneh sama ni orang"-Bisik Jooyeon ke Hangyeom.

"Kata gua dia abis makan narkoba"-Hangyeom.

"Asbun bae lu"-Hueningkai yang mendengarnya langsung menyenggol Hangyeom.

"Tumben banget mau gabung?"-Taehyun.

"Gapapa, pengen aja disini"-Yeonjun.

"Kok sejak ada Soobin, sikap Yeonjun jadi aneh ya? Apalagi Yeonjun kayaknya posesif banget sama Soobin. Apa Yeonjun suka sama Soobin?"-Batin Donghwa.


































































































































Kira-kira Donghwa bener ga ya kalau Yeonjun suka sama Soobin?
Pendek dulu guys

Baginda mau stress ria dulu mengerjakan skripsi 🥲

DORMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang