12.00
Waktunya makan siang, Soobin berjalan ke arah gengnya yang sudah berkumpul itu.
"Geser dong aku mau deket Donghwa"-Soobin.
"Anything for my princess"-Beomgyu sambil menggerser pantatnya dan memberikan space ke Soobin.
"Di kamar mandi tadi antri ya?"-Donghwa.
"Iya, tadi ada 2 orang lama banget"-Soobin.
"Berak segede galon kali itu"-Jooyeon.
"Hett, orang lagi makan lu nyeletuk"-Beomgyu sambil memukul Jooyeon dengan sendoknya.
"Jangan gitu, nanti luka nih kayak sangkuriang"-Jooyeon
"Sangkuriang bapak lu"-Beomgyu.
"Btw wangi banget bin"-Hueningkai.
"Iya, tadi abis touch up parfum juga"-Soobin.
"Yes, harum banget. Aku suka wangi ini. Wangi tipe ideal aku banget"-Donghwa.
"WHATTT??? APA DIA BILANG?!?!? AKU TIPENYA???? ARGHHH SHDHSHDGAVSYDV"-batin Soobin.
Tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan muncullah Jaehyun.
"Misi, boleh gabung disini?"-Jaehyun.
"Omaygat pangeran"-Beomgyu.
Hangyeom dan Hueningkai masih menganga melihat Jaehyun dengan senyum manis dan suaranya yang lembut itu.
"Kok lu bisa nyasar kemari bang?"-Jooyeon.
"Ya gapapa, mau deket Soobin aja"-Jaehyun.
Donghwa menganga mendengarnya.
"Soobin ada yang pdkt-in nih"-Donghwa.
"OMAYGAAATTTT"-Hueningkai.
"Pantesan aja touch up parfum, ternyata ada pdkt-annya nih"-Donghwa menggoda Soobin.
"Ih apaan si ngga"-Soobin.
"Ihh, aku kan pake parfum buat Donghwa"-batin Soobin.
"Boleh ya"-Jaehyun.
Soobin mengangguk.
"Sini bang deket Soobin"-Beomgyu.
"Thanks"-Jaehyun
PRANKKK!!!!
Tiba-tiba seseorang dari belakang Soobin membanting dan menaruh plato berbahan kaleng itu di atas meja.
"Sorry, ini tempat gua"-Yeonjun.
Donghwa, Beomgyu, Hueningkai, dan Hangyeom menganga menatap Yeonjun yang sekarang sudah berhadapan dengan Jaehyun.
"HEH KESURUPAN LO?"-Jooyeon.
"Maksud lo apaan? Gua duluan disini"-Jaehyun.
"Gua udah nitip ke Soobin kalo gua mau makan deket dia dan makan bareng temen-temen gua"-Yeonjun.
Jaehyun tertawa tipis.
"Punya temen lo? Bukannya lo sendirian dari dulu ya?"-Jaehyun.
"Cari tempat lain, gua mau makan"-Yeonjun.
"Bukannya lu punya meja makan eksklusif khusus lu sendiri ya?"-Jaehyun.
"Hari ini gua ga mau make itu, kalo lu mau make silakan"-Yeonjun.
"Lo aja, itu kan tempat lo"-Jaehyun
"Gua lagi ga mau make, gua disini duluan"-Yeonjun.
"Gua yang duluan disini, lo ngalah dong sama yang lebih tua"-Jaehyun.
"Gua yang punya sekolah ini, jadi harusnya lo yang ngalah"-Yeonjun.
"Jangan mentang-mentang lo yang punya kuasa ya?"-Jaehyun mencengkram kerah jas Yeonjun.
"Udah udah, ga usah berantem! Mending kalian duduk aja disini"-Soobin.
"Ga! Ga sudi gua duduk deket dia"-Jaehyun meninggalkan tempat itu.
Yeonjun mengambil posisi duduk di sebelah Soobin. Teman-teman se sirclenya itu saling tatap.
"Ada yang aneh sama ni orang"-Bisik Jooyeon ke Hangyeom.
"Kata gua dia abis makan narkoba"-Hangyeom.
"Asbun bae lu"-Hueningkai yang mendengarnya langsung menyenggol Hangyeom.
"Tumben banget mau gabung?"-Taehyun.
"Gapapa, pengen aja disini"-Yeonjun.
"Kok sejak ada Soobin, sikap Yeonjun jadi aneh ya? Apalagi Yeonjun kayaknya posesif banget sama Soobin. Apa Yeonjun suka sama Soobin?"-Batin Donghwa.
Kira-kira Donghwa bener ga ya kalau Yeonjun suka sama Soobin?
Pendek dulu guys
Baginda mau stress ria dulu mengerjakan skripsi 🥲
KAMU SEDANG MEMBACA
DORM
FanficSoobin tiba-tiba dimasukkan ke dalam asrama karena konflik keluarganya. Soobin sekamar bersama dengan Yeonjun yang terkenal dingin, jutek, dan sombong karena ia tidak mau disentuh ataupun membuka suaranya untuk siapapun kecuali untuk pidato ataupun...
