Jam sudah menunjukkan pukul 8.45. Namun apel pagi belum juga selesai. Soobin sudah mencuri sikap jongkok sejak 10 menit yang lalu.
"Haduuh, ini tuh ada pengumuman apa sih? Kan enak minggu depan udah libur sekolah"-Soobin.
"Bener jir, kaga kek biasanya"-Hueningkai.
Tiba-tiba seseorang mengusak rambut Soobin. Ia mendongakkan kepalanya dan memandang laki-laki tampan dengan jas OSIS tersebut.
"Eh, hehe"-Soobin.
"Cape ya?"-Donghwa.
Soobin mengangguk. Telinganya memerah usai melihat senyuman Donghwa.
"Berdiri dulu ya, atau kamu mau dihukum di ruang OSIS?"-Donghwa.
Soobin bergegas berdiri dan merapikan pakaiannya.
"Kalau yang ngehukum Donghwa aku mau hehe"-Soobin.
"Aku galak loh"-Donghwa sambil merangkul Soobin.
"Aduh anjir, pake dirangkul segala, haduh haduh, pingsan nih gua"-batin Soobin.
"Aduh mau pingsan"-Soobin sambil bersandar di bahu Donghwa.
"Tahan bentar, nanti mau ada pengumuman penting"-Donghwa.
"Daritadi ngomongnya gitu, tapi ga ada"-Soobin.
Tak lama kemudian Yeonjun naik ke atas podium. Ia membuka selembar kertas dan membacakan pengumuman.
"Dalam rangka libur semester ganjil, minggu depan kita semua akan pergi studytour ke museum Geologi pada hari Sabtu"-Yeonjun.
"Ih ga asik ke museum"-Soobin.
"Tapi museum Geologi"-Donghwa.
"Asiknya apaan?"-Soobin.
"Ada fosil dinosaurus"-Donghwa.
"Oh iya kah?"-Soobin.
Donghwa mengangguk.
"Oh bagus bagus, pinter carinya hehe"-Soobin.
********
05.30
Hari ini adalah hari dimana anak-anak akan pergi ke museum. Soobin berjalan sendirian menuju bus.
"Soobin"-Beomgyu tiba-tiba datang merangkul Soobin.
"Eh Beomgyu"-Soobin.
"Bareng kita kita aja duduknya, Yeonjun bakal duduk sendiri, nanti kasian kamu sendirian"-Beomgyu.
"Donghwa dimana?"-Soobin.
"Donghwa di tengah dia"-Beomgyu.
"Iya, sama kita aja yuk"-Hangyeom.
"Ayo ayo, kita duduk ramean, dempet dempetan ge bagen"-Jooyeon.
"Bolehh"-Soobin.
"Soobin kita bareng aja"-Yeonjun tiba-tiba datang dan berdiri di depannya.
"HAH SERIUS??"-Beomgyu.
"Lu sakit?"-Beomgyu sambil meraba dahi Yeonjun.
Yeonjun menggeleng.
"Ayo temani aku"-Yeonjun sambil menggenggam tangan Soobin.
"HAH APA?!?! TEMENIN?!?!"-Hangyeom.
"A-ayo"-Soobin.
Mereka yang ada disana masih menganga melihat tingkah laku Yeonjun yang aneh.
"Tumben Yeonjun minta ditemenin"-Donghwa yang melihat mereka dari kejauhan.
KAMU SEDANG MEMBACA
DORM
Fiksi PenggemarSoobin tiba-tiba dimasukkan ke dalam asrama karena konflik keluarganya. Soobin sekamar bersama dengan Yeonjun yang terkenal dingin, jutek, dan sombong karena ia tidak mau disentuh ataupun membuka suaranya untuk siapapun kecuali untuk pidato ataupun...
