Taeyeon ingin menangis rasanya ,ia mengadu pada sang ayah jika ia ingin berhenti bekerja saja , ia tak kuat mengikuti cara kerja jungkook yang benar-benar gila kerja .
"Bagaimana mungkin dia bisa bekerja tanpa kehabisan tenaga seperti itu ."
Tok
Tok
Taehyung masuk keruangan taeyeon dengan cara berjalan yang menurut taeyeon tak wajar .
"Ini laporan yang sudah sajangnim tanda tangani ,untuk prosesnya mungkin bisa anda urus sendiri ."
"Hn ."
"Permisi ."
"Tunggu !"
"Ne ?"
"Itu ..kalian sering melakukan itu ?"
Kening taehyung mengernyit .
"Maaf ,itu urusan ranjang kami ,anda tidak pantas menanyakan hal seperti itu dikantor !" Taehyung tersenyum dan keluar dari ruangan taeyeon .
Taeyeon keluar dari kantor dengan lunglai ,ia sangat kelelahan . Ditambah dia harus melihat jungkook berciuman panas dibasement ,lama ia melihat adegan itu disana . Dia melihat betapa hangat dan penuh senyuman wajah jungkook bersama taehyung .
"Kalian bisa hidup sebahagia itu tanpa aku ,melupakan jika aku pun masih ada disini disekitar kalian ,bisa melakukan yang kalian mau dengan bebas ."
Drtt
Drrrt
"Ne ?"
"Kau dimana ?"
"Aku baru pulang kantor ."
"Ingin makan ttoekpokki bersamaku ?"
Taeyeon tersenyum dan mengangguk ,ia langsung bersiap dengan mobilnya sambil berbicara dengan baekhyun tanpa memutuskan sambungan .
......
"Mau makan apa ?" Tanya jungkook
"Ungg ,aku ingin buah-buahan saja ."
"Kau diet ?"
"Aniaaa ,aku hanya ingin makanan manis dan segar ."
"Kajja !! kita beli sekalian persediaan untuk dirumah ."
Taehyung tersenyum dengan bahagia ,ia memilah buah yang ia mau sambil bercanda riang dengan jungkook .
"Kita akan buka toko buah ?" Tanya jungkook heran
"Aku mau bawa buah-buah ini kekamar nanti malam ."
"Kenapa ?"
"Aku mudah lapar saat tengah malam ."
Jungkook menatap wajah taehyung lamat-lamat .
"Kenapa menatapku begitu ?"
"Apa mungkin kau hamil lagi ?"
"Ini ,jinjja ?" Tanya taehyung sambil mengusapkan perut ratanya pada jungkook
"Tapi datar ." Ucapnya heran
"Haha aku tidak hamil dan jangan buat aku hamil dalam waktu cepat ,perutku baru beberapa waktu lalu op secar ."
"Ne aku tahu sayang ,makanya aku khawatir ."
"Ahahaha sebentar aku foto ."
Cekrek
"Foto apa ?" Tanya jungkook penasaran
"Wajah panik mu tadi sangat lucu hahahhaha ."
"Yahhh jangan menertawakanku yaaa !"
"Hahahahaha akan aku jadikan wallpaper komputerku dikantor ."
Jungkook tertawa dan memeluk taehyung ,ia bukan merasa lucu dengan fotonya ,ia tertawa karna lucu melihat taehyung tertawa selepas itu . Jika ia ingat saat taehyung hampir mengakhiri hidupnya sendiri ia bergidik tak sanggup melanjutkan kilas bayangan itu . Jantungnya akan berhenti berdetak saat itu juga jika itu terjadi ,agak aneh memang jika harus melihat taehyung tertawa selepas itu setelah kejadian waktu itu .
Ia jadi lebih khawatir ,karna orang bilang orang yang bisa tertawa lepas dan menjadi badut adalah orang yang menyimpan luka paling banyak dan dalam .
"Kenapa dengan wajahmu ,kau aneh sekali setelah pulang dari mall ?"
"Ania sayang ."
Jungkook dan taehyung sedang saling memasangkan masker wajah ,taehyung sedang sangat rajin merawat diri hingga hal kecil ,puluhan belanja online juga menumpuk di pos satpam ,entah apa yang terjadi dengan taehyung ia tak seperti biasanya ,jungkook sendiri tidak masalah kalo taehyung menghamburkan uang ,tapi ini jelas bukan taehyung sama sekali .
"Setelah ini langsung tidur yahh ." Ujar taehyung pada jungkook
"Ne ,aku mau pelukan seperti biasanya ."
Taehyung hanya tersenyum dan mengiyakan .
Tring
Kim jaejoong-shi one mesagge
Selamt malam ,
Aku sudah mengatur jadwal konsul mu ,hari sabtu hari pertama konsultasimu .
Terima kasih !
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Why I Love U || End
Fiksi PenggemarTaehyung yang menjadi cinta kedua/orang ketiga dalam rumah tangga jungkook . Ia terus mempertanyakan apa yang membuat ia begitu tak mampu menolak jungkook dalam hidupnya walaupun ia harus dibenci semua orang . Dan sampai kapan jungkook mampu menyemb...
