Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Tak Ada Yang Sempurna

899 103 19
                                        

"Kim taehyung Maukah kau menjadi istriku, ibu dari anak-anak ku kelak, menemani manusia yang tak sempurna ini dan menjalani kehidupan yang mungkin akan sangat membosankan untukmu nanti?"

Lampu-lampu cantik itu menghiasi malam di sebuah penthouse mewah di pusat Seoul.

"Kook-ah " Mata taehyung berkaca-kaca

Jungkook tersenyum menanti jawaban taehyung.

"I do, aku mau menua dan membesarkan anak-anak kita nanti, aku tak tahu betapa menyebabkannya aku dimasa depan, tapi jadikan aku satu-satunya manusia yang bisa terus bersamamu dalam suka dan dukamu"

Jungkook mendekatkan wajahnya, ia mencium bibir itu dengan lembut. Jungkook mengelus pinggang taehyung seduktif.

"Mhhh "

"Sayang, menikahlah denganku secepatnya, aku ingin merasakan malam pertama " Bisik jungkook ditengah ciuman kupu-kupu nya

"Kita sudah sering melakukannya "

"Akan berbeda rasanya setelah kita menikah, dan sekarang izinkan aku melakukan untuk yang keribuan kali ada didalammu "

"Nghh, touch me!"

Jungkook dengan segera melepas helaian taehyung, ia usap-usap leher sensitif itu turun hingga tulang selangka cantik taehyung, ia bawa turun terus helaian itu hingga tonjolan dada taehyung terlihat.

"Ahhh" Jungkook cubit kecil dan tarik mempermainkan tonjolan itu, ia buka kemeja satin itu hingga sebatas perut dengan lidahnya yang terus mengobok-ngobok mulut taehyung hingga salipa nya berderai.

Taehyung kewalahan, ia mencengkram baju jungkook. Merasa terlalu turn on dengan cepat jungkook membuka helaian bawah taehyung dengan cepat.

Jungkook berhenti sebentar dan mengusap perut buncit taehyung memberikan jeda agar taehyung bisa mengatur nafasnya .

Jungkook memejamkan matanya sambil tersenyum, bulatan itu tampak bergerak membuat taehyung juga terkekeh.

"Kami membangunkan mu eoh? "

"Sepertinya begitu "

"Daddy akan menjenguk mu sayang " Bisik jungkook didepan perut taehyung membuat taehyung merona.

Dengan cepat jungkook membuka celananya dan terpampanglah junior nya yang sudah mengeras, ia meludahi juniornya dan lansung menekuk sebelah kaki taehyung diatas meja.

"Argh pelan"

Jungkook yang mengerti karna ini sex pertama mereka setelah memasuki trismester kedua kehamilan taehyung.

"Ughhhh " Kepala taehyung menengadah keatas merasa sulit saat junior itu melesak kedalam .

"Hah hah hah " Nafasnya tersenggal saat jungkook terus melesakkan kedalam dan masih tersisa setengah dari batang kemaluan jungkook yang belum masuk.

Peluh mengucur dari dahi jungkook yang berusaha menahan agar tak langsung melesakkan sekaligus juniornya.

"Mmmhhhhh appo " Menggigit bibir bawahnya taehyung terus mengatur nafas , jungkook mempersempit jarak mereka dan menghisap leher taehyung mengalihkan rasa sakitnya.

Jungkook mulai memaju mundurkan pinggangnya meng-in-out taehyung yang sudah bersandar sepenuhnya pada jungkook, ia pasrah saja pada apa yang jungkook perbuat, ia hanya mampu mendesah dan cum, menerima lumatan bibir jungkook.

"Ahhhhhhh " Jeritan desahan itu menekankan telinga saat mulut jungkook berpindah ke dadanya, dadanya kian sensitif selama masa kehamilan ini dan sering kali terasa gatal membuatnya selalu menyuruh jungkook tiap malam untuk menyusu padanya.

Tubuh taehyung bergetar saat jungkook memasukan semua nya hingga terasa biji jungkook beradu dengan kulitnya.

"Oh tuhannn pleaseee ahhhhh... " Taehyung cum lagi, tubuhnya tak bisa bekerja sama akan sentuhan jungkook .

Jungkook merebahkan taehyung di meja, ia tahu ibu hamil ini mulai kehabisan energi akibat pelepasannya. Jungkook kian membuka lebar paha itu dan memperhatikan juniornya yang keluar masuk lubang taehyung, sedikit perasa melihat lubang itu memerah karna melahap merenggang akibat juniornya yang tak bisa dikatakan kecil .

Kepala jungkook bergidik merasakan sensasi ia yang hampir sampai, ia mengangkat tubuh taehyung dan membawanya menuju sofa, membuat posisi taehyung tidur miring agar ibu hamil itu tak kesakitan akibat posisi tidur telentang yang kurang bagus saat tengah hamil.

"Ahhhhhhhh " Taehyung menjerit merasa junior itu kian mengoyak lubangnya dengan posisi miring seperti ini. Jungkook pun ikut mengerang merasakan lubangnya kian dijepit, ia dengan semangat menggenjot lubang itu sambil menengadahkan kepalanya, desahan dan jeritan taehyung yang begitu berisik seperti alunan yang membuatnya kian terangsang.

"Hampir sampai sayang, tahan sedikit lagi " Jungkook mengatakan itu karna melihat wajah taehyung memerah dengan mata sembab ketakutan saat jungkook menggagahinya seperti kesetanan mengejar pelepasannya.

"Kookhhhhh pelann aku takuttt, anghhhh ini sedikit sakit "

"Arghhhh " Mencondongkan tubuhnya melahap tonjolan taehyung jungkook mengerang saat pelepasannya, ia menembakan laharnya dengan begitu kuat didalam taehyung. Wajah pias taehyung hanya meringis saat jungkook menyedot puttingnya .

"Mmhhhh " Desah taehyung kelelahan, namun bagian jungkook menyusu adalah bagian favoritnya, lidah itu begitu pindah bermain disana, mulutnya begitu terlatih tahu semua titik sensitifnya.

Jungkook menarik juniornya, ia pandangi lubang merekah yang mengeluarkan sebagian laharnya itu. Ia langsung menyekanya dengan tisue yang tersedia disana.

Ia masih belum puas, jungkook merangkak diatas tubuh taehyung dan mengecapi leher taehyung.

Taehyung menarik kepala itu dan membawanya pada ciuman memabukan.

"5 ronde lagi sayang?" Bisik jungkook








Tbc

Why I Love U || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang