"jadi kau siap untuk perubahan tae ?" Tanya jaejoong
"Entahlah ." Taehyung menatap jungkook ragu
"Aku ada dibelakangmu ,jangan ragu ."
"Tapi bagaimana caranya aku terbiasa tanpamu sedangkan selama ini kita selalu bersama-sama ?"
Jungkook menggenggam tangan taehyung erat .
"Aku juga tidak bisa tanpamu sayang ,kita tidak akan berpisah ..hanya saja buat dirimu nyaman dan menikmati hidupmu sendiri ,eksplor apa yang kau sukai dan kau inginkan ,kau punya segalanya tapi lupa membuat dirimu menikmatinya ."
"Apa tak apa begitu ,semua itu milikmu ."
Jaejoong tersenyum melihat taehyung seperti kucing kecil yang takut ditinggal induknya .
"Kau terlalu memanjakannya dan memberikan semua tanpa perlu ia minta hingga membuatnya tak butuh orang lain selain dirimu jungkook-shi ."
"Ne ,aku juga bersalah atas ini ."
Taehyung malah bersembunyi dalam pelukan tubuh besar jungkook .
"Bagaimana ini ,aku tak yakin bisa memulai semuanya ."
.......
Setelah lama dirumah jaejoong mereka akhirnya pulang dan berbincang dikamar .
"Kamu masih bingung apa sih sayang ?"
"Masa aku ga bisa ngerti apa kemauanku sendiri ,aku aneh yea ?"
Jungkook berjongkok dan menatap wajah taehyung yang duduk di sofa kamarnya .
"Kamu bukan ga ngerti apa yang kamu mau ,kamu cuma ga bisa mutusin apa yang harus kamu lakuin ,kamu takut keputusan kamu nyakitin orang lain atau pihak tertentu . Yang kamu mau dan kamu butuhin itu cuma aku ,kamu ga perlu obat depresan atau psikolog ,yang kamu butuhin cuma kepastian hubungan kita ,aku ngerti itu sayang ."
"Kamu marah ?"
Jungkook menggelengkan kepalanya ,ia mencium tangan taehyung .
"Aku yang salah disini ,aku ga bisa kasih kamu kepastian, kamu yang harusnya ngerasain cinta yang meluap-luap ,waktu kencan romantis ,masa indah pacaran ,kamu buang waktu buat bersabar jalanin cinta terlarang ini ,maaf sayang ."
Taehyung menangis sesenggukan ,ia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya ,jungkook memeluk tubuh ringkih itu dalam pelukannya .
"Maaf ,maaf ,kalo kamu udah capek aku akan lepasin kamu dari sekarang ,aku ga akan rela tapi aku juga mau kamu bahagia . Aku udah berjuang sampe detik ini buat hubungan kita ,kalo kamu ngerasa semuanya sia-sia dan terlalu lama kamu boleh pergi ."
Taehyung tak bisa membendung tangisannya sekedar untuk membalas ucapan jungkook ,ia merasa sakit .
"Dengar sayang ,manusia bodoh ini boleh kamu pukul ,boleh kamu tampar ,kamu boleh lakuin apa aja ,dia ngerusak hidup kamu dan bawa kamu kejurang ga bertepi ,dia buat hidup kamu susah sekedar untuk bernafas ,dia buat hidup kamu jadi olokan dan hinaan orang-orang ."
Sulit rasanya untuk jungkook tak membenci dirinya sendiri .
"Taeyeon benar ,aku bersalah bawa kamu kedalam masalah kami ini ,kamu ga seharusnya sehancur ini .kamu berhak bahagia ."
Malam itu mereka lewati dengan pelukan erat dan suara tangis taehyung .
****
Siang nya jungkook ,taeyeon dan taehyung makan siang bersama disebuah hotel bintang 5 . Taehyung nampak tak selera makan ,matanya bengkak sisa menangis semalam . Taeyeon menatap jungkook yang masih sibuk dengan ponselnya .
KAMU SEDANG MEMBACA
Why I Love U || End
FanfictionTaehyung yang menjadi cinta kedua/orang ketiga dalam rumah tangga jungkook . Ia terus mempertanyakan apa yang membuat ia begitu tak mampu menolak jungkook dalam hidupnya walaupun ia harus dibenci semua orang . Dan sampai kapan jungkook mampu menyemb...
