Sekutu

901 111 38
                                        

Setelah cukup lama istirahat taehyung dan jungkook kembali disibukan dengan pekerjaan kantor , jungkook membatasi pekerjaan taehyung agar ia tak terlalu stress memikirkan masalah kantor ,2 asisten ternyata masih kelabakan membantu pekerjaan taehyung ,kehilangan lisa ternyata berdampak besar namun taehyung tak mau terus bergelut dengan wanita ular itu yang selalu merecoki masalah pribadinya .

"Sudah selesai ?"

"Ne ,kau tinggal tanda tangan ." Jawab taehyung ,jungkook selalu suka cara kerja taehyung yang gesit dan teliti .

"Sudah minum obatmu ?"

"Ne ,sudah ."
"Aku sangat ingin buah semangka ."

"Sekarang ?"

"Yeaa ,rasanya seperti sudah ada dimulutku saking inginnya ."

"Aku sudah menyuruh orang membelinya ."

"Gomawo !" Ucapnya santai dengan senyum merekah ,jungkook selalu suka ekspresi itu .

Tok tok

"Nde ,masuk !"

"Tuan besar datang berkunjung ." Ucap yoona dan tuan jeon yunho langsung masuk kedalam ruangan ,taehyung dan jungkook langsung membungkuk hormat dan mempersilahkan duduk .

Tuan jeon memperhatikan taehyung dari atas sampai bawah membuat taehyung salah tingkah .

"Ada apa appa kamari ?"

"Duduklah !" Tunjuknya pada taehyung

"Nde sajangnim ."

Tuan jeon memandang keduanya membuat taehyung kikuk ,tidak dengan jungkook yang duduk dengan santai menatap serius pada sang appa .

"Dia kekasihmu itu ?"

"Nde ." Jawab jungkook tegas

Jantung taehyung rasanya ingin melompat keluar ,ia sungguh ingij segera pergi dari suasana canggung ini .

Tuan jeon mengangguk-anggukan kepalanya .

"Siapa orang tuamu ?"

"Appa !" Jungkook langsung menggertaknya

Taehyung menunduk dalam ,jungkook menggenggam tangan taehyung kuat .

"Aku sebenarnya tak peduli kau berkencan dengan siapapun ,itu urusan pribadimu ,jika harabeojimu masih hidup mungkin anak ini sudah disingkirkan seperti dulu !"

"Appa takkan melakukannya !"

Tuan jeon bersmirk .

"Bagaimana kau yakin tentang itu ?"

"Kau takkan membiarkanku hidup dalam penyesalan tak berujung seperti dirimu ."

"Tau apa kau anak muda ?"

"Eomma sudah mengatakannya padaku ."

Tuan jeon menatap dalam mata jungkook .

"Jangan melakukan hal bodoh seperti diriku ,berpikirlah jauh kedepan sebelum kau memutuskan sesuatu ."

"Kau tidak pernah mencarinya ?"

"Semua takkan sama ,atau mungkin hanya perasaan ku saja yang takkan berubah untuknya ,ia mungkin sangat membenciku ."

"Aku akan menjalankan rencana kita ,aku hanya minta bantuan appa untuk melindungi taehyung ,aku tidak mau ia terluka ."

"Sebaiknya berhenti saja dari kantor ."

Taehyung langsung menatap jungkook meminta saran .

"Pekerjaanku akan kacau jika ia tak ada disampingku ."

"Hahhhh kau sangat bergantung padanya ."

"Ne ,jika bukan taehyung aku akan sangat sibuk dan bisa-bisa tak istirahat sedikitpun ,pekerjaanku banyak di handle oleh taehyung ."

"Kau mencintai anakku ?"

"Saya minta maaf tuan ." Taehyung menunduk dalam meminta maaf

"Sebentar lagi akan ramai perang politik ,semua pemberitaan akan keluar apapun itu ,berhati-hatilah saat kalian ada diluar . Jangan mudah dipancing oleh orang lain ."

"Anak itu terus saja berusaha mengoreksi tentang kalian berdua ?

"Nuguseo ?" Tanya taehyung

"Ian ,saudara taeyeon ."

"Ck ." Decak jungkook kesal

Taehyung melirik jungkook .

"Mau apa lagi orang itu ?"

"Mungkin ia mencari celah dihubungan kalian ,jangan mudah dipancing ,ingattt mereka hanya ingin tahu kehidupan kalian ,jangan terkecoh tetap pada rencana kita .

"Ne appa ."

"Hnn baiklah aku masih sibuk ,aku pergi dulu ,jangan lupa pesanku tadi !"

"Ne gamsahamnida ."

Tuan jeon segera pergi dari sana dan jungkook mengurut dahinya pening dengan semuanya .






Tbc

Why I Love U || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang