Taehyung memakan kimbab kiriman dari jaejoong-shi ,entah kenapa rasanya ia sangat terharu ,suapan demi suapan yang ia makan rasanya seperti merasakan suapan dari seorang eomma .
"Kamu makan apa ?" Tanya jungkook
"Kimbab hiks ."
"Kenapa nangis ?"
"Hiks aku udah lama ga makan buatan rumah ,kamu mau coba ?"
"Dari siapa ,eomma kamu didaegu yang kirim ?"
"Bukan ,aku dapet dari temen ku ."
Jungkooo memakan suapan pertamanya ,ia tidak merasa sesuatu yang aneh dari makanan ini ,rasanya enak dan khas rumahan tidak seperti yang dibeli diluaran .
"Ga ada yang aneh kok sayang dari rasanya ."
Sebut saja jungkook mati rasa ,ia mana tahu bedanya masakan rumahan dan yang dijual diluaran ,sedari kecil ia terbiasa makanan buatan orang lain bukan dari eomma nya .
Melihat taehyung makan sambil menangis membuat jungkook terenyuh .
"Mau pulang kerumah ,kamu pasti rindu rumah ?"
"Kerjaan kita masih banyak ."
"Kerjaan kita akan selalu banyak sayang ,kalo kamu nungguin beres kerjaan sampe kita kakek-kakek baru kita bisa pensiun ." Guraunya menghibur taehyung
Taehyung tersedak makanannya ,ia menangis sambil tertawa dengan gurau'an jungkook .
"Hehe minum dulu sayang ,tunggu .. sejak kapan kamu punya temen yang mau effort masakin buat kamu ?"
"Eoh ?"
"Ada kok ."
"Siapa ?"
"Ian ppftttt ."
"Mana bilang enak tadi ,cuihhhh ."
"Ahahahhaha bukan sayang bukan ian ."
"Terus dari siapa ?"
"Hmmmm ,,ada kok ,gpp yahhh .. aku seneng bisa punya temen ." Ucapnya sambil memandang kimbab itu dengan berkaca-kaca
"Asal bukan orang yang naksir kamu aja ."
"Temen kuliah ?"
"Temen kantor ?"
"Ato siapa ?"
"Hmmm ..dia temen nya bang shihyuk hyung ..sama-sama dokter ."
"Kenapa kalian bisa kenalan ?"
"Dikenalin hyung ."
Jungkook nampak berpikir dan akan menghubungi bang shihyuk namun taehyung menahannya .
"Dia bukan saingan kamu ,dia seumuran eomma ."
"Cewek ?"
"Mmmm kaya aku ." Geleng taehyung
"Aku kenyang ,kamu yang abisin yea ?"
"Ga usah cemburu ,kami cuma berteman dan hyung juga kenalin kita bukan untuk itu ,kebetulan kami bisa ngobrol dan nyambung aja ."
"Kamu makin aneh akhir-akhir ini ."
"Aku balik kemeja yahhh ."
"Nde ."
Jungkook duduk dan memakan kimbab yang masih banyak itu . Sepanjang mengunyah ia memikirkan banyak hal hingga kembali ke meja kerjanya .
"Aku ga bisa tinggal diem , ada banyak hal aneh yang kamu sembunyiin ."
........
Tok
Tok
"Masuk !"
"Aku butuh tanda tanganmu !"
"Biar aku baca dulu ."
"Tidak bisakah langsung tanda tangan saja ."
"Kau sudah tahu prosedurnya ."
"Ne ,aku akan menunggu ."
Taeyeon mengedar memandangi semua isi ruangan ini ,dulu ia biasanya hanya sesekali kesini namun sekarang ia jadi sering masuk ruangan ini dan ia baru memperhatikan kini foto taehyung terpajang dimeja jungkook .
"Hahhhhhh " taeyeon menghela nafasnya ,jungkook kian terbuka dengan hubungannya dengan taehyung .
"Kau sangat mencintai taehyung ?"
"Jangan menanyakan sesuatu hal jelas akan menyakiti hatimu sendiri ,fokuslah pada kebahagiaanmu ,sesusah itukah ?" Jungkook melirik pada taeyeon
"Aku hanya belum bisa menerima saja jika orang itu taehyung ."
"Sampai kapan ?"
Taeyeon membuang pandangannya ,matanya berkaca-kaca .
"Kau punya jalan keluar untuk semua ini ?"
"Separuh hatiku marah ,kecewa tapi aku tak bisa membencinya ,aku menyayanginya hiks ..aku sudah bahagia saat kudengar ian mendekatinya ,ia bisa menjadi bagian dalam keluargaku ,menjadi orang terdekatku ,tapi hikss ia malah yang selama ini menjadi bunga untukmu ."
"Kau tahu aku begitu membenci ian sekarang ,aku tak suka semua orang yang mendekatinya .. aku pertama kali jatuh cinta padanya ..cintaku habis untuknya ."
"Beri tahu aku bagaimana cara kita keluar dari semua ini ,aku ingin semuanya baik dan tak berimbas pada kita dan taehyung .. bisakah semua derita ini berakhir digenerasi kita saja ,anak-anak kita suatu hari nanti tak pernah merasakan semua ini ?"
Jungkook menegakkan duduknya ,ia memandang taeyeon dengan wajah dingin .
"Sebenarnya apa maumu ?"
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Why I Love U || End
FanfictionTaehyung yang menjadi cinta kedua/orang ketiga dalam rumah tangga jungkook . Ia terus mempertanyakan apa yang membuat ia begitu tak mampu menolak jungkook dalam hidupnya walaupun ia harus dibenci semua orang . Dan sampai kapan jungkook mampu menyemb...
