"makasih sayang ." Ucap jungkook lembut
"Boleh dipangku ?" Tanya taehyung
"Sebentar !" Ucap jungkook yang akan membuka zipper celananya
"Ehhh kamu mau ngapain ?"
"Katanya mau dipangku ."
"Ga usah buka celana juga ."
Jungkook diam-diam mengulum senyum .
Taehyung duduk dengan nyaman dipangkuan jungkook ,semua karyawan sudah pulang karna ini sudah pukul 20:00 malam .
"Masih pengen disini ?" Tanya jungkook
"Disini saat malam hari indah ,ini gedung tertinggi dikota ini ,pemandangan lampu kota sangat indah ."
"Mau tinggal disini saja ?"
"Mana mungkin ."
"Mungkin saja karna aku pemiliknya !" Jungkook mengedipkan matanya
"Kita bisa bermalam disini ?"
"Call ,aku beritahu security yang berjaga dulu ."
"Huum ."
Jungkook menelpon pihak security memastikan mobil dan seluruh kantor aman ,dan jungkook juga mengetahui jika ada beberapa orang dibagian lain dilantai bawah yang menginap karna ada beberapa pekerjaan dan malas pulang jadi memutuskan untuk menginap .
"Bagaimana ?"
"Sudah ok ,lantai-lantai bawah ada yang menginap juga karna malas pulang ."
"Lama-lama mereka akan membayar sewa dan tidur dengan nyaman dikantormu " gurau taehyung
"Ide bagus ,aku bisa membuat mess ditiap lantai kantorku agar mereka tak perlu susah payah pulang jauh-jauh ."
"Ck, itu hanya gurauan ,kenapa otak bisnis mu itu ?"
"Itu ide bagus sayang ,aku tahu kau sangat bawa hoki untukku ."
Taehyung memutar mata malas meladeninya .
Mereka mandi dan berganti baju ,kali ini taehyung menurut saja apa mau kekasihnya yang mudah merajuk ini ,ia tidak mau kejadian waktu itu terulang kembali . Lalu mereka memakan hidangan yang mereka pesan dan menikmatinya sambil memandangi kelap-kelip cahaya lampu dibawah sana .
"Indahnya ,ini sangat romantis ."
"Jangan membuatku tiba-tiba berhasrat ingin membangun gedung tinggi atau rumah diatas kantor ini ."
Taehyung tertawa .
"Ini benar-benar indah ,apa salahnya jika aku memujinya ?"
"Salahkan saja aku yang ingin mewujudkan setiap keinginanmu ."
Mereka berdua tersenyum dengan ucapab mereka sendiri .
"Kenapa aku tak pernah bisa bosan padamu hmm ?"
"Kau pernah berniat berhenti mencintaiku ?"
"Tidak ."
"Lalu kenapa bertanya alasanya ." Taehyung terkekeh dan jungkook tertawa kecil
"Ayolahhh jangan terlalu cantik atau berlaga manis didepanku ,kau membuatku buta selama 5tahun ini "
Taehyung tak bisa untuk tak salting dengan kata-kata jungkook .
"Besok aku takkan mandi hingga seminggu kedepan hingga kau tak tahan dengab baunya ."
"Apa .. apa itu heyyy kau tak ingat saat kau sakit dan tak mandi selama itu aku yang melap tubuhmu dan tak pernah jauh darimu ,aku bahkan memelukmu saat kau mengigau ,aku bahkan pernah dimuntahi tepat diwajah hingga dadaku ."
Taehyung tertawa ia malu ingat itu ,ia sangat sensitif terhadap bebauan saat sakit dan bisa muntah hanya karna mencium bau nasi hangat .
"Sudah ,aku malu .jangan ungkit itu ..tapi kenapa kau tak marah aku muntahi tepat diwajah ?"
"Yang aku ingat hanya kau begitu tersiksa dengan sakitmu ,aku panik saat kau demam tinggo dan tak bisa makan nasi atau bubur sesuap pun ,jika saja telat ku bawa kerumah sakit bisa-bisa tak sadarkan diri berhari-hari ."
"Aku selalu tak sadar apa yang terjadi disekitarku saat demam ,aku hanya merasa aku sedang tidur lelap disebuah taman yang sangat nyaman ."
"Kau selalu tidur saat sakit ,itu yang membuatku panik karna tak tahu apa yang kau rasakan ."
"Kook-ah ?"
"Hmm ?"
"Gomawo ."
"Untuk ?"
"Kesabaran dan kasih sayangmu ."
"Love u more babe ."
"Malam ini mau bobo ga pake baju ."
"Aishhhhhhh jangan menggodaku begitu ,juniorku langsung tegal berdiri mendengarnya ."
Jungkook membenarkan celananya dan bangkit berdiri membuat taehyung tertawa geli .
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Why I Love U || End
FanfictionTaehyung yang menjadi cinta kedua/orang ketiga dalam rumah tangga jungkook . Ia terus mempertanyakan apa yang membuat ia begitu tak mampu menolak jungkook dalam hidupnya walaupun ia harus dibenci semua orang . Dan sampai kapan jungkook mampu menyemb...
