Brengsek Seki-ya!

853 104 32
                                        

Dengan wajah meremehkan tuan kim berjalan melewati taehyung yang membungkuk saat berpapasan, Pria tua itu mendecih tak suka.

Taehyung langsung masuk ke ruangan jungkook dan menemukan kekasihnya sedang meremat cangkir teh itu hingga remuk ditangannya dengan wajah tenang.

"Lepaskan!" Titah taehyung melepas genggaman tangan itu pada cangkir yang sudah hancur ditangannya , jungkook seakan tersadar dari lamunannya.

"Kenapa?" Tanya taehyung lembut

"Tidak ada apa-apa " Jawab jungkook dengan tenang
"Gomawo sudah mau datang dan membantu ku "

"Bukan masalah, itu masih bisa ku atasi "

Jungkook menatap wajah teduh taehyung.

"Sudah makan ?"

"Sudah.. Kau tahu sendiri aku mendadak seperti burung yang hanya bisa makan buah dan biji-bijian "

"Sangat unik, aku baru mendengar orang hamil seperti itu "

"Ini anakmu tentu saja, mungkin eommamu juga dulu mengidam yang unik hanya saja berbeda dengan bayi ini" Taehyung seakan tersadar akan ucapannya

"Maaf maksudku-"

"Tak apa, yahhh dia harus lebih beruntung dari pada appa nya, akan aku usahakan itu sayang "

"Kook, mian "
"Apa kau tidak mau mencari eomma mu?"

"Untuk apa? "

"Kau tidak merindukannya? "

"Dia sudah bahagia dengan hidupnya kini, mungkin "

Taehyung menatap lekat wajah jungkook.

"Sebentar aku bersihkan dulu serpihan cangkir ini "

"Tidak usah, istirahat saja diruangan ku, biar OB yang membersihkannya. Aku ingin memeriksa laporan yang lain "

"Boleh minta peluk sebentar sampai aku tidur ?"

Jungkook tersenyum geli.

"Baiklah mommy cantik, AS you wish"

"Gomawo "

Jungkook berjalan dibelakang taehyung sambil memeluknya gemas.

"Baby tidak mau jauh dariku hmm?"

"Itu membuat harga diriku turun, dia selalu merindukanmu hehe "

"Good job, kau memang anak appa hn!"




.........


Plak

"Apa yang kau lakukan? " Jerit ny kim saat tuan kim menampar pipi taeyeon

"Kau sudah gila hah, mau mengalah untuk sampah seperti anak itu! "

"Appaaaaaaa.. Berhentilah memaksakan semuanya, aku juga ingin bahagia untuk hidupku hiks "

"Pergi dan rayulah jungkook agar perceraian kalian dibatalkan, apa kau sungguh tak berguna sedikitpun? "

"Geumanhae... Ucapanmu juga menyakitiku " Ucap ny kim

"Kalian memang tidak berguna , sudah ku bilang lahirkan anak laki-laki! " Murka tuan kim

"Pergi ke kamarmu, biar eomma yang urus ini " Ucap ny kim melindungi taeyeon

"Hiks eomma "

"Kajja, eomma bisa mengatasi ini "

Tuan kim terus mengomel dan marah-marah seakan semua hal selalu salah untuknya.

"Jungkook tidak mau meninggalkan anak itu, benar... Makanya kau murka? "

"Apa lebihnya namja sialan itu? "

"Dia hanya namja miskin, dia tidak punya apa-apa untuk dibanggakan, dia hanya memberikan tubuhnya untuk jungkook. Ia begitu pintar menjadi berguna untuk jungkook, rasanya aku ingin mematahkan anak sialan itu "

"Singkirkan anak itu, aku juga makin tidak menyukainya , dia seenaknya menikmati apa yang harusnya menjadi milik anak kita, dia hanya parasit "

"Ne kau benar, aku akan memikirkan cara menyingkirkan anak sialan itu "

"Tenanglah, aku akan membantu memikirkan cara menyingkirkan anak itu, berhentilah memarahi anak kita, taeyeon anak kita satu-satunya "

"Pikiranku sedang sangat kacau, siapkan barang-barang kita berlibur seminggu ke Eropa , beritahu taeyeon agar bersiap "

"Ne "





........



"Si bodoh itu belum melakukan pergerakan yang signifikan, terus awasi mereka, keturunan ku ada didalam anak itu, jangan sampai mereka membuat cucuku dalam bahaya "

"Baik tuan "

Tuan jeon memberi isyarat agar anak buahnya itu pergi keluar.

"Takkan kubiarkan kau menyentuh atau menggores sedikit saja keturunanku, kupastikan kau hancur jika itu terjadi "








Tbc

Why I Love U || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang