Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Isu Keretakan

1K 106 51
                                        

"Bagaimana bisa ini terliput media ?" Gumam taeyeon panik

Dia mendial no jungkook..

Drttt

"Jungkook-ah ?"

"Kau sudah mendengarnya ?"

"Bagaimana bisa ini terjadi ?"

"Aku juga tidak tahu ."

"Lalu bagaimana ini ,apa perusahaan masih baik-baik saja ?"

"Aku belum sampai kantor tapi dari tadi hp ku terus berdering ."

"Jungkook-ah jeball ,redam semua ini ,sebentar lagi ada kampanye politik jangan sampai semua makin memanas ,kau tahu itu kan ."

"Ne ,aku sedang berpikir ,tenanglah ."

"Satu-satunya cara kita harus tampil dimuka umum dan memperlihatkan jika kita baik-baik saja ."

"Taehyung ?" Gumam jungkook

"Ia pasti memgerti ,tak ada cara lain bukan ?"

"Aku hubungi lagi nanti ,appa menghubungiku ."

"Ah nde ,kita sambung lagi nanti ,jangan gegabah dan beri tahu aku nanti jika mengambil keputusan ."

"Nde "

Pip

"Kau sudah tahu apa yang terjadi ?"

"Ne ,taeyeon barusan menelponku dan mengatakan itu juga ."

"Sepertinya sangat sulit berada diposisimu ."

"Aku tidak pernah berada diposisi mudah selama ini ."

Jungkook berbicara dengan tuan jeon sangat serius ditelpon ,ia duduk diruang kerjanya dengan menyangga kepalanya yang hampir mau pecah dicerca tuan jeon .

" Ne ,appa !"

Pip

Jungkook menyandarkan tubuhnya ke kursi kerjanya ,ia benar-benar pusing sekarang .

Taehyung sendiri sudah pergi lebih dulu kekantor dan menenangkan para karyawan yang mulai hectic dengan yang terjadi .

Jungkook pergi dari mansion dan sepanjang jalan ia melihat hebohnya isu keretakan rumah tangganya di billboard sepanjang jalan .

"Brengsek " makinya sambil memukul setir mobil ,bahkan orang-orang suruhan dia dan appa nya belum cukup untuk meredam semua berita ini .

Jungkook bergegas masuk kekantor dengan wajah kesal ,semua yang berpapasan membungkuk hormat padanya .

Jungkook bergegas masuk kekantor dengan wajah kesal ,semua yang berpapasan membungkuk hormat padanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sudah beres ?" Tanya jungkook

"Ne ,semua sudah beres ." Jawab taehyung yang minum kopinya sambil berdiri

"Duduklah ,kau sangat sibuk hmm ?" Jungkook tersenyum melihat repotnya taehyung menghandle urusan kantor .

"Tidak juga ." Ucapnya menyeruput kopinya

"Kalau kau sudah menyeruput kopi dengan berdiri itu tandanya kau sangat sibuk atau panik ."

"Ah begitukah " taehyung tersenyum dan menaruh kopinya .

Taehyung duduk dan melihat layar hpnya ,ia mengetik sesuatu dan tenanh dengan layarnya . Jungkook memperhatikan semua itu ,dan hanya diam memandang kekasihnya .

"Sepertinya jalan kita akan semakin terjal ."

"Aku sudah memperkirakan ini semua takkan mudah ,noona takkan melepaskanmu dengan mudah ."

"Ini bukan taeyeon ,ada yang lain ."

"Nugu ?"

"Aku masih menyelidikinya namun aku yakin pasti dia pelakunya ."

"Taeyeon noona bagaimana ?"

"Ia sama paniknya ,ini diluar kendalinya ,aku belum menghubunginya lagi ."

"Apa selanjutnya ?"

"Kami harus muncul ditempat umum bersama untuk menyangkal berita ini ."

Taehyung termenung .

"Selesaikan dulu masalah ini baru yang lain ."

"Maaf ." Ucap jungkook menyesal

"Seharusnya aku memang tak berharap lebih ,baiklah aku akan kembali kemeja ku ,panggil saja jika kau butuh sesuatu ."

"Sayang ?"

"Ini dikantor ,panggil nama ku ."

Jungkook menghampirinya dan memeluk tubuh itu cukup lama .

"Kumohon bertahan sebentar lagi ."

"Baru isu saja sudah segini berantakannya ,bagaimana jika ini terjadi sungguhan dikemudian hari ?"

Jungkook membuka mulutnya namun ia menggeleng dan tak jadi mengatakan apapun .

"Aku tahu kau sangat kacau saat ini ,selesaikan saja dulu masalah ini ,aku hanya bisa menbantu sebisaku ,sisa nya mungkin itu urusanmu dengan noona ." Taehyung keluar dari ruangan jungkook ,ia melihat yoona dan suzy menjawab beberapa panggilan untuk jungkook yang sengaja taehyung alihkan pada sekertaris untuk menyaring semua agar tak langsung dengan jungkook yang mungkin sedang dalam emosi .

"Kami sudah menjawab beberapa panggilan dari pemegang saham taehyung-shi ,tapi sepertinya ini semua akan berlanjut untuk beberapa hari ."

"Ne ,kalian akan sibuk untuk beberapa hari kedepan ."

"Wajah anda sangat pucat tuan ."ujar suzy

"Hmm kepalaku cukup pusing ."

Brukk

Taehyung tumbang tepat setelah ia menjawab suzy .

Yoona menutup melempar teleponnya dengan keras ia kaget taehyung langsung pingsan ditempat ,ia buru-buru meminta bantuan pada jungkook yang ada didalam karna ruangan mereka cukup terpisah jauh dengan pegawai lain jika harus meminta bantuan .

Jungkook berlari dengan kalap dan menopang tubuh taehyung yang pucat dengan keringat dingin .

"Ada apa ,kenapa bisa ?" Tanya jungkook panik

"Kami tidak tahu ,tadi taehyung-shi keluar dari ruangan anda dan saya melihat wajahnya begitu pucat ,setelah menjawab ucapan suzy taehyung-shi langsung pingsan ."

"Cepat panggilkan dokter keruanganku !" Jungkook membawa tubuh taehyung keruangannya .

Yoona sibuk kembali menjawab panggilan yang tiada hentinya ,sedangkan suzy menelpon dokter yang bertugas dikantor ini .






Tbc

Why I Love U || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang