Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Baik-Baik Saja

923 118 61
                                        

"dari mana ?" Tanya jungkook
"Kenapa matamu sembab ?"

"Eoh ,tadi aku kelilipan saat turun dari mobil ."

"Mau kupanggilkan dokter ?"

"Anio tidak usah ,nanti juga membaik ,kau sudah makan ?"

"Aku menunggumu ,aku sudah panggilkan chef .. dia sedang memasak didapur ."

"Jinjja ,woahhh ,aku tak sabar ."

Jungkook tersenyum bersemangat merangkul taehyung untuk kedapur .

"Aku tak perlu berganti pakaian ?"

"Tidak usah ,kau tampak sangat tampan sekarang ."

"Jungkook-ie lebih tampan ."

"Aku tak apa diurutan kedua ."

"Jungkook-ie terbaik ."

Taehyung mengusak rambut hitam itu .






...........

"Aku tak pernah merasa dianggap penting ,di hargai sebegitu besarnya ,dicintai sehebat itu dan diberikan segala yang terbaik sebelumnya ,aku bahkan terbiasa mengalah oleh orang tuaku untuk adik-adikku . Tapi saat bersamanya ia seakan ingin memberikan seisi dunia ini untukku ,tapi aku tak bisa membalasnya ,aku merasa gagal dan sakit ."

Jaejoong terus mendengarkan taehyung .

"Kau sangat mencintainya ?"

"Ne ." Ucapnya tanpa ragu

"Apa yang salah dari semuanya ?"

"Aku tak pantas untuknya namun aku ingin selalu disampingnya .. aku tak pantas diposisiku sekarang ,tapi aku tetap memaksa berada diposisiku .. haruskah aku pergi ?"

"Kau menjadi cinta kedua atau orang ketiga untuknya ?"

Taehyung menatap wajah jaejoong dan mengangguk lemah .

"Siapa ?"

"Kau akan kaget mendengarnya ."

Jaejoong menunggu .

"Jeon jungkook ,anak dari pengusaha terkaya dikorea ini ,jeon yunho ."

Jaejoong tercekat mendengarnya .

"Kau masih punya waktu untuk pergi kim taehyung-shi ,pergi lah sejauh yang kau bisa ,jangan pernah berhubungan dengan keluarga itu ."

"Wae ?" Air mata itu turun

"Kau hanya perlu menghilang dari mereka ,mereka sangat berbahaya ,kau takkan bisa merubah apa yang mereka rencanakan .kau akan disingkirkan cepat atau lambat ."

"Maksud anda ?"

"Menyerahlah ."

Deg

Taehyung termenung ingat percakapannya dengan jaejoong-shi .

"Ottokhe ?" Gumamnya

"Kenapa ?" Tanya jungkook

"Eoh ,kenapa ?"

"Kau yang kenapa kucing nakal ,kau seharian ini aneh sekali ?"

"Kook-ah ?"

"Hm ?"

"Jika aku menghilang apa kau akan mencariku ."

"Ania ."

"Wae ?"

"Jika kau memang ingin pergi maka itu keputusanmu sendiri ,tapi jika ada yang ingin menjauhkanmu dariku maka ia sedang menantang maut ."

"Apa kau takkan bertanya kenapa aku pergi meninggalkanmu ?"

"Dengan semua masalah yang ada aku tak heran jika kau ingin menyerah ,mungkin aku juga akan ikut menyerah juga ."

"Maksudmu ?"

"Jika kau memutuskan untuk pergi ,maka aku juga akan pergi dari dunia ini . Alasanku bertahan dan hidup sekarang adalah untuk menikmati hariku hingga kita tua dan membusuk bersama seperti yang kau mau . Selain alasan hidupku adalah dirimu aku juga sudah muak dengan hidupku sendiri ."

"Kook-ah ?"

" Jangan mengatakan ingin pergi jika kau sendiri tak bisa hanya sekedar membayangkannya ."

"Aku tak mau ,aku ingin selalu dipeluk olehmu ,aku ingin hidup bersamamu hiks ,mulai malam ini peluk aku lebih erat dari biasanya ."

"Hmmm ." Jungkook tertawa melihat taehyung yang panik

"Kau sangat mencintaiku yeaa ?"

"Kenapa masih bertanya hmmm ?" Jungkook bermain-main pura-pura memiting leher taehyung dan mereka bergulingan dikasur layaknya anak kecil yang bertengkar dan hanya tertawa riang .

Jungkook berada diatas ,menindih tubuh taehyung .

"Jangan dengarkan siapa pun yang ingin memisahkan kita ,aku tak perduli seperti apa besarnya ombak itu ,aku juga tak peduli rintangan seperti apa yang akan datang lagi ,kim taehyung percayalah jika karna menjadi jeon jungkook membuat ku tak bisa bersamamu ,maka aku rela melepas jeon itu dan hanya menjadi jungkook-ie yang akan selalu mencintaimu . Aku berjanji ."

"Yakso ?"

"Yaksoke "



Tbc

Why I Love U || EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang