Sorry ges, author udah lama nggak update.Lagi ngumpulin niat buat nulis soalnya sama lagi seret ide juga~
Sebuah mobil nampak memasuki pekarangan rumah.
Saat pintu mobil dibuka satu persatu anak laki-laki keluar dari mobil sambil membawa masing masing belanjaan mereka.
Chan menuruti semua keinginan anaknya hari ini.Membuat mereka semua tidak henti hentinya tersenyum.
Saat pintu rumah itu dibuka mereka langsung berlarian masuk ke dalam.Sudah tidak sabar rasanya untuk melihat kembali barang yang mereka beli.
Mereka duduk di ruang tengah dengan dikelilingi dengan banyak paperbag.Chan yang sudah lelah langsung pergi ke kamarnya untuk bersih bersih.
Untunglah mereka semua sudah makan malam tadi.
Chan keluar kamar dengan handuk berada di atas kepalanya.Dia ingin mengambil minum dan melihat semua anaknya belum beranjak dari ruang tengah.
"Kalian semua ganti baju dulu sana,nanti dilanjut lagi"ucap Chan
Setelahnya dia lanjut lagi ke dapur.Setelah cukup memuaskan tenggorokan yang kering,Chan berniat balik lagi ke kamarnya.
Dia ngelewatin ruang tengah tadi dan sudah tidak terlihat satupun anaknya lagi beserta barang barang mereka.
Chan menghela napas lega saat tubuhnya sudah mendarat sempurna dia kasur.
Dia belum ada niatan tidur,jadi dia ngambil handphonenya.Entah apa yang dia liat tapi berhasil membuatnya ketawa ketawa sendiri.
~~
"Liat nih,alat lukis baru akoh"pamer Hyunjin dengan muka tengilnya
"Liat juga nih,aku dibeliin Lego sama papa"ucap Jisung yang entah dari kapan jadi tertarik sama Lego.
Mereka ini lagi kumpul di kamarnya Seungmin Jeongin ya.Tenang mereka udah bersih bersih kok,jadi Seungmin tak akan ngusir mereka secara sarkas dari kamarnya.Tau sendiri lah Seungmin si pecinta kebersihan.
Dan mereka juga milih kamar Seungmin Jeongin karna kamarnya tuh lebih luas dibanding kamar yang lain,jadi punya banyak space untuk letakin barang barang mereka yang bejibun.
Yang paling kalem,adem ayem dari semuanya sudah tentu si sulung.Dia cuman liatin adik adiknya yang saling pamer sambil sesekali bongkar bongkar barangnya sendiri.
Lama mereka di kamar Seungmin Jeongin.Sebenarnya belum larut malam,dan biasanya mereka juga masih aktif jam segini.
Tapi mungkin karna kecapekan habis jalan jadi sekarang mereka yang tadinya berisik jadi diem.Dengan mata yang merem melek menahan kantuk.
Dan tanpa sadar mereka tertidur.Cuman Minho doang yang tidur di kasur karna dari tadi dia emang duduk di kasur.Sementara yang lainnya tidur di karpet bawah kasur.
~~
Ceklek~
Lagi lagi Chan keluar dari kamarnya.Dia keluar karna ngerasa ada yang aneh.
Aneh yang dimaksud itu tumben rumahnya nggak berisik.Jam segini walaupun udah malam tapi kalau belum jam tidur ya bakalan tetap berisik.
Karna nggak ngeliat anaknya di bawah,dia langsung menuju ke atas dimana kamar semua anaknya berada.
Pertama Chan buka kamar putra sulungnya.chan bingung saat melihat kamarnya itu kosong,dia bahkan ngecek ke kamar mandi tapi ya tetap kosong.
Begitu seterusnya setiap Chan buka kamar anak anaknya.Sampai akhirnya dia sampai di kamar si kembar,alias Seungmin Jeongin, bukan kembar sih.Tapi Chan kadang suka nyebutnya kembar karna mereka berdua selalu sama dalam hal apapun.
Chan tersenyum setelah melihat anak anaknya sedang tidur bersama.Mereka tidur terbilang lasak banget.Contohnya kayak tangannya Jisung yang udah nemplok di mukanya Hyunjin.
Dan masih banyak gaya tidur lainnya.
Chan ngambil foto momen yang sangat langka dan ajaib ini.Chan akui mereka diposisi ini sangat menggemaskan, walaupun sering buat Chan ngelus dada tiap harinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Papa Chan
HumorKisah bagaimana sabarnya seorang Chan mengahadapi tujuh anaknya yang aneh dan bobroknya di luar angkasa.
