Chapter 17

107 6 0
                                        

Di hari Minggu pagi pagi buta Seungmin sudah bangun dan sudah terlihat rapi.

Dia memakai lengkap Jersey baseballnya,juga tidak lupa mengambil tongkat dan bola kesayangannya.

Hari ini dia mau latihan sama temen temennya untuk lomba besok.Ya berarti ini adalah latihan terakhirnya.

Seungmin keluar dari kamarnya dan turun ke bawah keadaan rumah masih sepi dan kosong karna semuanya belum bangun.

Kecuali papanya yang papasan di dapur dengannya.

"Morning pa.."sapa Seungmin sambil membuka kulkas dan mengambil susu.

"Morning boy,mau latihan ya"saat ini Chan sedang masak untuk sarapan.

Chan tau kalau anaknya ini rajin latihan,jadi Chan yakin kalau anaknya bakalan menang di lomba nanti.

Kita doakan ya :)

Seungmin pergi menuju lapangan yang ada di komplek perumahannya.

Dengan kebetulannya semua temen kelompok Seungmin tinggal di komplek yang sama cuman beda blok.

Saat Seungmin sampai ada 4 orang temennya yang udah nunggu tinggal nunggu 5 orang lagi.

Mereka menunggu dengan sabar,sampai hanya tinggal satu orang lagi yang harus datang maka mereka bisa mulai latihan.

"Nih si Haechan mana coba!"ucap renjun yang udah misuh misuh sendiri.

"Lama banget sih,padahal janjinya jam 7 tapi ini dah setengah delapan"jihoon udah mulai julid.

Karna dah kelamaan mereka pergi ke rumahnya Haechan.Tapi pas lagi jalan mereka liat Haechan yang lari lari dari kejauhan.

"Hahh...hahh..."Haechan ngos ngosan
"Chan kok lama banget sih?"tanya Jaemin

"Aku tadi telat bangun,hehe"Haechan nyengir nggak berdosa

"Yeu, yaudah ayok balik lapangan lagi"

Mereka balik ke lapangan dan mulai latihan.

Skip/besok paginya disekolah semua siswa,guru dan wali murid berkumpul di lapangan sekolah.

Mereka semua semangat ingin melihat pertandingan yang dilakukan antar sekolah.

Chan dan tujuh anaknya yang lain udah stay duduk.Mereka bertujuh heboh sendiri teriak teriak nyemangati tim Seungmin yang padahal belum kelihatan.

"AYO SEUNGMIN SEMANGAT!!"teriak Hyunjin nggak tau malu,dia teriak pas suasana lagi sepinya mana kenceng banget pula

"Aduh ini kak Hyunjin bikin malu aja"
bisik Felix ke Jisung

"Kak min,adek kamu tuh"Changbin

"Adekku adek kamu juga bin.."ucap Minho yang juga nahan malu

"Bukan kakak Jeje pokoknya"ucap si bungsu yang udah nutup full mukanya pakai tangan

Dan pertandingan yang sedari tadi ditunggu pun dimulai.Tim Seungmin diperuntukan untuk menjadi penyerang pertama.

Seungmin bersiap di posisinya dan memegang tongkatnya.

Saat bola dilempar ke arahnya Seungmin berhasil melakukan home run pertama dan dengan segera dia berlari dan dengan mudahnya dia melewati pihak lawan yang berusaha mencegahnya dan akhirnya sampai di penamat.

Terdengar sorakan dari semua orang termasuk keluarganya sendiri yang paling kuat diantara yang lain.

"AYO MIN HAJAR TERUS LAWANMU, JANGAN KASIH AMPUN!!"ini teriakan Minho yang nyemangatinya kayak nyemangati orang tawuran.

"Kak min,ini pertandingan baseball kak bukan mau berantem"ucap Changbin yang ada di sebelah Minho.

Sedangkan Hyunjin udah ngangkat banner yang dia buat dengan tulisan "kamu harus menang Seungmin,kalau kamu menang kakak bakalan beliin apa aja yang kamu mau"dikira Seungmin anak yang mudah disogok kayak dia.

Lagipula kalau Hyunjin nepatin janji pasti dia bakal ambil kartunya pak Chan buat jajanin Seungmin.

Sudah terbaca niat mu itu wahai Hyunjin*

Selagi anaknya tereak tereak nggak jelas,Chan terus nutupin mukanya karna malu sama anak anaknya.

"Maaf,mereka anak anda?"ucap salah seorang ibu yang duduk di sisi lain Chan

"Oh bukan Bu"singkat,jelas,bukan

Si ibu tadi cuman oh oh aja abis itu fokus lagi liat pertandingan.

Setelah berhasil melakukan pukulan dengan baik dan juga kerja sama timnya yang kompak,tim Seungmin lah yang berhasil memenangkan pertandingan itu.

Semua pihak dari sekolahnya tentu merasa bangga kepada mereka semua.

Begitu pula dengan keluarga mereka sendiri.

"Kak Seungmin!!"teriak adek bungsunya

Seungmin merentangkan tangannya mengisyaratkan pelukan dan dibalas sama adeknya.

"Wah,keren banget tadi kamu"ucap Minho yang keliatannya paling bangga

"Iya adek aku hebat banget"ucap Hyunjin

"Selamat ya Seungmin"changbin

"Selamat ya min"Felix

"Selamat kembaranku"Jisung bilang gini supaya pintarnya Seungmin nular ke dia.

"Congratulation boy,i proud of you"ucap Chan

"Thanks pa"

Begitulah setelah acara memberi selamat sudah selesai mereka pulang dengan Seungmin yang menagih janji ke Hyunjin seperti yang dia tulis di banner.

Dan sesuai dugaan Hyunjin traktir Seungmin pakai uang Chan.

Kalau ditanya kenapa Chan ngasih uangnya, jawabannya karna tuh dompetnya Chan tiba tiba udah dipegang sama Hyunjin.

Dompet yang tadi pagi dia cari tapi nggak nemu nemu, ternyata sudah dipersiapkan sama Hyunjin karna dia tau adeknya pasti menang

Keluarga Papa Chan Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang