Diseluruh dunia,engkau orang yang paling aku nanti untuk kembali
.
Diseluruh dunia,engkau orang yang paling aku sayangi
.
Diseluruh dunia,engkaulah yang paling dekat denganku
.
Tak bisa ku bayangkan ku kehilanganmu
.
Tak pernah ku bayangkan ku kehil...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"sarapan udah ada diatas meja!"
"Makasih bang"
"Sam pamit berangkat dulu yaa"
"Nanti yang terakhir berangkat tolong kunci rumah yaa,kakak pergi dulu"
"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam,hati hati"
Semua penghuni rumah pergi meninggalkan dua sosok yang masih tersisa didalamnya,Jarka sendiri sedang memasukkan pakaian pakaian mereka semua yang sudah menumpuk kedalam mesin cuci di belakang rumah
"Lah,orang pada kemana semua?"heran Sakya yang baru membuka matanya tak tau keadaan sekarang
Makanan sudah siap diatas meja makan
Tas Juna sudah tak ada di kamarnya
Sepatu Sam beserta sendal kebangsaan Harun pun sudah menghilang,menandakan mereka semua sudah pergi meninggalkan rumah dengan kesibukannya masing masing dari mereka
Benaknya mengabsen seluruh saudara saudaranya yang tersisa Jarka belum ia dapati sama sekali keberadaannya,sampai tubuh remaja itu masuk kedalam dengan keranjang cucian kosong
"Eh,mandi sana dek,mumpung aa lagi nyuci juga,biar sekalian"titah Jarka yang benar benar dituruti Sakya,karena itu juga satu satunya kegiatan kebiasaan karena ia juga harus pergi ke sekolah
"Udah pada pergi semua nih ceritanya a'?"tanya Sakya kelar dari aktivitas mandi nya
"Makan duluan aja kamu,aa mau masukin baju dulu"
Sakya diam mendudukkan dirinya diatas kursi meja makan,menunggu kembalinya sang aa untuk makan bersama,tak enak rasanya bila harus mendahului sang kakak
Akhirnya keduanya menyantap sarapan dengan penuh kedamaian dan sesekali perbincangan sederhana
"A' bolos mau gaak?"ucap Sakya badmood menumpukan kepala diatas tangannya
"Heh,gaboleh"sentil Jarka pelan dahi adiknya
Lalu beranjak mencuci piring bekas mereka makan
"Yaa biarin,toh mana ada yang nyadar juga kalo kita nge bolos,ayolah aa..."rengek Sakya menarik narik lengan sang aa dengan mulut maju meminta dengan lucu
"Tapi bantuin aa jemur pakaian nanti,sama lipat baju,terus jangan cepu"final Jarka juga sebenarnya berniat untuk membolos tanpa sepengetahuan siapapun
Yah setidaknya ia tak kesepian lah dirumah
"Yeeeeeeyy" Girang Sakya dengan meloncat loncat kecil
Setelah selesai membersihkan dapur dan lantai satu rumah,mereka menuju belakang rumah untuk menjemur sekaligus mengangkat jemuran lama yang telah kering untuk dilipat dan di setrika