Diseluruh dunia,engkau orang yang paling aku nanti untuk kembali
.
Diseluruh dunia,engkau orang yang paling aku sayangi
.
Diseluruh dunia,engkaulah yang paling dekat denganku
.
Tak bisa ku bayangkan ku kehilanganmu
.
Tak pernah ku bayangkan ku kehil...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"eh itu bu Clara dateng,ayo ayo salim ke beliau"
"selamat pagi ibuuuu"
"waahh anak anak ibu,udah pada dateng yaa..."Clara menyambut lembut murid murid yang berbondong bondong meminta salim kepadanya
tapi tidak untuk orang orang bernama Sam,Jarka,Sakya dan Juna,mereka hanya melihat kejadian itu dari jendela kelas,menanggapi kejadian itu dengan malas
dibalik murid murid yang mengerubungi bunda Clara,Sam justru menangkap sesosok yng baru saja keluar dari dalam mobil dan memilih jalur lain yang tak ada keributan sama sekali
"Sam! lu mau kemana?"kejar Jarka mengikuti Sam yang menuju bagian belakang sekolah,jalur itu bisa langsung menghubungkan pada ruang khusus kepala sekolah
"Reyki Aiden Alastari!!"pekik Sam membuat sosok yang berjalan santai itu terhenti tanpa menoleh,ia sudah mengenal siapa pemilik suara itu
ditunggu tapi tak kunjung menengok,Sam berjalan kedepan Rey agar mata keduanya dapat bertemu,percakapan serius harus dimulai
Rey lebih tinggi 5 centi darinya namun tak mengurangi hak dia sebagai seorang kakak
"kenapa lu demen banget sih ambil keluarga orang,Rey?"ucap Sam ketus
"Rey? rebut keluarga orang? bukannya kak Sam ya yang harusnya sadar diri?"balas Rey belum terlalu tersulut emosi
plakkkkkk...
"Sam..."takut Jarka mencampuri urusan keduanya
sehingga ia hanya menunggu dibelakang Rey dengan kedua adiknya yang ternyata membuntutinya
"lu udah ambil ayah buat dinas ke pulau jauh,ambil mama dan ngga mau balik ke rumah,sekarang mama deket ama gua dan ngga anggep gw anak bahkan bilang kalo anak keduanya lebih berguna,sekarang mau ambil jabatan gw sebagai anak olimpiade di sekolah ini,kurang apa lu mau menyiksa gw lagi Reyki Aiden Alastari?!!!"pekik Sam hingga urat urat lehernya terbentuk sempurna
Rey bergeming,diujung sana mama nya nampak sudah masuk kedalam ruangannya setelah tadi melihat kegaduhan dibelakang sekolah ini
Dugggg....
"kak Sam !!"pekik Sakya dan Juna berlari menyelamatkan Sam yang terjatuh setelah didorong keras oleh Rey sedikit memberi dentuman keras terdengar
tak sadar bila seluruh saudaranya menyaksikan hal itu,Rey segera membenarkan setelan kemeja nya
"Rey tau kau lebih tua dari Rey,tapi,lihat dengan siapa kau berbicara,Samudra Bisma Arta..."jawab Rey dingin setelah itu melangkah pergi
"kak,kakak bisa berdiri? ayo kita bantu ke uks"titah Juna bersusah payah memapah Sam dengan Sakya yang membantu
"kakak nggausah masuk aja dulu,itu pasti sakit banget tadi di dorong sama Rey"ucap Sakya mengkhawatirkan kakaknya yang terbaring diatas kasur uks
sedang Jarka sudah menyerahkan sisanya pada mereka,ia kembali ke kelas seorang diri