20

626 69 4
                                        

Jongseong bahkan tidak pernah berpikir jika dirinya akan menjalin kisah asmara ataupun bahkan akan melahirkan seorang anak. Pikirnya, ia hanya akan hidup sendirian. Tetapi siapa sangka dirinya akan bertemu dengan Sunghoon, kemudian memadu kasih dan mempunyai anak yang lucu seperti Jungwon.

Rasanya kehidupannya di hutan lebih membahagiakan karena bersama dengan Sunghoon untuk memadu kasih. Membayangkannya saja terasa menyenangkan sebabkan seulas senyum tipis muncul di bibirnya. Jungwon yang melihat Sang Ibu tersenyum lantas menghampiri kemudian bubuhkan kecupan kecil di pipi Jongseong.

"Ibu sangat cantik jika tersenyum seperti tadi."

"Jungwon juga sangat tampan jika tersenyum sama seperti Ayah."

Jongseong tak sadar dengan kalimat yang barusan ia ucapkan. Pikirannya hari ini sangatlah penuh dengan Sunghoon. Teringat kembali dengan masa-masa ketika dirinya dan Sunghoon bersama. Merajut kebahagiaan serta kenangan indah.

"Ayah? Jungwon punya Ayah seperti Riki? Dimana Ayah Jungwon, Ibu? Kenapa Ayah tidak ada di sini? Jungwon juga ingin berburu bersama Ayah seperti Riki berburu dengan Paman Heeseung."

Jungwon pandangi Jongseong yang hanya terdiam sambil menghembuskan nafasnya. Matanya ia pejamkan sebentar, merutuki mulutnya yang dengam gampangnya sebutkan kata Ayah.

"Dimana Ayah, Ibu?" Ucap Jungwon menuntut kembali jawaban dimana Ayahnya berada.

"Jungwon, dengarkan Ibu. Ayah ada di sini dan juga di sini. Ayah selalu bersama Ibu dan juga Jungwon."

Jongseong letakkan tangan kecil Jungwon di dada sang anak. Berikan penjelasan sesingkat mungkin agar Jungwon tidak terus menanyakan dimana keberadaan Ayahnya.

"Di sini?" Tanya Jungwon lagi, matanya mengerjap lucu.

"Iya, di sini. Ayah selalu berada dimanapun Ibu dan Jungwon berada. Sewaktu Jungwon dan Ibu berburu, Ayah juga ikut berburu bersama Ibu dan Jungwon."

Jungwon hanya menganggukkan kepalanya, buat Jongseong berikan kecupan di kedua pipi Jungwon sebabkan Jungwon terkekeh karena merasa geli dengan ulah Sang Ibu.

"Paman!"

Jungwon berlari menghampiri seseoranng yang ia panggil yang ternyata Sunghoon bersama dengan Wonyoung dan Yujin. Jongseong mengalihkan pandangannya mengikuti Jungwon yang berlari. Seketika matanya tertuju kepada seseorang yang selama bertahun-tahun ini ia rindukan keberadaannya. Sunghoon ikut terdiam, berdiri mematung memandang Jongseong yang juga menatapnya. Keduanya memancarkan api kerinduan yang membuncah lewat tatapan matanya.

"Paman! Paman! Itu Ibuku. Ayo aku kenalkan ke Ibuku. Aku belum sempat bercerita dengan Ibu sewaktu bertemu Paman di hutan."

Tangan Sunghoon ditarik oleh tangan mungil milik Jungwon. Buat Wonyoung dan juga Yujin terkekeh melihatnya. Sungguh pemandangan yang menggemaskan dari anak dan ayah. Wonyoung dan Yujin dengan senang hati akan membantu Sunghoon apappun itu yang berkaitan dengan kebahagiaan Sunghoon.

Sunghoon masih terdiam sambil memandang Jongseong yang kini berdiri tepat di hadapannya. Sedikit mengabaikan presensi bocah kecil yang tersenyum bahagia.

"Ibu, ini Paman yang Jungwon temui di hutan. Jungwon lupa bertanya nama Paman ini jadi nanti Ibu bisa berkenalan dengan Paman. Kata Paman, Paman menyukai Ibu karena Ibu baik. Benarkan Paman?"

Jungwon berkata dengan semangat sambil menggoyangkan tangan milik Sunghoon buat Sunghoon memandang ke arah Jungwon yang tersenyum lebar, menampakkan gigi kecilnya. Jongseong yang melihat interaksi dua orang terkasihnya tersenyum, dalam hati berdoa semoga kebahagiaan akan selalu menyertai keluarga kecilnya.

Eternal Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang