Setelah selesai Gracia segera mengganti bajunya ke ruang ganti.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hari ini benar benar lelah 11 jam kerja membuatku terasa Capek sekali"Gumam Gracia sambil mengganti baju.
"Sayang kita makan di pinggir jalan yuk..."Ajak Gracia.
"Oke sayang"Ucap Sean membuat chiko dan Gracia terkejut.
"Tumben biasanya gengsi"Ucap Chiko.
"Biarin aja yaudah kamu mau ikut gak"Ucap Sean mencolek pipi Chiko,Sedangkan Chiko bergidik ngeri.
"Waduh....tolong tuhan aku masih normal ada apa dengan balok es ini"Guman Chiko dapat didengar oleh Gracia.
Bugh.... Gracia memukul kepalanya.
"Ada apa?Sakit ya"Ucap Chiko mengusap kepalanya.
"Kau mengumpat suamiku hah"Ucap Gracia dengan tatapan tajam.
"Aku traktir kok.."Ucap lembut Sean
"GAS"Ucap Chiko tak perduli lagi.
"Kalau sudah makan gratis.Langsung aja"Ucap Gracia menendang ****** chiko.
"Akh..."Keluh Chiko.
Akhirnya mobil Sean dan Gracia dibawa oleh bodyguard sedangkan Chiko,Gracia dan Sean dalam satu mobil menuju Cafe/Tempat makan pinggir jalan untuk mengisi perut.
Ditengah perjalan tiba tiba Sean berteriak membuat Chiko mengerem mendadak.
"B E R H E N T I!!!!"Teriak Sean membuat Gracia dan Chiko terkejut.
CIT...... Chiko mengerem mendadak syukur ada self belt kalau tidak sudah diyakinkan mereka terbentur.
" C H I K O......"Teriak mereka berdua.
Pletak....Sean menyentil kuping Chiko.
Bugh.....Gracia memukul kepala mereka.
"Aduh....kalian kenapa sih.....Maaf habisnya Tuan Sean Brawijaya yang terhormat anda mau ngapain disini dekat kuburan lagi hiiii👻👻👻"Ucap Chiko sambil mengusap kepala yang sakit.
"Iya Sayang kamu mau apa sih.....?"Keluh Gracia.
"Aku mau itu..."Ucap Sean menunjuk mangga di depan kuburan.
"H A H...."Kaget Chiko dan Gracia.
"Apa Suamimu tersanya mengalami sindrom couvade atau kehamilan simpatik?"Celetuk Chiko.
"Sepertinya"Ucap Gracia.
"Sayang Ayo...."Ucap Sean kekeh gak mau dibantah.
"Jangan ngawur belinya di supermarket aja....Masak minta mangga depan kuburan ada ada aja"Ucap Chiko bergidik ngeri.
"Kita jalan aja"Ucap Chiko menatap kanan kiri.
"Tidak pokoknya aku mau makan mangga itu"Ucap Sean tak mau dibantah.
"Jangan ngawur lihat tempatnya dong aku takut"Ucap Gracia.
"Bukan kamu yang naik tapi dia"Ucap Sean menunjuk Chiko.
"W H A T"Ucap Chiko menelan Saliva susah payah.
"Kalau tidak mau aku akan mogok makan,minum,bicara"Ancam Sean.
"Terus Hubungannya dengan ku apa Tuan Sean yang terhormat"Ucap Chiko.
"Pokoknya"Ucap Sean menajamkan matanya seperti ingin memangsa orang.
"Aku tidak Mau..."Ucap Chiko tak perduli.
"Chiko apa kau mau aku pecat,dan aku pastikan gelar doktermu copot"Ucap Gracia dengan mata tajam membuat Chiko menelan Salivanya secara kasar.
"Sial dia yang ngidam aku yang repot menyesal aku menerima tawaran mereka makan gratis hiks😑😑"Ucap Chiko menggerutu.
Kini Chiko sudah turun dari mobil menaruh jas putih kebanggaannya di kursi kemudi lalu melepas sepatu dan melihat sekeliling.
"Aku harap tidak ada wartawan apa jadinya aku nanti SEORANG DOKTER TAMPAN NAIK POHON MANGGA DEPAN KUBURAN DI TENGAH MALAM"Gerutu Chiko.
sedangkan Gracia menahan tawa sambil merekam Chiko yang tengah berusaha naik pohon.
"Permisi Nyonya Falak....aku minta mangga"Ucap Chiko gemetaran menoleh ke kuburan.
"Adek Anabelle om minta mangga"Ucap Chiko lagi membuat Gracia menahan tawa sedangkan Sean berwajah Datar.
"Om Vampir minta mangga ya"Ucap Chiko Gemetar,Dia berusaha naik ke pohon namun selalu merosot ke bawah hingga akhirnya dia sampai di atas.
"Dasar dokter Cabul"Guman Gracia menahan tawa.
"Yang mana?"Teriak Chiko.
"Jangan teriak nanti kau membangun kan mereka"Ucap Gracia masih setia dengan Videonya.
"Yang itu"Ucap Sean.
"ini?"Tanya Chiko.
"Bukan Kiri lagi"Ucap Sean.
"ini?"Tanya Chiko setelah berpindah.
"Bukan itu loh gimana sih dasar Cabul"Ucap Sean kesal.
"Mana sih aduh...."Keluh Chiko melirik kesana kesini takut melihat penampakan.
Akhirnya setelah berdebat panjang Sean menentukan mangga pilihannya.
"Ya itu"Ucap Chiko.
"Astaga bukankah ini yang pertama aku tunjuk"Ucap Chiko.
"Cepat turun jangan teriak atau kau membangun kan mereka"Ucap Gracia.
"Aaaa tinggi banget gimana caranya turun Gracia ...tolong...."Keluh Chiko.
Chiko tersenyum muncul ide di otaknya yang cerdas.
"Chiko turun diatas lo ada Vampir dan Anabelle"Teriak Gracia lalu menarik Sean menuju mobil.
"Aaaaaa.....Om Vampir..maaf cuman minta dikit......Adik Belle om minta dikit...Bugh Aku gak mau ikut kalian,Aku gak punya kertas jimat ampun aku belum nikah....Mama tolong"Ucap Chiko lalu masuk ke dalam mobil.
Buak kakkakakakaka Tawa dari Sean dan Gracia
"Cabul cabul"Ejek Gracia.
"Astaga kalian menipuku"Batin Chiko menggerutu.
Drama Sifat Tertukar Belum selesai guys,masih berlanjut jadi jangan Lupa Perbanyak Vote ya