Sepeninggal Gracia dari Kantor Sean menjadi uring uringan dan memerintahkan Body guard bayangannya untuk mengikuti Gracia agar tetap aman.
"Sayang dia siapa sih kok sok banget?"Tanya Anya di Loby sambil bergelayut manja sedangkan yang lain menjadi jijik dan sinis.
"Jadi itu yang membuat Nyonya Gracia menangis dan keluar dari kantor sambil berlari?"Bisik Beberapa karyawan yang dapat di dengar oleh Sean.
"*Kasihan Nyonya Gracia dia cantik,baik,seorang profesor hebat,Hamil dan harus mengalami hal seperti ini memang dunia gak selalu indah"Bisik yang lainya.
"Dasar ular berbisa"Bisik beberapa orang dengan sinis.
Sean yang mendengarnya hanya bisa dia dalam Fikirannya.
"Dia menangis?"Batin Sean
"Apa yang harus aku lakukan,Aku menyayanginya tapi kenapa aku tidak ada rasa kepada wanita ini,Padahal beribukali dia membihongiku aku tetap cinta tali entah kenapa semuanya terkikis saat kehadiran Gracia Aku Hanya mencintai Gracia dan tak pernah terganti"Batin Sean melirik ke arah Anya.
"Aku ___Huh akhirnya hal yang aku takuti akhirnya tiba"Batin Sean.
"Sayang....."Ucap Manja Anya.
"Lepas...."Bentak Sean lalu masuk ke dalam mobil.
"Selertinya dia pulang,Kan libur"Guman Sean lalu melajukan mobilnya menuju ke mansion.
Sementara Anya kesal karena Sean meninggalkannya.
📱Hallo mah Anya sudah sampai di Kantor Sean"Ucap Anya dengan manja.
📱Benarkah sayang...?"Ucap mama Sean dalam telpon.
📱Baiklah tunggu mama akan jemput kamu"Ucap Mama Sean lagi.
📱Iya mah,Mama tolong buat Sean agar segera bersama ku"Ucap Anya.
📱Tentu sayang,Walau dia sudah hebat sekarang tapi...Mama lebih setuju dia dengan kamu"Ucap Mama Sean.
📱Makasi Ma Love you"Ucap Anya
📱Too"Ucap mama Sean lalu mematikan telpon.
Disisi lain Sean segera memarkirkan mobilnya dan menuju ke kamarnya.
"Sayang"Ucapnya membuka pintu kamar.
"Sayang..."Ucap Sean membuka Rooftop.
"Sayang..."Membuka pintu kamar mandi.
Akhirnya Sean memilih untuk turun ke ruang tamu.
"Bi apa istriku sudah pulang?"tanya Sean.
"Maaf tuan bukannya Nyonya bersama tuan?"Tanya balik bibi.
"Tidak dia pulang duluan"Ucap datar Sean lalu mengambil ponselnya.
🔊🔊🔊Tut Tut Tut..
📱Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan,Silakan coba beberapa saat lagi"Itulah yang didengar saat menghubungi Gracia.
"Ayolah sayang jangan buat khawatir"Ucap Sean menatap ponsel.
📩Sayang Please pick up your phone"Ucap Sean dalam pesan.
📩Sayang kamu dimana?"Tanya Sean lagi.
📩Yank.....
Namun nihil hanya menyisakan Centang satu yang menandakan dia sedang offline.Akhirnya Sean memutuskan menelepon bodyguard.
📱Hallo tuan"Ucap bodyguard itu
📱Dimana Gracia sekarang?"Tanya Sean dengan tegas.
📱Nyonya di rumah sakit,Sepertinya Nyonya akan menangani beberapa operasi"Ucap Bgrd itu.
📱Baiklah jaga dia dari jauh"Ucap Sean lalu mematikan ponselnya.
"Apa begini cara mu menghindariku"Ucap Sean lalu duduk di Sofa.
"Sayang...."Ucap anya lalu menghamburkan pelukan ke pada Sean.
"Untuk apa Kau kemari hah..."Bentak Sean.
"Mama yang suruh,Dia akan tinggal disi kau senang bukan,Ceraikan wanita miskin itu"Ucap mama Sean antusias.
"Iya sayang aku akan memberikan kebahagian untukmu kau senang kan,Aku kembali"Ucap Anya dengan Pdnya.
"JANGAN HARAP"Ucap Sean lalu masuk ke dalam kamar.
"Tenang sayang bersabarlah mama akan selalu mendukungmu"Ucap Mama Sean.
"Makasi mah..."Ucap Anya.
"Sebentar lagi aku akan jadi Nyonya Brawijaya,Bersabarlah tas limited edition,Kalung berlian"Batin Anya.
Keesokan Harinya Gracia kembali ke mansion jam 9 pagi dan berharap Sean sudah ke kantor.Gracia langsung masuk ke kamar dan terkejut mendengar suara bariton yang tak lain milik suaminya.
"Kenapa baru pulang..."Ucap Sean yang dingin.
"Banyak pasien jadi aku tidur di RS"Ucap Gracia tanpa menatap Sean.
"Kenapa kau matikan ponselnya?"Tanya Sean mencengram dagu Gracia.
"Akh....."Keluh Gracia.
"Sayang......."Ucap Anya membuka pintu kamar mereka.
Deg....itu lah yang terjadi di dalam diri Gracia
"Eh ada calon mantan istri"Ucap Anya dengan sinis
"Oh"Ucap Gracia lalu melepas tangan Sean dan masuk ke kamar mandi.
Karna Minggu Depan Mau Libur Jadi Hari Ini,Di usahakan Triple Up Guys do'ain ya semoga Otak Gak Ngebul.
