Ngidam
Setelah kepergian dua dokter itu Gracia tetap tidak mau beranjak dari pangkuan suaminya.Kini Gracia sibuk memainkan jarinya mengikuti bentuk dada suaminya.
"Kamu sudah selesai dengan pekerjaanmu?"Tanya Sean sambil memeluk hangat isrinya.Gracia hanya menggelengkan kepalanya.
"Sayang omelet telur angsa...."Ucap Gracia mengerucutkan bibirnya.
"Iya sayang....aku telp..."Ucap Sean terpotong oleh Gracia.
"Aku mau kamu yang beli titik.sama jus buah Pickle"Ucap Gracia.
"What!!itu kan acar sayang...."Ucap Sean keheranan.
"Aaaaa pokoknya aku mau itu titik"Ucap Gracia sambil merengek dan memukul dada Sean.
"Hais....bumil emang yayaya Iya tapi harus makan sayur dan buah juga ya...susu juga"Ucap Sean mengusap dada yang di pukuli Gracia.
"Okey"Ucap Gracia lalu bangkit dari duduknya dan menuju ke ruang operasi.
"Da sayang...."Ucap Gracia lalu pergi.
"Sayang..."Keluh Sean kemudian turun ke lantai bawah.
Di lantai bawah Kebetulan Sean melihat Chiko tengah mengejek karyawan lainnya.
"Dadah semua....aku pulang seneng banget akhirnya,Kerja malam pulang siang....pulang pulang pulang....~~~"Ejek Chiko sambil bernyanyi.
"Dasar Dokter cabul sombong amat....."Ucap Cindy menginjak kaki Chiko lalu meninggalkannya.
"Akh...dasar cewek barbar"Ucap Chiko mengusap kakinya.
"Dokter cabul......"Teriak Sean membuat Chiko menoleh.
"Hei Bro udah selesai uwu uwu uwu...."Goda Chiko.
"Kau harus membantu ku mencari Martabak telur angsa,Jus Pickle,dan makanan lainya"Ucap Sean membuat Chiko memekik.
"What!!!Martabak telur angsa....Jus pickle....Siapa yang mau gituan...?"Tanya Chiko terkejut.
"Makanya nikah,Biasa untuk bumil."Ucap Sean.
"Lah kenapa nyuruh Gue....?Tanya Chiko.
"Lah masak gue suruh Jinan....kan dia lagi melemas...."Ucap Sean meniru orang melemas.
BUGH.....Gracia melempar Sean dengan botol infus yang kebetulan Gracia keluar dari Loker untuk ganti baju.Sean yang merasakan tabokan itu seketika memerah menahan amarah namun saat mendengar suara pelaku tiba tiba menciut.
"BERANINYA KAU...."TERIAK SEAN MEMENUHI RUANGAN.
"Hei......aku menyuruhmu membeli pesanan bukannya malah menggosip"Ucap Gracia tak kalah tinggi membuat Sean menoleh dan tersenyum.
(Ilustrasi aja Yah Guys) .
"Eh...Sayang....hehehe ini ini anu anu sekarang mau berangkat iya kan Dokter Cabul"Ucap Sean gelagapan.
"Hahaha SUAMI TAKUT ISTRI....HAHAHAHAHA"Tawa Chiko penuh Kekuatan.
"DIAM...."Ucap Keduanya membuat Chiko diam menahan tawanya.
Akhirnya karna paksaan Sean,Chiko akhirnya mengalah dan mengikuti Sean.Namun Sean dan Chiko terus mengelilingi seisi kota namun tak kunjung menemukannya.
"Hei....kalau kita berkeliling tidak akan menemukannya,Kita cari lewat map saja lah..."Ucap Chiko memberi saran sambil menyetir.
"Kenapa tidak bilang dari tadi...."Ucap Sean sambil memukul kepala Chiko.
"Dasar...Orang kaya Balok Es....."Guman Chiko.
"Aku mendengarmu Dokter cabul"Ucap Sean memainkan ponselnya.
"Ada di Restauran Miani blok Bustan"Ucap Chiko.
Sesampainya di sana Sean benar benar terkejut melihat antrian yang sangat panjang.
"Chiko....turun dan pesan"Ucap Sean dengan enteng
"What!!!"Ucap Chiko.
Sean asik mengomel sedangkan Chiko seperti mendapat angin segar setelah membaca pesan dari Gracia.
📩Ko...Videokan saat suamiku membeli pesananku aku ingin mengabadikannya"Ucap Gracia dalam pesan.
📩Dengan senang hati"Balas Chiko.
📩Sip kali ini kau dapat bonus😊"Ucap Gracia.
📩Ah...mantap"Balas Chiko.
"Bro kali ini neptunus berpihak kepada gue wkwkw"Ucap Chiko menunjuk pesan dari istrinya.
"Bro kali ini neptunus berpihak kepada gue wkwkw"Ucap Chiko menunjuk pesan dari istrinya.
"Buruan gue videoin hahaha"Tawa dari Chiko.
"FVCK...."teriak Sean.
Kini Sean pasrah,dia melepas jasnya lalu mengganti dengan sweater hitam menggunakan masker dan Topi.
(Ilustrasi Penampilan Sean)
Chiko benar benar puas menertawakan sahabatnya yang tengah mencoba menerobos antrian dengan koyolnya.
"OH TUAN DAN NYONYA.....TOLONG...AKU ISTRI INGIN BUNUH DIRI...DIA NGIDAM.....OMMELET TELUR ANGSA TOLONG CEPAT DIA SEDANG MENUNGGU HIKS HIKS HIKS"ucap Sean dengan tangis buayanya membuat semua orang prihatin dan mengijinkan Sean menerobos antrian.Para ibu ibu mencubit pipi Sean seperti boneka membuat Chiko sakit perut menahan tawa.
"Aw....Aw aw aw aw aw stt"Ucap Sean saat pipinya dicubit ibuk ibu.
"Kalau bukan untuk istri sudah ku cubit ginjal kalian semua"Batin Sean menggerutu.
"Siami idaman...sayangi istrimu...turuti keinginananya saat sedang hamil biar gak ileran..."Ucap beberapa ibu ibu.
Dari jauh Chiko sudah menahan tawanya hingga saat 15 menit saat arga datang Chiko tertawa melihat arga menghapirinya dengan kondisi amburadul.
"Hahhahahah turun sudah derajad mu bro hahaha"Tawa Dari Chiko.
Bug....Sean menabok kepala Chiko.
"Akh..."Keluh Chiko masih tertawa.
"Bawa"Ucap Chiko berlari menuju ke mobil dan mengenakan jas kebesarannya.
Chiko yang masih tertawa puas langsung mengirim videonya ke Gracia.
"Kalau disebar gue yakin bakalan tranding topic"ucap Chiko yang masih tertawa
Bug Bug...beberapa tabokan mendarat di kepala Chiko.
"Gak istri gak suami kepala mulu sasaranya"gumam Chiko yang di dengan Sean.
"Biar benar otak lu"Ucap Sean dengan datar.
📩Nih usaha suami tercinta lu" Pesan Dari Chiko Kepada Gracia
🎞Video1080mp4.
📩Tencu😊"Gracia.
Gimana Guys Kasian Juga Yah Jadi Sean Di Kerjain Sama Gracia wkwkwkwkw.
Penasaran Gak sih Reaksi Gracia Dapet Vidio Sean Lagi Pesan makanan, Jadi Tunggu aja ya😎
