Setelah Gracia masuk ke kamar mandi,Sean lalu mengambil kerah Anya dan menyeretnya ke luar Kamar.
"Sekali lagi kau berani memasuki kamar pribadiku dan istriku aku pastikan kau,Kariermu...."Ucap Sean sambil melotot tajam dan menjatuhkan Guci.
Prank..... Suara pecahan itu membuat Anya membulatkan matanya dan bergetar kemudian berlari menuju ke meja makan.
Sean kembali masuk ke dalam menunggu istrinya selesai mandi.
Ceklek.....Suara pintu kamar mandi terbuka.
Gracia hanya diam tanpa suara mengambil tasnya dan mengecas ponselnya.
"Jadi dia kehabisan daya batrainya...."Batin Sean.
"Sayang..."Ucap Sean terpotong saat Gracia masuk ke dalam Walk In Closset.
Sean hanya bisa menghembuskan nafasnya secara kasar.
"Akan sulit meluluhkannya ya tuhan..."Teriak Sean dalam hati.
Gracia keluar dari WIC dengan wajah datar penuh kekecewaan.
"Sayang bisa bicara sebentar?"Tanya Sean.
"Aku lapar bisa nanti saja,Sebentar lagi aku ada meeting bersama jajaran dinas rumah Sakit kemungkinan aku tidak pulang"Jelas Gracia lalu meninggalkan Sean sendiri.
"Dari caranya bicara di pasti kecewa"Batin Sean menatap punggung Gracia.
Di meja makan nampak 2 insan ciptaan Author paling menyebalkan yah siapa lagi Mama Sean dan Anya.
"Wah Wah wah tuan putri sudah bangun"Ucap Mama Sean.
"Mah...."Ucap Sean menajamkan mata.
"Iya mah silakan makan aku sudah masak untuk mama"Ucap Bohong Anya mencari perhatian Sean dan Mamanya.
"Aduh calon mantu idamanku"Sindir mama Sean.
"Ayo sayang kita duduk"Ucap Sean mengalihkan pembicaraan.
"Bi....mana pesananku"Ucap Gracia.
Karena tadi dia sudah meminta bibi untuk membuatkan makan yang dia inginkan.
"Silakan Nyonya"Ucap bibi.
"Makanan orang kampung,Dasar nyusahin"Ejek mama Sean.
Gracia hanya biasa saja mendengar itu,Dia melanjutkan makannya tanpa bicara.
"Aku sudah terbiasa bertemu orang sepertimu,Tapi kalau kau menjadi pasien sudah pasti diagnosanya mengalami kejiwaan"Batin Gracia terkekeh.
"Kamu makan apa sayang?"Tanya Sean mencairkan suasana.
"Nasi Goreng Kimchi Seafood"Jawab Gracia.
"Makan daging juga ya"Ucap Sean.
"Gak"Ucap Gracia.
"Huh..."Ucap Sean terpotong saat bunyi telpon Sean.
🔊Tring Tring Tring.
Sean melirik telponnya lalu mengangkatnya karna melihat orang tercinta meminta panggilan Video.
📱Hei bocah tengik........apa kau tidak membiarkan istrimu memegang hp?"Teriak wanita tua dari dalam ponsel membuat Sean menjauhkan dari kupingnya.Sementara Gracia hanya diam dan masih memakan makanannya.
📱Hai oma sayang.....ada apa?"Tanya Sean.
📱Berikan ponselmu pada Istrimu"Teriak Oma dari dalam telpon.
📱Yaya"Ucap Sean.
"Sayang Oma Call"Ucap Seanmenghidupkan lopspikernya.
📱Hallo oma"Ucap Gracia sambil memakan nasi goreng nya.
"Aaaaa"Ucap Sean menyuapi daging Sapi.
"No..."Tolak Gracia.
"Sayang biar anak kita sehat"Ucap Sean membuat Gracia mengalah.
"Sialan dia menganggap ku tidak ada di sini"Batin 2 insan ciptaan Author yang kejam.
📱Hei apa kalian tidak melihat ku disini"Ucap oma membuat Gracia melirik ke hp.
📱Iya oma Gre dengar kok,Ada apa Oma bagaimana disana apa semuanya sehat??"Tanya Gracia.
📱Kami sehat...."Teriak semuanya dari telpon yang tak lain Oma,Opa dan Papa mertua.
📱Lalu.....?"Tanya Sean.
📱Heh bocah tengik gak ada sopan sopannya kau"Ucap Omanya
📱Kapan kau kemari sayangku"Ucap Oma pada Gracia.
"Giliran ngomong sama Gracia lembut"Guman Sean yang di dengar omanya.
📱Besok oma sekarang Gracia ada meeting dan beberapa operasi di Rs"Ucap Gracia.
Mereka mengobrol sangat panjang,Setelah selesai Akhirnya Sean menutup telponya.Dan menuju ke kamar.
"Aku berangkat..."Ucap Gracia.
"Heh wanita kampung...."Teriak Anya dengan sombongnya.
"Ada yang bisa Saya bantu?"Tanya Gracia.
"Cih.....Tinggal kan Sean secepatnya"Ucap Anya.
"Maaf...anda siapa?"Tanya Gracia sinis.
"Aku calon istrinya"Ucap Anya dengan sombong.
"Oh CALON"Ucap Gracia menekan suaranya.
"Cih sombong sekali kau...."Bentak Mama Sean lalu mendorong Gracia syukur dengan cepat Sean menangkapnya.
"MAMA........."Bentak Sean dengan keras.
"Kalau terjadi sesuatu pada Istri dan Anakku aku pastikan kalian akan habis,Dimana nurani mama sebagai seorang perempuan"Bentak Sean membantu Gracia.
"Kamu membela wanita rendah ini?"Tanya mamanya dengan sinis
"Ya dia istriku"Ucap Sean.
"Tapi sayang aku adalah..."Ucap anya terpotong Oleh Sean.
"Kau bukan siapa siapa"Bentak Sean tajam
Mereka terus adu mulut antara ketiganya membuat Gracia menjadi geram.
"Cukup..."Teriak Gracia lalu pergi.
"Sayang...."Teriak Sean menyusul Gracia.
"Shit!"Batin Anya.
Gimana Guys Konflik nya seru Gak? coba Komen Dong
