Melarikan diri
Disisi lain Sean sudah sampai di markas musuh dengan mengendap ngendap.
Sret.....Anak buah Sean melempar bom asap
Bugh Bugh bugh perlahan semua penjaga gedung tumbang.Anak buah Sean langsung masuk ke dalam dan mengepung tempat itu.
Di dalam gedung tampak ada beberapa orang yang tengah berbincang dan ada satu orng berseragam dokter dengan perut mengembung sedang terikat di kursi dengan wajah yang di tutup kain.
"Sayang...Aku akan menyelamatkan kalian"Batin Sean mengepalkan tangan.
"Jangan bergerak"Ucap Sean menodongkan pistol.
"Turunkan senjatamu Atau"Ucap Veronica sambil menodongkan pistol di kepala dan perut wanita itu.
"Jauhkan senjatamu...Cepat..."Ucap Sean tak segan menembakkan di dekat kepala Veronika.
"Ayolah sayang aku jauh lebih dari pada dia aku akan menggantikan sebagai istri mu"Ucap veronika langsung menembak kaki wanita yang disekap.
"Akh...."Teriak wanita itu dengan mulut di lakban membuat Sean menurunkan senjatanya.
"Apa yang kau mau"Teriak Sean.
"Nikahi aku sekarang"Ucap Veronica.
"Cuih....aku tak sudi menikahi barang rongsokan"Ucap Sean terkekeh.
Sret..... Veronika menjambak dan menghelus perut Gracia.
"Jauhkan tangan kotormu"Ucap Sean.
"Nikahi sekarang aku sudah siapkan pengacara untuk mengurus semua termasuk perceraianmu"Ucap Veronika tersenyum puas.
"Baiklah"Ucap Sean tak punya pilihan.
Veronika mengambil surat penikahan dengan bukti apabila Sean menceraikannya maka harta waris keluarga Brawijaya akan diserahkan kepada tergugat/Veronika.
Shit....Batin Sean
"Maaf Sayang..."Batin Sean hendak menandatangani berkas.
"Tunggu......"Teriak Seseorang yang baru masuk bersama beberapa pengawal Sean yang ada di depan.
"Sayang..."Ucap Sean terkejut lalu menghampiri Gracia dan memeluknya.
#Flash Back On#
Setelah menempuh beberapa waktu akhirnya Gracia tersadar.
"Maaf sebelumnya ini kita mau kemana bukanya tempatnya belok kiri ini kenapa kita ke kanan ya tuan"Tanya Gracia penasaran namun tidak di jawab oleh orang itu.
"Pak saya mau turun sekarang"Ucap Gracia dengan tegas.
"Diam....."Ucap orang itu.
"Berhenti sekarang"Tiba tiba suara Gracia meninggi.
"Diam..."Teriak orang itu.
Gracia mengeluarkan suntikan dari tasnya dan menancapkan ke leher orang itu dan seketika mobil berhenti dan lelaki itu menegang.
"Ini akan membuatmu mati saraf selama 24 jam"Ucap Gracia lalu turun dari mobil.
"Aku yakin mereka tidak hanya satu"Batin Gracia.
"Sebaiknya aku naik untuk mengetahuinya"Batin Gracia langsung memanjat pohon.
Diatas pohon tertinggi Gracia melihat sekumpulan orang yang sedang berkumpul di sebuah tempat seperti gedung tua dekat tebing.
"Siapa mereka"Guman Gracia.
Saat hendak menelpon Sean, Gracia melihat hpnya yang sudah tersadap/terhack.
"Shitt..untung belum ku gunakan,Sepertinya ini bukan akun Sean yang menyadap ini adalah akun asing"Ucap Gracia lalu melempar ponsel hingga pecah.
"Selesai....Kalian pikir bisa menangkap Seorang istri dari Sean Brawijaya itu tidak mudah"Guman Gracia tersenyum sinis.
Gracia melompat menjauhi mobil tadi.
"Sabar nak Mama tidak akan membiarkan mereka menyakitimu"Guman Gracia sambil mengelus perut yang sudah terlihat buncit.
"Pemandangan dari atas pohon terlihat indah juga"Batin Gracia terkagum kagum.
Sebelum Kehamilan Gracia.
"Naik Sepeda ah..."Ucap Gracia
"Tunggu dulu....Sayang....Kau harus belajar bela diri...Aku gak mau tau"Ucap Sean merampas sepeda Gracia.
"Sayang....Ah...males..."Ucap Gracia memelas.
"No..."Jelas sean tak mau di ganggu gugat.
Akhirnya Sean mengajarkan Gracia beberapa tehnik melarikan diri,Bela diri,Tinju,dan menembak musuh selama 2 bulan lamanya sebelum kabar kehamilan Gracia.
"Ah capek...."Ucap Gracia.
"Capek?"Tanya Sean.
"Iya iya lah"Jelas Gracia.
"Oke....kamu luar biasa Sayang.....Tidak rugi oma memilih mu sebagai Istri Sean Brawijaya"Ucap Sean memeluk pinggang ramping Gracia.
Tiba tiba Ada beberapa orang yang datang menyerang markas itu..
"Sayang..."Ucap Gracia melihat dari atas pohon Gracia lalu menghampiri kandang musuh.
#Flash Back Off#
"Awas..."Teriak Asisten Sean lalu memeluk Sean
Dor....(Akhirnya Asisten Sean tertembak oleh Veronika).
"Tangkap dia"Teriak polisi yang baru datang di TKP.
Kalian Masih ingat Nama perempuan nya kan,harusnya Masih ya ada di Bab sebelumnya , di Bab Operasi Anak dari keluarga Chen.
30 vote Double Up Ya 😎
