Bab 46

1.5K 88 4
                                        

Setelah Kejadian itu Gracia segera melajukan mobilnya menuju ke Rumah sakit.

Sementara Sean hanya bisa melihat kepergian mobil Gracia.

"Maafkan aku sayang"Batin Sean.

"Gara gara aku kamu mengalami masalah ini"Batin Sean.

Saat akan masuk mobil Emosi Sean seakan mendidih mendengar suara panggilan dari mamanya.

"Arga apa kamu lihat dari dia....Dia pemalas...dari keluarga rendahan..."Bentak mama Sean.

"Mending kamu ceraikan dia dan lihat Anya Cantik,Rajin,Model"Tambah Mama Sean.

"Iya Sayang aku bakalan setia sama kamu,Selalu ada buat kamu,Sedangkan dia selalu sibuk dengan hal hal yang tidak penting"Tambah Anya membuat Sean emosi.

"Sekarang Sean tanya apa yang mama lihat dari Wanita Jal*ng ini"Tanya Sean.

"Apa yang dia katakan.."Batin Anya kesal

"Apa yang kau bilang dia bukan Jal*ng yang Jal*ng itu istrimu"ucap mama Sean membela Anya.

"Iya sayang apa maksudmu"Ucap Anya.

"Ya itu maksudku KAU JAL*ANG...."Ucap Sean menunjuk Anya dengan suara tinggi.

"Sean..."Teriak mamanya.

"Istriku masih suci saat kami berhubungan,Dan kau....sudah berapa kali kau jual tubuhmu hah...kau kira dulu aku tidak tau apa yang kamu lakukan?Aku selalu mengawasimu"Bentak Sean dengan suara tinggi.

"Tidak mama tidak perduli kau harus ceraikan dia dan menikah dengan Anya Kalau tidak..."Bentak mamanya.

"KALAU TIDAK APA!!!"bentak Sean.

"Gara gara wanita itu kau membentaku"Ucap Mamanya.

"Dengar Kau bukan Mama Kandungku kan....Dan aku selalu menganggap mama sebagai mam kandungku tapi kalau sampai mama berani menyakiti Istri dan Anakku  aku tidak akan tinggal diam"Ancam Sean langsung pergi.

#**Flash Back On#

Saat sekitar umur 6 tahun Sean harus merasakan kehilangan seorang mama yang disayanginya.

"Mama jangan tinggalkan Sean..."Teriak Sean dari kamar mayat.

"Sayang....kamu jangan Menangis ya...papa akan selalu menjagamu"Ucap Papa Sean.

"Tuan muda jangan sedih ya"Ucap mama Sean yang dulu adalah sekertaris papanya.

Setelah 2 bulan meninggalnya Mama Sean,Akhirnya papa Sean memutuskan untuk menikahi Sekertarisnya.

Sean menerima itu karena mama tiri nya sedang mengandung anak dari papanya.

"Nak biarkan mereka menikah ya....kasihan ada adik di dalam perut tante "Ucap Oma Sean.

"Iya oma"Ucap Sean.

Setelah kelahiran Gita baru Sean bisa menerima mama tirinya namun tidak selalu karna tetap hingga besar Sean jarang menuruti keinginannya karna hanya mamanya yang ada di hatinya.

#Flash Back Off**#

Didalam mobil Sean terus menghubungi ponsel Gracia namun tetap tidak tersambung.

"Ah....shit....."Teriak Sean di dalam mobil.

Sementara Gracia sekarang masih ada di dalam ruang rapat.Rapat dimulai hingga 2 jam lamanya.

"Rapat selesai"Ucap Gracia lalu meninggalkan Ruangan.

"Siang Prof..."Ucap semuanya

"Maaf Prof di tunggu oleh tuan Sean di ruangan anda"Ucap Dr.Cindy.

"Huh baik terima kasih"Ucap Gracia lalu menuju ke ruangannya.

Celek.... Gracia membuka pintu ruanganya yang benar Sean tengah duduk di kursi kebesaranya sambil mengtak ngatik laptop.

"Sayang...Kau sudah selesai?"Tanya Sean yang melihat istrinya.

"Hm"singkat Gracia.

"Duduk dulu aku akan jelaskan semuanya"Ucap Sean.

Gracia akhirnya duduk di hadapan Sean,Sementara Sean memutar Cctv di ruangannya.

"Lihat ini,Aku pun kaget tiba tiba dia melakukan itu dan sekarang aku tanya apa ada aku membalasnya?"tanya Sean membuat Gracia menggelengkan kepalanya.

"Percayalah sayang....aku tidak akan menghianati kamu,Dengar aku akan memberi sedikit pelajaran untuk nya apa kau mau membantuku"Ucap Sean dengan Senyumnya.

"Hua.......hiks hiks hiks"Akhirnya Gracia menghampiri Sean dan duduk di pangkuanya sambil menangis.

"Maaf."Ucap Gracia dalam tangisnya.

"Eh....cup cup"ucap Sean.

"Aku juga minta maaf ya,kau tau susah sekali mengejarmu..."Keluh Sean mengingat cara Gracia berlari,dan membawa mobil.

"Kenapa matamu susah tidur hm..."Tanya Sean menempelkan hidungnya di hidung istrinya.

"Hem"Ucap Gracia dengan manja kemudian teringat sesuatu.

"Sayang aku pengen makan omelet special telur Angsa"Ucap Gracia yang berada di pangkuan suaminya.

"Haha dasar bumil"Ucap Sean terkekeh.

"Apa sayang....telur angsa...?"Ucap Sean mengulangi kata karna terkejut.

"Hem"Ucap Gracia antusias.

Gluk.....Sean menelan saliva yang kasar

"Permi....."Ucap seseorang yang tak lain Cindy dan Chiko membuat Sean dan Gracia terkejut.

"Kalian...."Bentak Sean.

"Astaga jiwa jombloku"Ucap keduanya lalu menutup pintu.

Sekedar info nama mama arga itu.

Zeinta Claudia Brawijaya.














































Tenang Konfliknya Masih Berlanjut Ko😂

Mafia And DokterTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang