BAB 59

3.6K 90 0
                                        

.
.

Perlahan Bryan membuka matanya dan terkejut mendapati dirinya yang sudah terikat oleh rantai dengan posisi duduk

"LEPASKAN AKU SIALAN!!"
Teriak bryan

BAGGG!!

"JAGA MULUT MU BAJINGAN!!...KAU SEDANG BERHADAPAN DENGAN SEORANG RAJA!!"
Teriak pengawal yang berdiri di sampingnya

Bryan membesarkan matanya saat melihat raja alex yang sedang duduk di depannya ia pun kembali menunjukkan kepalanya

"memaafkan hammba...padukaa rajaa!"
Ucap bryan dengan terbata-bata

"mengapa kau tidak ingin menjual rumah bordirmu kepadaku?"
Tanya raja alex

"bukannya hamba tidak ingin menjualnya tetapi itu adalah peninggalan dari mendiang ayah hamba"
Ucap bryan masih menundukkan kepalanya

Raja alex tersenyum miring lalu berdiri dan berjalan mendekati bryan

"kalau begitu aku beli saja tubuhmu"
Ucap raja alex

Mendengar itu bryan terkejut ia tidak bisa berbuat apa-apa selain menyetujuinya karena jika tidak mungkin raja alex yang terkenal dengan kekejamannya akan menggantungnya

"baaiklan"
Ucap bryan

TUING

"kalau begitu hisap ini"
Ucap raja alex memukul-mukul penisnya kepipi bryan

bryan menelan ludahnya saat melihat penis raja alex yang begitu besar dan berurat

CUP CUP CUP SLRUP SLRUP

Raja alex mengerutkan alisnya melihat apa yang sedang dilakukan bryan yang hanya mencium dan menjilat ujung penisnya saja

"bukankah seharusnya kau bisa melakukannya"
ucap raja alex menarik rambut bryan

"selama melakukannya hamba menjadi pihak atas"
Ucap bryan

"itu sangat bagus aku akan membuatmu tidak bisa berjalan"
Ucap raja alex menggoda matanya dan dengan segera prajurit melepaskan rantai yang mengikat bryan

...

Di dalam kamar
Pangeran nakula sangat gelisah ia menunggu momen tuan putri Laura berteriak dan menangis saat melihat pangeran william yang sedang bermesraan dengan jalang di kamarnya

"apa tuan putri belum selesai membersihkan dirinya?"
gumam pangeran nakula

Beberapa saat kemudian mendengar langkah kaki yang berjalan pangeran nakula yang tahu jika langkah kaki itu adalah langkah kaki tuan putri dengan segera berlari ke pintu

ia sedikit mengintip dan terkejut saat melihat tuan putri yang sedang bersama dengan pangeran william

"apa bukannya aku sudah menyuruh mereka untuk tidak membiarkan tuan putri bersama dengan pangeran william malam ini!!...sial!!"
Ucap pangeran nakula keluar dari kamarnya lalu sedikit berlari untuk mengejar tuan putri dan pangeran william

"tunggu"
ucapnya

"ada apa nakula?"
Tanya tuan putri Laura

"malam ini aku ingin tidur bersamamu"
Ucap pangeran nakula sedikit mengatur nafasnya

Tuan putri Laura mengerutkan alisnya lalu tersenyum dan membalikan tubuhnya agar menghadap pangeran nakula

"aku akan segera menikah dan jika kebiasaanmu itu terus berlanjut kau akan merepotkan dirimu sendiri"
Ucap tuan putri Laura mengusap pipi pangeran nakula

"apa nakula sering seperti ini?"
Tanya william

"semenjak kedua orang tua kami meninggal dia menjadi anak yang sedikit manja"
Ucap tuan putri laura

DRAGON (BxB) endTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang