.
.
PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK PLOKK
"AAHH...AAHH...AAHH...AAHH...AAHH...AHHH...AAHH...AAHH...AAHH...AAHH"
desah nakula mencengkram punggung william
Dengan memajumundurkan pinggang nakula yang kini sedang berada digendongannya william tersenyum melihat ke arah cermin besar
ia membawa nakula lalu berdiri di depan cermin dan memberhentikan kegiatannya
"lihatlah nakula tadi kau menolakku tetapi sekarang lubangmu semakin mencengkramku dan itu berarti kau benar-benar sangat menikmatinya"
Ucap william yang sedang menahan kedua kaki nakula agar terbuka
"NNGHHH!!"
desah pangeran nakula mendongakan kepalanya
GLUK
Pangeran nakula menelan ludahnya saat melihat dirinya di pantulan cermin dengan kedua puting yang menonjol keluar
"aku tidak ingin posisi seperti ini"
Ucap pangeran nakula menatap william dari pantulan cermin
"baiklah"
Ucap william tersenyum
Dengan nafas yang terengah-engah pangeran nakula yang sudah kembali ke posisinya menatap kedua mata william
CUP CUP SLRUP
William membesarkan matanya saat nakula melumat bibirnya dan berusaha agar lidahnya masuk ke dalam mulutnya
"NNGHHHH!!"
desah pangeran nakula merasakan penis william yang semakin membesar di dalamnya
Tanpa membiarkan pangeran nakula main sendiri william segera membalas lumatannya
CUP SLRUP SLRUP CUP CUP
Pangeran nakula yang semakin liar memainkan lidahnya yang berada di dalam mulut william menggenggam satu tangan william yang sedang menahannya lalu meletakkannya di dadanya
"MMFHH...MMFHH...MMFHH...MMFHH"
desah nakula
Dengan satu tangan yang menahan pangeran nakula satu tangan lagi william memainkan puting pangeran nakula membawanya mendekati kasur
brag
PWUAHHH
"AAHH...AHH...MMFHH...MMFHH...aku benar-benar sudah tidak waras...AAHH...AAHH"
gumam pangeran nakula di dalam hatinya di sela-sela desahnya
"AHH...nakula andai setiap saat kau seperti ini"
Ucap william menatap nakula yang juga sedang menatapnya
William menarik tangan pangeran nakula dengan penis yang masih berada di dalam lubang
"kau ingin yang lebih nikmat lagi?"
Tanya william
"yah...berikan aku yang lebih dari semua ini"
ucap pangeran nakula memeluk william
William mencengkram pantat pangeran nakula yang seperti peach lalu menariknya dan mengeluarkan penisnya
Pangeran nakula melepaskan pelukannya lalu menatap william dengan alis yang mengerut
"mengapa kau mengeluarkannya?"
Tanya pangeran nakula
Tidak menjawab pangeran nakula william bangun dari duduknya lalu berjalan mendekati meja kecil dan duduk di atasnya
Pangeran nakula terdiam sejenak lalu dengan langkah yang sedikit terhuyung-huyung ia berjalan mendekati william
"aku pikir kau tidak akan mengerti"
Ucap william sedikit menyeringai melihat pangeran nakula yang sedang membalikan tubuhnya
dan berusaha memasukkan penisnya kembali ke dalam lubangnya
"AAHH...AAHH...NGGHHH...sedikit lagi!..AAKKHHH!!"
desah pangeran nakula
KAMU SEDANG MEMBACA
DRAGON (BxB) end
Romance"Ini hukuman untukmu" Ucap william menahan kepala nakula Nakula merasakan saat-saat penis william yang hendak masuk ia meremas sprei karena karena merasakan sakit "TIDAK!!TIDAK!!ITU TIDAK AKAN MASUK!!" Teriak nakula menarik tubuhnya William tersenyu...
