Tak...tak...tak...
"apa ingin aku bantu"
Ucap william berada di atas nakula
BAGG
"Akhh..."
Rintih william karena perutnya disikut oleh nakula
Nakula bangun mengambil celananya lalu masuk ke dalam toilet yang berada di kamar bryan
Di dalam toilet
Dengan perasaan yang bener-bener kesal ia membersihkan tubuhnya dan bercermin di cermin yang memang ada di sana
Terlihat banyak sekali tanda merah di area lehernya ditambah lagi nakula benar-benar merasakan sakit yang luar biasa di lubang pantatnya
"ini benar-benar sangat menjijikan aku ingin segera pulang tetapi aku tidak mungkin pulang dengan tangan kosong...AAHHH"
Ucap nakula dengan dua jari yang masuk ke dalam lubangnya untuk membersihkan cairan putih kental yang masih tertinggal
Tok...tok...tok
"nakula jika kau sudah selesai aku meletakkan handuknya disini"
Ucap bryan
PRANGG!!
Terdengar suara pecahan kaca dari dalam kamar mandi brian mengabaikannya dan kembali ke ruangan ayahnya
"aku tidak akan sudi dengan memakai handuknya"
Ucap nakula
10 menit kemudian akhirnya nakula selesai membersihkan dirinya dengan tubuh yang basah ia memakai kembali pakaiannya sama sekali tidak menggunakan handuk terlebih dahulu
Krek
Nakula membuka pintu ruang laboratorium milik ayah bryan lalu berjalan mendekati william dan bryan yang sedang menetapkan ke arahnya
"bagaimana hasilnya aku ingin segera mengambilnya dan dengan cepat pulang dari neraka ini"
Ucap nakula
"mengapa kau tidak mengelap tubuhmu apa kau sengaja ingin menggoda kami lagi"
Ucap bryan berjalan mendekati nakula
SRET
"cepat berikan sampel dna yang tertera di sepatu adikku"
Ucap nakula menodongkan pecahan kaca ke leher bryan
Melihatnya william tertawa ia bangun dari duduknya lalu berjalan mendekati nakula berdiri di samping bryan
"puting mu tercetak dengan jelas di sana makanya bisa saja kami memperkosamu kembali jika kau tidak memegang pecahan kaca itu"
Ucap William menggenggam tangan nakula yang memegang pecahan kaca
Nakula melirik melihat ke atas meja yang terdapat sepatu adiknya dan beberapa simple cap dna
*Aku nggak terlalu paham jadi kalau ada kesalahan maaf*
BAGG
Nakula menendang penis bryan
"AACK...NAKULA APA KAU INGIN AKU MATI!!!"
Teriak bryan memenggangi penisnya
Melihat william yang fokus kepada temannya kesempatan bagi nakula ia dengan cepat melepaskan genggaman tangan william lalu mengambil sepatu adiknya dan simple cap dna lalu segera berlari keluar dari ruangan
Nakula berlari sekencang mungkin setelah berhasil keluar dari rumah bryan dan dengan cepat ia berlari menuju kantor polisi
...
William menyeka darah yang keluar dari pipinya karena tergores pecahan beling yang dipegang oleh nakula
"ayo kita pergi ke dokter aku rasa penismuh patah"
Ucap william berjongkok di depan bryan
"berhentilah berbual bagaimana bisa hanya karena kaki kecilnya penisku patah cepat bantu aku berdiri!!"
Ucap bryan sedikit meninggikan suaranya
William tertawa lalu membantu temannya itu untuk berdiri
KAMU SEDANG MEMBACA
DRAGON (BxB) end
Romance"Ini hukuman untukmu" Ucap william menahan kepala nakula Nakula merasakan saat-saat penis william yang hendak masuk ia meremas sprei karena karena merasakan sakit "TIDAK!!TIDAK!!ITU TIDAK AKAN MASUK!!" Teriak nakula menarik tubuhnya William tersenyu...
