Di tempat upacara pemakaman sudah banyak kerabat dan saudara yang datang nakula ia melihat kedua orangtuanya berpelukan sambil menangis
Setelah semua prosesi pemakaman selesai tinggal proses penguburan nakula dan william berdiri di seberang dimana kedua orangtuanya berdiri
Nakula tidak bisa menahan tangisnya william yang melihat itu memeluknya dan berusaha menenangkannya
"orang yang sudah meninggal tidak akan bisa kembali lagi simpan saja air matamu untuk kebahagiaanmu nanti"
Ucap william
Mendengar itu nakula semakin mengencangkan tangisnya lalu dengan sergap william memaluknya semakin erat
"Hiks...hiks...dia anak yang baik aku benar-benar benci dengan siapapun pelaku yang sudah membunuh adiku"
Ucap nakula dengan isak nangisnya
Ibu anara yang melihat nakula menangis begitu histeris seketika mengubah ekspresinya melepaskan pelukan suaminya dan berjalan mendekati nakula
William melepaskan pelukannya saat melihat ibunya nakula berjalan ke arah mereka
"maafkan ibu sayang karena larut di dalam kesedihan ibu menjadi egois hiks...hiks...maaf kan ibu"
Ucap ibu anara memeluk nakula dan menangis histeris di pelukannya
Lalu tak lama ayah lukman berjalan mendekati mereka berdua lalu memeluk nakula dengan sambil menangis diiringi proses pemakaman laura berjalan
William yang berdiri di belakang mereka menggala nafas panjang berbalik badan lalu berjalan keluar dari pemakaman dan mengeluarkan rokoknya lalu menyundutnya
Di luar area pemakaman
William yang sedang merokok dan menyadarkan tubuhnya ke mobilnya didatangi salah satu anak buahnya yang kebetulan melintas
"bos apa yang kau lakukan disini?"
Tanya anak buah
"kau tidak melihatku?aku sedang merokok di sini"
Ucap william
"maksudku memangnya kau tidak punya tempat lain di sini kan sedang diadakan pemakaman untuk"
Ucap anak buah terpotong
Karena ia melihat william menutup mulutnya menggunakan satu jarinya
Tak...tak...tak...
"temanmu juga?"
Tanya nakula
"Iya"
Ucap william berjalan mendekati nakula lalu membawanya kembali masuk ke dalam
"sampai jumpa lagi"
Ucap william dengan senyum di wajahnya mengangkat satu tangannya
Anak buahnya mengerutkan alisnya lalu segera menancap gas motornya untuk menjauh dari pemakaman
"apa yang sedang bos pikirkan"
Ucap anak buah
...
baru saja di pertengahan jalan William memberhentikan langkahnya dan melepaskan genggamannya
"aku akan menunggumu di mobil"
Ucap william kembali berbalik badan
Nakula hanya menatapnya heran lalu ia mengabaikannya dan kembali ke orang tuanya
"dimana temanmu tadi ayah lihat kau bersama dengan temanmu?"
Tanya ayah lukman
"dia menunggu di luar"
Ucap nakula
"siapa nama teman dan dari mana asalnya sepertinya ayah sangat familiar dengannya"
Ucap ayah lukman
"aku tidak tahu karena kami saja baru bertemu dan sejujurnya dia bukanlah temanku"
Ucap nakula
Mendengar itu ibu anara memeluk anaknya dan mengusap-ngusap kepalanya
"setelah semuanya selesai ayo pergi berjalan-jalan bersama"
Ucap ibu anara menahan tangisnya
"Ibu"
Ucap ayah lukman memeluk ibu anara yang sedang memeluk nakula
KAMU SEDANG MEMBACA
DRAGON (BxB) end
Romansa"Ini hukuman untukmu" Ucap william menahan kepala nakula Nakula merasakan saat-saat penis william yang hendak masuk ia meremas sprei karena karena merasakan sakit "TIDAK!!TIDAK!!ITU TIDAK AKAN MASUK!!" Teriak nakula menarik tubuhnya William tersenyu...
