....
Dengan perlahan dan sedikit menahan rasa sakit nakula mencabut infus yang sadari tadi menancap di tangannya
Nakula menelan ludahnya saat ia melihat anak kecil yang berjalan dengan minuman di tangannya
Nakula mencoba berdiri tetapi ia kembali terduduk karena merasakan begitu sakit lubang pantatnya
"jika seperti ini bagaimana aku bisa menjauh dari sini"
Gumam nakula
5 menit berlalu nakula hanya duduk menyandarkan tubuhnya berusaha mengumpulkan energinya untuk bisa bangkit
BREM
"astaga alex apa yang sedang kau lakukan ayo cepat ada yang harus ibu kerjakan di kantor"
Ucap seorang ibu-ibu memasuki mobil di depan nakula
Tak...tak...tak...
Nakula tidak memperdulikan siapa yang sedang berjalan mendekat karena orang itu pasti ingin masuk ke dalam mobil yang sama
Alex terdiam terpaku saat melihat nakula yang terduduk lemas dengan kepala yang sedikit menunduk
Dengan cepat alex membuka jaketnya dan memakaikannya kepada nakula
Nakula yang terkejut mendongakkan kepalanya untuk melihat
"Ketua kelas?"
Ucap nakula bertanya-tanya
"ada apa denganmu apa kau kabur dari rumah sakit?Ayo aku akan membantumu kembali ke ruanganmu agar bertemu dengan orang tuamu"
Ucap alex hendak membopong nakula
Dengan cepat nakula menahan tangan alex dan menggelengkan kepalanya
"Tidak!!Bawa aku menjauh dari sini"
Ucap nakula dengan mata yang berkaca-kaca
Alex terdiam sejenak karena ia tidak tahu dengan kondisinya
"Alex"
Teriak ibunya dari dalam mobil
"sebentar bu"
Ucap alex
Alex membenahi nakula lalu dengan perlahan memasukannya ke kursi penumpang ibunya yang sedari tadi hanya sibuk dengan ponsel sama sekali tidak menyadarinya
Setelahnya dengan cepat alex kembali ke depan dan duduk di kursi penumpang di samping ibunya
Beberapa saat kemudian mobil melaju keluar dari basement untuk menuju rumah alex
Di dalam mobil
Nakula bernafas lega karena sudah di bawah menjauh dari rumah sakit untuk saat ini ia tidak berpikir secepatnya untuk pulang karena ia tidak mungkin pulang dengan keadaan yang seperti ini
Sedangkan alex sedang memikirkan bagaimana caranya menurunkan nakula nanti
Di sisi lain di rumah nakula
Dengan mata yang berkaca-kaca dan raut wajah yang sangat khawatir ibu nakula berdiri di depan telepon rumah untuk menunggu kabar dari suaminya
"ibu yakin kau pasti baik-baik saja sayang...ibu yakin"
Ucap ibu anara berusaha meyakinkan dirinya
Krek
Ibu anara mendengar suara pintu yang terbuka dengan segera ia berlari untuk bertanya kepada suaminya
"Bagaimana apa sudah ada kabar?"
Tanya ibu anara
Papa lukman membuang nafas lalu memeluk istrinya
"pencarian akan diperluas kau jangan khawatir besok nakula akan berada di rumah"
Ucap pak lukman
Air mata ibu anara tidak bisa di bandung lagi ia menangis dipelukan suaminya begitu juga dengan pak lukman yang juga tidak bisa menahan air matanya lagi
"aku tidak ingin kehilangan lagi segera bawah dia pulang hiks...hiks..."
Ucap ibu anara dengan ishak tangisnya
"Tidak perlu khawatir hiks...hiks... aku akan segera membawanya pulang"
Ucap ayah lukman dengan berlinangan air mata
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
DRAGON (BxB) end
Romansa"Ini hukuman untukmu" Ucap william menahan kepala nakula Nakula merasakan saat-saat penis william yang hendak masuk ia meremas sprei karena karena merasakan sakit "TIDAK!!TIDAK!!ITU TIDAK AKAN MASUK!!" Teriak nakula menarik tubuhnya William tersenyu...
