Sebelum mendonorkan jantungnya untuk Miya.Ratih sempat menulis 2 buah surat yang isinya benar benar mengejutkan, karena ternyata Ratih sudah menikah kan Miya dengan putra dari sahabat masa kecilnya.Namun Miya tidak mengetahui siapa pemuda itu?
Lalu...
" Sorry, ayo gas!" Ujar Miko bergegas membukakan pintu mobil untuk Miya. Gadis itu masuk dengan senang hati. Manis juga nih cowok! Ucapnya dalam hati.
Mobil Miko perlahan meninggalkan pekarangan rumah Miya. Selama diperjalanan keduanya nampak asyik bercanda. Dalam hati Miya membayangkan, andai saja yang saat ini bersamanya dalam mobil adalah suaminya, Miya pasti akan sangat bahagia. Namun sayang semua itu selama ini hanya sebuah hayalan, dan akan selalu menjadi hayalan. saat menyadari kenyataan pernikahan mereka hanya sebatas nama tanpa ikatan.
🍂🍂🍁🍂🍂
KAFE TORISON MAHENDRA GROUP. di tempat itulah acara party diadakan. meski hanya sebuah kafe, namun tempat ini bukan sekedar kafe biasa. di dalamnya sangat luas dan megah, serta sudah tersedia tempat beristirahat untuk para tamu yang mungkin saja kelelahan. Mungkin tempat ini lebih tepat jika disebut sebagai hotel daripada sebuah kafe.
Miya menghela nafas saat sampai di tempat itu, lagi, dan lagi. Miya baru menyadarinya selama ini, mengapa semua tempat baru yang ia kunjungi harus selalu berhubungan dengan Mahendra Group? Mungkin sebagian besar orang akan sangat senang jika menjadi nyonya muda dari perusahaan Mahendra Group. mengingat betapa kaya rayanya pemilik Perusahaan itu.
Namun tentu saja itu tidak berarti apa-apa bagi Miya. Dirinya tak pernah mengharapkan kekayaan ataupun ketenaran. Selama ini yang Miya inginkan hanyalah bisa mendapatkan jodoh yang baik dan setia Itu saja. Meski nyatanya.